13 Makanan Pengganti Daging untuk Penuhi Kebutuhan Protein

Bosan makan daging karena suatu alasan? Tidak perlu khawatir, inilah makanan pengganti daging yang bisa tetap memenuhi kebutuhan protein Anda sehari-hari.
Makanan Pengganti Daging untuk Penuhi Kebutuhan Protein

Klikdokter.com, Jakarta Daging merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Sayangnya, tidak setiap orang bisa makan daging karena berbagai alasan. Baik karena bosan, atau mulai menerapkan gaya hidup vegetarian.

Nah, bagi Anda yang enggan makan daging, tak perlu khawatir dengan kebutuhan protein tidak terpenuhi. Faktanya, terdapat makanan pengganti daging yang juga mengandung tinggi protein, sehingga sangat baik untuk dijadikan sebagai asupan sehari-hari.

 

1 dari 2

Makanan Pengganti Daging yang Juga Tinggi Protein

loading

Berikut ini adalah makanan pengganti daging yang bisa Anda jadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhan protein sehari-hari:

  1. Tempe

Tempe
loading

Tempe dapat dijadikan sebagai asupan pengganti protein selain daging yang baik untuk kesehatan.

Makanan tradisional asli Indonesia ini dibuat dengan kedelai yang difermentasi dan dibentuk menjadi “kue” padat, sehingga dapat diiris dan digoreng. Proses fermentasi ini pun nyatanya lebih memudahkan tempe untuk dicerna.

Artikel Lainnya: Dibandingkan Daging, 5 Makanan Ini Lebih Kaya Zat Besi

  1. Tahu

Tahu —yang juga merupakan hasil fermentasi kedelai— juga dapat dijadikan sebagai asupan protein selain daging yang baik untuk kesehatan.

Meski kandungan protein yang dimiliki tahu tak sebanyak tempe, bahan makanan satu ini tetap menyehatkan dan mempunyai kemiripan tekstur dengan daging.

  1. Selai Kacang

Tak hanya enak, selai kacang juga tergolong sebagai asupan mengandung protein yang bisa dijadikan sebagai pengganti daging.

Selai kacang pun terbukti dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga bisa menekan keinginan Anda untuk makan secara berlebihan.

  1. Almond

Almond
loading

Selain memiliki kandungan protein, almond juga menyimpan vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan rambut.

Almond pun menyediakan jumlah magnesium yang tinggi sehingga dapat membantu Anda mengurangi hasrat makan gula, meringankan kram terkait PMS, meningkatkan kesehatan tulang, serta mengurangi intensitas nyeri otot dan kejang.

  1. Kentang

Meski memiliki reputasi hampir sama dengan nasi karena mengandung banyak karbohidrat, kentang sebetulnya juga mengandung protein sebanyak 4 gram.

Itu artinya, kentang dapat memenuhi 20% kebutuhan protein Anda sehari-hari. Sangat baik untuk dijadikan pengganti protein selain daging, bukan?

  1. Bayam

Bayam merupakan jenis sayuran hijau yang mengandung protein di dalamnya.

Selain itu, jenis sayuran hijau ini juga mengandung magnesium, zat besi, asam folat, dan kombinasi nutrisi penting lainnya sehingga sangat baik untuk dikonsumsi secara rutin dan teratur.

Artikel Lainnya: Bosan Makan Daging untuk Menu Buka Puasa, Ini Gantinya

  1. Jagung

Jagung
loading

Seperti kentang, jagung sering dimasukkan ke dalam kategori sayur atau tumbuhan yang kurang bermanfaat. Padahal, jagung juga bisa melengkapi hidangan berbahan dasar protein dalam menu Anda sehari-hari.

Agar manfaatnya lebih terasa, pilih jagung organik segar atau nontransgenik. Hal ini dilakukan karena sebagian besar jagung konvensional telah dimodifikasi secara genetik alias tidak tumbuh secara natural.

  1. Alpukat

Buah yang satu ini amatlah creamy berkat kandungan asam lemak tak jenuh dan protein di dalamnya.

Alpukat bisa dikonsumsi secara langsung setelah dikupas, atau disajikan sebagai jus tanpa tambahan susu kental manis ataupun gula.

  1. Brokoli

Brokoli merupakan jenis sayuran hijau yang dapat dijadikan sumber serat bagi tubuh. Di dalam sayuran ini juga terdapat kandungan protein sebanyak 2,8 gram per 100 gram brokoli.

Patut dicatat juga bahwa sayuran yang satu ini terkenal memiliki sifat antikanker, sehingga sangat baik jika Anda ingin menjadikannya sebagai asupan sehari-hari.

  1. Seitan

Seitan
loading

Seitan adalah pengganti daging yang terbuat dari senyawa gluten. Dalam satu porsi sajian, kandungan protein dii dalam seitan dapat mencakup 70% kebutuhan protein harian.

Selain itu, seitan juga mengandung mikronutrien lain yang sangat baik bagi kesehatan. Cari tahu selengkapnya di sini.

Artikel Lainnya: Anda Sembelit Akibat Kebanyakan Makan Daging, Ini Solusinya!

  1. Gandum

Gandum dapat menjadi sumber protein yang baik dan paling sehat karena banyak mengandung serat, magnesium, mangan, vitamin B1 dan beberapa nutrisi lainnya.

Setengah cangkir gandum kering (120 milliliter) mengandung 6 gram protein dan 4 gram serat.

  1. Biji Chia

Biji chia berasal dari tanaman Salvia hispanica. Memiliki kandungan 6 gram protein dan 13 gram serat per 1,25 ons (35 gram), biji chia layak dijadikan sebagai asupan pengganti protein dari daging.

Terlebih lagi, biji-biji kecil ini juga mengandung zat besi, kalsium, selenium, magnesium, asam lemak omega-3, antioksidan, dan sebagainya.

  1. Spirulina

Spirulina
loading

Dua sendok makan (30 mililiter) spirulina memberi Anda sekitar 8 gram protein. Dengan mengonsumsinya dalam jumlah tersebut, Anda turut memenuhi 22% kebutuhan akan zat besi dan tiamin atau vitamin B1, serta 42% dari kebutuhan tembaga harian.

Baca Juga

Mana makanan pengganti daging yang jadi favorit Anda untuk memenuhi kebutuhan protein sehari-hari? Tetap ingat untuk mengonsumsinya dalam batas wajar, agar manfaat sehatnya bisa Anda rasakan sepenuhnya.

Apabila Anda masih bingung dalam memilih makanan pengganti daging, jangan sungkan untuk bertanya langsung pada tim dokter dari KlikDokter melalui Live Chat 24 jam.

(NB/RPA)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Makanan Ekstrem Ini Digembar-gemborkan Kaya akan Protein, Faktanya?

Info Sehat
13 Feb

Royco Bantu Ibu Indonesia Cukupi Kebutuhan Gizi dengan Nutrimenu

Info Sehat
29 Jan

Pilihan Makanan Sehat dan Bernutrisi untuk Ibu Hamil

Info Sehat
25 Jan

Diet Terbaik untuk Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Info Sehat
19 Jan

Berbagai Manfaat Likopen bagi Kesehatan Tubuh

Info Sehat
16 Jan

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk