Sakit Kepala Setelah Bangun Tidur, Ini Penyebabnya

Oleh dr. Andika Widyatama pada 09 Jul 2018, 11:07 WIB
Sakit kepala dapat dialami kapan saja, salah satunya adalah setelah bangun tidur. Bagaimana ini bisa terjadi? Ketahui penyebabnya di sini!
Sakit Kepala Setelah Bangun Tidur, Ini Penyebabnya (Anutr Yossundara/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sakit kepala merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh banyak orang. Rasa sakit kepala dapat timbul tanpa kenal waktu. Bahkan, sakit kepala dapat dirasakan setelah bangun tidur. Padahal, bisa dikatakan bahwa tidur seharusnya dapat menjadi “obat” bagi tubuh ketika Anda sedang dalam kondisi kurang fit.

Apa sebenarnya yang menyebabkan sakit kepala setelah bangun tidur? Berikut ini adalah beberapa penyebabnya.

  • Tidur mengorok

Mengorok terjadi ketika jalan napas mengalami penyumbatan saat sedang tidur. Lebih lanjut lagi, mengorok dapat mengarah pada kondisi yang berbahaya jika terdapat suatu periode henti napas. Kondisi ini dikenal sebagai obstructive sleep apnea.

Mengorok dipercaya dapat meningkatkan risiko terjadinya sakit kepala setelah bangun tidur. Pada saat mengorok, aliran udara di saluran pernapasan kurang lancar, sehingga pasokan oksigen di dalam aliran darah pun berkurang. Pada akhirnya, bisa terjadi penumpukan karbon dioksida dalam darah yang dapat memengaruhi aliran darah ke otak. Keadaan inilah yang akhirnya timbul menjadi gejala sakit kepala.

  • Gangguan depresi dan cemas

Kondisi seseorang yang mengalami kecemasan atau depresi dapat mengganggu kualitas hidup, termasuk waktu tidurnya. Depresi dan cemas dapat memengaruhi suasana hati dan pikiran seseorang. Jika kondisi ini “dibawa” hingga waktunya tidur, tentu dapat mengganggu kualitas tidur, seperti insomnia. Jika kualitas tidur sudah terganggu, maka dapat meningkatkan risiko terjadinya sakit kepala ketika terbangun.

  • Bruxism

Bruxism adalah keadaan ketika seseorang menggemeretakkan gigi secara tidak sadar ketika sedang tidur. Bruxism dapat menyebabkan timbulnya sakit kepala setelah bangun tidur. Saat bruxism terjadi terus-menerus, maka kondisi ini dapat menimbulkan ketegangan pada otot yang juga bisa timbul menjadi gejala sakit kepala ketika bangun tidur.

Bruxism merupakan salah satu gangguan pada saat tidur yang dapat berhubungan dengan mengorok dan sleep apnea. Oleh karena itu, jika Anda termasuk yang terus-menerus mengalami bruxism, sebaiknya segera diatasi.

  • Kebiasaan tidur salah

Kebiasaan tidur yang salah dapat menyebabkan sakit kepala saat bangun tidur. Kebiasaan tidur yang salah biasanya terjadi akibat penggunaan bantal pada posisi yang kurang tepat. Penggunaan bantal yang tidak sesuai saat tidur dapat menyebabkan kepala dan leher dalam posisi yang kurang nyaman. Alhasil, kondisi tersebut dapat menimbulkan ketegangan pada otot yang bisa berujung pada terjadinya sakit kepala. Untuk menghindari hal ini, Anda disarankan untuk menggunakan bantal yang dapat menopang kepala dan leher dalam posisi sejajar ketika tidur.

  • Gangguan kesehatan serius

Sakit kepala setelah bangun tidur dapat disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih serius, seperti tumor, riwayat benturan, tekanan darah tinggi, hingga stroke.

Untuk memastikan apakah Anda memiliki gangguan kesehatan yang disebutkan di atas, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut yang termasuk di antaranya adalah pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa

Untuk memastikan gangguan kesehatan di atas, memang diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa rontgen, CT scan, ataupun MRI.

1 of 2

Segera periksakan diri ketika mengalami ini

Ada beberapa keadaan yang mengharuskan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter ketika mengalami sakit kepala setelah  bangun tidur, yaitu:

  • Sakit kepala berat secara mendadak disertai leher kaku
  • Sakit kepala berulang yang bertambah berat (terutama pada kelompok usia 50 tahun ke atas)
  • Sakit kepala kronis pada anak
  • Sakit kepala setelah kepala terbentur
  • Sakit kepala dua kali atau lebih dalam seminggu
  • Sakit kepala disertai demam, mual, muntah, atau sesak napas
  • Sakit kepala dengan penurunan kesadaran, rasa lemah di tubuh, penglihatan ganda
  • Sakit kepala disertai kejang

Jadi, sakit kepala setelah bangun tidur memang dapat disebabkan oleh banyak hal. Sakit kepala memang sering kali dianggap sepele oleh kebanyakan orang. Namun, sebaiknya Anda lebih peka dalam menyikapi keluhan sakit kepala karena bisa jadi penyebabnya adalah gangguan kesehatan serius yang harus segera ditangani.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓