Pertolongan Tanpa Obat Saat Asma Kambuh Mendadak

Oleh dr. Nadia Octavia pada 06 Jul 2018, 10:18 WIB
Punya asma namun lupa membawa obat? Lakukan tindakan ini, untuk mengatasi serangan yang datang mendadak.
Pertolongan Tanpa Obat Saat Asma Kambuh Mendadak (Pathdoc/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Asma merupakan penyakit gangguan saluran pernapasan yang ditandai dengan keluhan sesak disertai mengi. Penderita penyakit ini kerap mengalami kekambuhan yang terjadi mendadak, karena serangan asma dapat dicetuskan oleh paparan bulu binatang, debu, asap rokok, udara dingin, dan lainnya.

Atas dasar itu, penderita asma dianjurkan untuk selalu membawa obat ke mana pun pergi. Obat asma itu sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever).

Obat pengendali berperan untuk mencegah serangan. Obat jenis ini dikonsumsi setiap hari apa pun kondisinya, baik ada atau tidak ada serangan yang menyertai. Sedangkan obat pereda hanya berfungsi untuk mengatasi serangan asma yang kerap datang medadak.

Mengatasi serangan asma tanpa obat

Jika penderita asma lupa membawa obat, atau persediaan obat yang selalu dibawa sudah tak tersisa lagi, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai langkah pertolongan pertama:

  • Duduk tegak

Saat terjadi serangan asma, segera hentikan kegiatan yang sedang Anda lakukan. Kemudian, duduklah dengan tegak. Tindakan ini memungkinkan Anda untuk bisa bernapas dengan lebih baik.

Sebaliknya, hindari posisi bungkuk atau berbaring. Karena kedua posisi tersebut dapat membuat saluran napas semakin tersumbat, dan serangan asma yang Anda alami bisa semakin parah.

  • Tarik napas dalam dan panjang

Serangan asma dapat menyebabkan ketidakseimbangan kadar oksigen dan karbondioksida (hiperventilasi), yang bisa mengganggu aliran darah ke otak. Jika dibiarkan, penderita bisa mengalami pingsan. Sebagai upaya mencegah hal tersebut, Anda dapat menarik napas panjang dan dalam. Lakukan selama beberapa saat, hingga kondisi terasa membaik.

  • Tetap tenang

Anda mungkin akan merasa panik ketika tidak menemukan obat asma di tempatnya. Namun, agar serangan tidak semakin parah, cobalah untuk tetap tenang dan relaks. Atur napas sedemikian rupa, agar tidak terlalu cepat. Selain itu, usahakan juga untuk mengendurkan pakaian yang terasa sempit. Hal ini bertujuan agar laju napas Anda tidak mengalami gangguan atau hambatan.

  • Segera hindari pencetus

Penderita asma sangat perlu mengetahui bahan atau zat apa saja yang bisa mencetuskan serangan. Apakah itu debu, asap rokok, aroma zat kimia, atau lainnya. Jika sudah mengetahui, benar-benar jauhi zat pencetus tersebut sama sekali.

  • Minum secangkir teh atau kopi hangat

Minuman hangat yang mengandung kafein, seperti kopi atau teh, dapat sedikit membantu membuka saluran napas. Pada akhirnya, serangan asma yang terjadi akan terasa lebih ringan.

  • Segera cari pertolongan medis

Jika mengi, batuk atau sesak napas Anda bertambah parah setelah beristirahat, segeralah cari pertolongan medis. Jangan anggap sepele, karena serangan asma yang dibiarkan berlanjut bisa berujung pada kehilangan nyawa.

Jangan biarkan asma mengganggu aktivitas apalagi hingga menurunkan kualitas hidup Anda. Selalu waspada dan bawa serta obat-obatan yang dibutuhkan untuk mengatasi serangan. Jika tidak, ingatlah tips di atas, agar serangan asma yang terjadi tidak semakin buruk. Salam sehat!

[NB/ RVS]