Agar Tak Sakit Mata Saat Musim Kemarau, Lakukan 11 Cara Ini

Oleh Ruri Nurulia pada 11 Jun 2018, 12:00 WIB
Udara yang kering, debu, dan asap rentan membuat Anda mengalami sakit mata saat musim kemarau. Lakukan x cara ini untuk mencegahnya.
Agar Tak Sakit Mata Saat Musim Kemarau, Lakukan 11 Cara Ini (Africa Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat musim kemarau, daya tahan tubuh cenderung menurun. Tak hanya dehidrasi dan heat stroke, udara panas dan kering, lalat, debu, serta asap membuat Anda mudah terserang beberapa penyakit, termasuk sakit mata.

Ya, kesehatan mata juga harus diperhatikan saat musim panas berlangsung. Ketahui beberapa penyakit mata yang bisa Anda alami saat musim kemarau, sehingga Anda dapat melakukan langkah-langkah pencegahan.

1. Sindroma mata kering (dry eyes)

Kondisi ini terjadi ketika kemampuan air mata untuk melubrikasi mata tidak cukup. Dry eyes bisa disebabkan oleh beberapa mekanisme, yaitu menurunnya produksi air mata atau meningkatnya penguapan mata.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, udara kering saat musim kemarau dapat meningkatkan penguapan air mata. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dry eyes.

“Gejala-gejala dari dry eyes biasanya dirasakan pada kedua mata, seperti perih, sensasi terbakar, dan rasa gatal pada mata. Mata memerah, rasa mengganjal pada mata, mata belekan, sensitif terhadap cahaya, pandangan kabur, dan air mata keluar terus-menerus,” dr. Andika memaparkan.

Untuk mencegah sindroma mata kering, dr. Andika menyarankan Anda untuk menghindari paparan udara pada mata secara berlebihan. Caranya dengan menggunakan kacamata saat berada di luar ruangan. Sempatkan waktu untuk mengistirahatkan mata dengan memejamkannya selama beberapa waktu. Anda juga dapat menggunakan air mata buatan jika mata terasa begitu kering.

2. Bisul mata

Bisul mata dikenal sebagai bintitan dan secara medis dikenal sebagai herdoleum. Kondisi ini merupakan benjolan nyeri di kelopak mata atas maupun bawah. Benjolan berisi nanah ini bisa muncul di kelopak mata bagian dalam maupun luar. Bisul mata terjadi karena adanya infeksi pada kelenjar di kelopak mata.

Bisul mata bisa muncul akibat dari akumulasi sel mati dan kuman, yang kemudian menimbulkan bakteri penyebab bisul. Penyebab utama bintitan adalah bakteri stafilokokus, yang penyebarannya lewat udara dan debu. Menyentuh mata dengan tangan yang kotor juga dapat mentransfer bakteri ke kelopak mata. Seperti yang Anda ketahui, saat musim kemarau debu-debu yang beterbangan pun semakin banyak sehingga kebersihan area mata perlu diperhatikan.

Untuk mencegah bisul mata, dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter  menyarankan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh kulit di sekitar mata. Anda juga perlu membersihkan daerah kelopak mata secara teratur untuk menghilangkan debu dan minyak yang menumpuk, serta pastikan kosmetik dan alat rias yang berhubungan dengan mata tidak kedaluwarsa dan tidak kotor.

1 of 3

Selanjutnya

3. Konjungtivitis

Saat kemarau, waspadalah terhadap penyakit mata konjungtivitis atau peradangan pada selaput mata yang biasa menyerang. Dikatakan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, penyebab konjungtivitis antara lain adalah infeksi virus atau bakteri, paparan zat kimia, penggunaan lensa kontak, dan adanya kondisi medis tertentu. Konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dapat menular melalui kontak langsung antara tangan dengan mata.

Seperti dikutip di laman Kominfo Jatim, Direktur RS Mata Masyarakat Jawa Timur, dr. Dyah Wiryastini, MARS, mengatakan bahwa musim kemarau yang disertai angin kencang membuat bakteri atau virus cepat berkembang biak, sehingga banyak sekali muncul penyakit infeksi yang salah satunya menyerang mata. Angin yang bertiup kencang dapat menerbangkan virus yang bercampur debu sehingga mengenai mata.

4. Alergi mata

Alergi mata biasa disebut sebagai konjungtivitis alergi, yaitu peradangan pada daerah konjungtiva yang disebabkan karena alergi. Konjungtivitis alergi ini dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

  • Kongjungtivitis papiler raksasa, yaitu komplikasi dari penggunaan lensa kontak yang kurang bersih.
  • Alergi mata musiman, karena umumnya terjadi pada awal musim kemarau. Pada musim ini banyak debu, jamur, dan serbuk sari yang beterbangan.
  • Alergi mata berkelanjutan, yaitu alergi pada mata yang bisa terjadi kapan pun, sepanjang tahun. Pemicunya bisa berupa debu, tungau, parfum, rokok, polusi udara, air klorin, paparan parfum, rokok, polusi udara, dan obat-obatan tertentu.
  • Kontak dermatokonjungtivitis, yaitu alergi mata karena paparan tetes mata atau jenis kosmetik tertentu.

Gejala dari konjungtivitis alergi antara lain gatal, mata berair, mata merah, bengkak pada konjungtiva, serta sekret (kotoran mata) berwarna putih dan lengket. Pemicunya dapat berupa debu saat musim kemarau, penggunaan kosmetik mata, paparan parfum, serbuk bunga, dan debu pada umumnya dalam segala musim.

2 of 3

Selanjutnya (2)

Langkah pencegahan penyakit mata saat musim kemarau

Untuk mencegah terkena atau tertular sakit mata saat musim kemarau, lakukan x tips yang dipaparkan oleh dr. Nadia di bawah ini.

1. Saat musim kemarau, hindari penggunaan lensa kontak karena mata cenderung kering sehingga bisa menyebabkan iritasi. Jika Anda punya mata minus, lebih baik gunakan kacamata.

2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh mata dan wajah.

3. Hindari menggunakan kosmetik di area mata saat infeksi.

4. Hapus riasan di area mata hingga bersih sebelum tidur.

5. Hindari bertukar handuk atau saputangan dengan orang lain.

6. Ketika cuaca berangin atau berada di luar ruangan yang penuh debu, gunakan pelindung mata untuk mencegah debu dan udara kering mengiritasi mata.

7. Saat beraktivitas di luar rumah, gunakan kacamata hitam anti sinar ultraviolet untuk melindungi mata. Seperti poin sebelumnya, penggunaan kacamata juga dapat melindungi mata dari debu dan udara kering.

8. Gunakan kacamata khusus saat bekerja dengan zat kimia.

9. Cuci tangan setelah menggunakan benda-benda yang sering disentuh seperti gagang pintu, pegangan eskalator, mesin ATM, dan lain-lain.

10. Jika ada rasa mengganjal atau benda asing di mata, jangan meminta orang lain untuk meniup mata Anda. Hindari juga menggosok mata karena tangan Anda belum tentu bersih. Lebih baik cuci muka dan basahi mata dengan air biasa.

11. Jauhi segala macam alergen yang dapat memicu terjadinya alergi pada mata.

Lagi-lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lakukan tips pencegahan di atas untuk menghindari terjadinya sakit mata saat musim kemarau. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang baik untuk mata seperti omega-3, lutein, zink, serta vitamin C dan E. Selain itu, berhentilah merokok, hindari paparan sinar matahari berlebih, jangan terlalu lama menatap komputer atau layar smartphone. Dan yang tak kalah penting adalah rutin memeriksakan mata ke dokter.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓