Disengat Ubur-Ubur di Pantai? Lakukan Ini!

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 01 Jul 2018, 09:00 WIB
Tak usah khawatir saat disengat ubur-ubur di pantai. Lakukan tips di bawah ini sebagai penanganan yang tepat.
Disengat Ubur-Ubur di Pantai? Lakukan Ini! (NoonVirachada/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ubur-ubur hidup di laut, dan biasanya tidak mengganggu apalagi menyengat makhluk hidup lain di sekitarnya – termasuk manusia. Sering kali ubur-ubur hanya mengambang bebas dan terkadang terbawa hanyut hingga ke pantai.

Tak jarang, ubur-ubur sulit dikenali akibat warnanya yang hampir transparan seperti agar-agar. Meskipun ubur-ubur sekilas tampak tak “berbentuk”, sebenarnya mereka memiliki sejenis tentakel yang berfungsi untuk menangkap dan memangsa makanannya.

Tentakel inilah yang terkadang menyengat manusia saat bersinggungan di pantai. Bahkan, ubur-ubur yang sudah mati pun masih bisa menyengat jika Anda tak sengaja menyentuhnya.

Jika Anda terkena sengatan ubur-ubur saat berlibur ke pantai, Anda tak sendirian. Baru-baru ini, The Weather Channel membeberkan data bahwa lebih dari 3.000 orang dirawat karena sengatan ubur-ubur di Florida Tengah dalam dua minggu.

Meski terasa menyakitkan, sengatan ubur-ubur jarang mengancam jiwa dan mudah diobati tergantung jenis spesies yang menyengat Anda. Sebagian besar rasa sakit biasanya memuncak pada lima menit setelah sengatan terjadi dan hilang dalam beberapa jam. Umumnya, rasa sakit tidak akan bertahan lebih dari 24 jam.

Ada banyak mitos mengenai pertolongan pertama jika disengat ubur-ubur. Sayangnya, pencegahan secara medis jarang dijabarkan secara rinci sehingga menimbulkan ketakutan tak mendasar.

Dilansir Prevention, Anda dapat melakukan tips ini saat disengat ubur-ubur di pantai agar tidak mudah panik:

1. Keluar dari air

Jika Anda tersengat, kembalilah ke permukaan sesegera mungkin untuk menghindari tersengat lagi. Bisa jadi, ubur-ubur akan menyerang Anda untuk yang kedua kalinya.

2. Jangan bilas area yang terkena sengatan dengan air minum

Jangan dibilas dengan air minum biasa karena bisa meningkatkan rasa sakit. Pertama, bilas dengan air asin dan cobalah untuk tidak menyentuhnya dengan tangan kosong Anda.

3. Gunakan cuka

Sejumlah ahli menyarankan agar Anda menyiram area yang terinfeksi dengan cuka atau asam asetat untuk segera menghilangkan rasa sakit.

4. Krim cukur juga bisa berfungsi

Jika Anda tidak memiliki cuka, krim cukur juga bisa menghilangkan rasa sakit.

5. Basuh dengan air panas

Setelah membilas area yang terkena sengatan dengan air laut, gunakan air panas selama 20 menit sampai rasa sakit hilang.

6. Cari bantuan bila rasa sakit memburuk

Sengatan ubur-ubur biasanya selalu memunculkan iritasi, rasa terbakar, dan sensasi menyengat di daerah yang terkena. Namun dalam kasus yang jarang, seseorang bisa mengalami muntah, kesulitan berjalan, mual, sakit kepala, dan kejang. Jika itu yang terjadi, maka disarankan bagi Anda untuk mencari penanganan medis di rumah sakit terdekat.

Ada yang mengatakan bahwa mengencingi luka akibat sengatan ubur-ubur dapat meredam rasa perih. Hal ini tidak benar. Memang, salah satu cara untuk meredakan gejalanya adalah membilasnya dengan cairan yang cenderung asam.

Hal tersebut kemudian membuat orang beranggap bahwa urine yang cenderung asam dapat digunakan sebagai pertolongan pertama. Kenyataannya, walau urine cenderung asam, kadar keasamannya tidak memenuhi batas ambang untuk dapat menghilangkan gejala.

Waspada jika disengat ubur-ubur saat sedang liburan dan berenang di pantai. Jangan cepat panik, ikuti tips di atas sebagai pertolongan pertama.

[RS/ RVS]