Mengapa Muncul Sakit Kepala Setelah Menangis Tersedu-sedu?

Terkadang menangis bisa membuat seseorang merasa pusing. Berikut alasan mengapa seseorang merasa sakit kepala setelah menangis tersedu-sedu.
Mengapa Muncul Sakit Kepala Setelah Menangis Tersedu-sedu?

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda merasakan sakit kepala setelah menangis semalaman? Menangis adalah salah satu respons alamiah terhadap emosi yang meluap, misalnya saat mengalami patah hati atau galau tak berujung.

Bila Anda menangis dengan intens maka Anda dapat mengalami berbagai keluhan fisik. Salah satunya adalah sakit kepala. 

Jika Anda merasakan hal tersebut, tentunya Anda perlu mengetahui cara meredakan sakit kepala setelah menangis agar tidak lebih jauh mengganggu.

1 dari 3

Penyebab Sakit Kepala Karena Menangis

Ilustrasi Sakit Kepala Karena Menangis
loading

Menangis dapat disebabkan oleh banyak alasan. Bahagia, berduka, sedih, menyesal dan rasa syukur bisa menjadi alasan Anda menangis. Namun, bila disertai dengan sakit kepala, Anda patut waspada. 

Apa saja kemungkinan penyebab dari sakit kepala setelah menangis? Berikut alasannya: 

  1. Stres Emosional

Mekanisme bagaimana menangis dapat menyebabkan sakit kepala belum diketahui secara pasti. Namun emosi yang intens, seperti stres dan kecemasan, diketahui dapat memicu proses di otak yang kemudian dapat menjadi penyebab sakit kepala setelah menangis. 

Tak jarang emosi yang dirasakan saat menangis dapat sangat intens sehingga menyebabkan beberapa keluhan fisik, seperti rasa lelah, sesak napas, bengkak pada mata, atau sakit kepala.

Akan tetapi, salah satu hal yang menarik terkait hal ini adalah menangis yang disebabkan oleh hal-hal bahagia tidak memiliki efek yang sama. 

Salah satu penelitian juga melaporkan bahwa menangis akibat memotong bawang, misalnya, juga tidak mengakibatkan sakit kepala. Tampaknya, hanya air mata akibat emosi negatif yang berkaitan dengan sakit kepala setelah menangis.

Artikel lainnya: Jangan Ditahan, Ini Manfaat Sehat Menangis bagi Tubuh

  1. Menangis Berlebihan 

Tidak ada penjelasan medis yang dapat menerangkan 100 persen penyebab sakit kepala setelah menangis. 

Secara medis dapat dilihat jika seseorang menangis berlebihan, mengerutkan dahi, atau membuat otot-otot sekitar wajah dan kepala tertarik, maka otot-otot di sekitar kepala mengalami ketegangan. Hal ini dapat membuat sakit kepala tegang (tension type headache/ TTH).

TTH ditandai dengan sakit kepala yang menekan dan mengikat, leher dan bahu juga bisa terasa nyeri. Dalam suatu studi tahun 2013, peneliti menemukan bahwa situasi stres merupakan pemicu terbesar dari TTH. Mereka juga melihat bahwa menangis dapat menjadi salah satu penyulut.

  1. Menangis Terlalu Lama

Menangis terlalu lama dapat menyebabkan ketegangan yang juga lebih lama pada bagian wajah, kepala, dan leher. Hal ini dapat memicu terjadinya sakit kepala setelah menangis. Sakit kepala yang muncul sering kali merupakan sakit kepala tipe TTH.

Pada beberapa kasus, sakit kepala tipe migrain juga dapat muncul setelah menangis berlebihan atau menangis terlalu lama. Migrain biasanya terjadi pada satu sisi kepala, yang sering diikuti dengan mual dan sensitif terhadap cahaya dan suara.

  1. Penyakit Sinus

Pada individu yang memiliki gangguan pada sinus, sakit kepala setelah menangis dapat terjadi karena iritasi pada sinus. Aliran air mata saat menangis akan melewati saluran air mata menuju ke sinus. 

Aliran air mata ini dapat membuat sinus membengkak atau tersumbat. Itulah mengapa, menangis tersedu-sedu dapat memicu sakit kepala sinus yang memiliki karakteristik nyeri berdenyut di antara mata dan dahi.

  1. Dehidrasi

Dugaan penyebab lain dari sakit kepala setelah menangis adalah bahwa menangis menyebabkan keluarnya air mata dari tubuh, yang bila terjadi secara berlebih, dapat menyebabkan kekurangan cairan pada tubuh atau dehidrasi. 

Tentunya dehidrasi ini juga dapat mengakibatkan sakit kepala, selain tubuh yang lemas.

Artikel lainnya: 3 Alasan Anda Tidak Bisa Berhenti Menangis

2 dari 3

Cara Mengatasi Sakit Kepala Setelah Menangis

Ilustrasi Sakit Kepala Setelah Menangis
loading

Jenis dan letak sakit kepala setelah menangis dapat berbeda-beda. Sebagian orang melaporkannya sebagai peningkatan tekanan pada dahi atau pada bagian samping dan belakang kepala. Selain nyeri kepala, terkadang nyeri juga dapat dirasakan pada punggung dan leher.

Lalu, bila sakit kepala tersebut disertai dengan rasa haus yang berlebih atau rongga mulut yang kering, dapat diduga terjadi kekurangan cairan atau dehidrasi.

Bila seseorang mengalami sakit kepala setelah menangis, apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut? 

  • Mengonsumsi obat antinyeri dapat dilakukan sebagai salah satu cara meredakan sakit kepala setelah menangis.
  • Minum air dalam jumlah yang cukup juga dapat membantu mengatasi sakit kepala yang berkaitan dengan dehidrasi. 
  • Sebagai tambahan, disarankan juga untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan sebagai salah satu cara menghilangkan pusing setelah menangis. Misalnya: berbicara dengan teman dekat, membaca buku, mendengarkan musik santai, meditasi, yoga, berlibur sejenak, dan sebagainya. 
Baca Juga

Menangis tersedu-sedu memang bisa mengakibatkan sakit kepala. Namun apabila sakit kepala sering terjadi, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter secara langsung. Nantinya dokter dapat melakukan wawancara medis yang mendetail dan pemeriksaan fisik untuk menentukan penyebab dan penanganan yang paling sesuai.

Bagi Anda yang punya pertanyaan seputar sakit kepala akibat menangis atau penyakit lainnya, dapat bertanya langsung kepada dokter kami. Gunakan layanan Live Chat dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

[NWS]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Terlalu Banyak Makan MSG Membuat Sakit Kepala, Benarkah?

Info Sehat
08 Jul

Jangan Sepelekan Sakit Kepala Bagian Belakang, Kenali Penyebabnya!

Info Sehat
26 Jun

Deretan Makanan Pemicu Sakit Kepala yang Perlu Diwaspadai

Info Sehat
28 Mei

Cara Atasi Sakit Kepala Tanpa Obat!

Info Sehat
27 Mei

Terapi Akupunktur sebagai Cara Mengatasi Sakit Kepala, Efektifkah?

Info Sehat
07 Apr

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk