Sampai Usia Berapa Konsumsi Susu Diperlukan?

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 11 Jul 2018, 08:10 WIB
Susu sering dianggap penting hanya untuk anak-anak. Bagaimana dengan orang dewasa? Sampai usia berapa sebetulnya konsumsi susu diperlukan?
Sampai Usia Berapa Konsumsi Susu Diperlukan? (Alter ego/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Masih ingat ungkapan “empat sehat lima sempurna”? Dalam ungkapan itu, susu dijadikan sebagai penyempurna. Hal tersebut memang benar adanya. Susu mengandung banyak zat gizi yang kadang tidak terdapat dalam makanan, sehingga dapat melengkapi kebutuhan gizi harian Anda. Namun, seringkali susu dianggap penting hanya untuk anak-anak, sehingga kebiasaan ini berhenti saat beranjak dewasa. Sebetulnya, sampai usia berapa konsumsi susu diperlukan?

Manfaat susu untuk orang dewasa

Faktanya, mengonsumsi susu memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh, baik anak-anak maupun orang dewasa. Manfaat susu yang bisa dirasakan orang dewasa antara lain:

  • Menjaga kesehatan tulang. Manfaat yang satu ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Setiap orang dewasa memerlukan kurang lebih 1000 mg kalsium per harinya. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah minum susu dan mengonsumsi produk olahan susu lainnya, seperti keju dan yoghurt.
  • Untuk kesehatan otak. Sebuah penelitian di Universitas Kansas, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi susu memiliki kadar glutation yang lebih tinggi dalam tubuhnya dibandingkan yang tidak minum susu. Glutation merupakan antioksidan yang baik untuk otak. Adanya antioksidan tersebut dapat menghindari sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas yang didapat dari makanan atau polusi.
  • Mencegah tekanan darah tinggi. Susu mengandung potasium (kalium) yang tinggi dan baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah. Hal tersebut akan mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah saat usia bertambah dan secara umum dapat menjaga kesehatan jantung.
  • Membangun otot. Bagi mereka yang ingin memiliki postur tubuh yang baik dengan otot yang kuat, susu dapat menjadi asupan pilihan untuk mendampingi olahraga rutin. Susu mengandung protein yang baik untuk pembentukan otot.
  • Mencegah depresi. Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa susu mengandung vitamin D yang dapat memicu terbentuknya serotonin dalam tubuh. Serotonin merupakan senyawa yang berperan dalam pengaturan ritme tidur, mood, bahkan nafsu makan. Kadar serotonin yang cukup tinggi dalam tubuh akan mencegah seseorang mengalami depresi.

Jadi, sampai kapan boleh minum susu?

Karena manfaat susu yang banyak sekali, para pakar menyarankan agar orang dewasa pun tetap mengonsumsi susu. Bukan hanya untuk anak-anak atau ibu hamil, susu juga baik untuk dikonsumsi setiap orang. Beberapa literatur merekomendasikan agar setiap orang minum susu sampai setidaknya usia 35 tahun. Alasannya adalah karena usia tersebut merupakan puncak pertumbuhan tulang.

Meski demikian, bukan berarti setelah usia 35 tahun Anda tidak boleh mengonsumsi susu. Anda tetap bisa minum susu, bahkan hingga usia lanjut sekalipun. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan susu yang tepat.

Sebagai contoh, bagi para wanita minum susu adalah hal yang wajib untuk mencegah terjadinya osteoporosis (kerapuhan tulang akibat kekurangan kalsium) di usia tua. Karena itu, sebaiknya para wanita terus mengonsumsi susu, terutama susu tinggi kalsium.

Sementara itu, bagi mereka yang mengalami penyakit tertentu seperti diabetes mellitus (penyakit gula), kolesterol tinggi, atau adanya riwayat penyakit jantung, hindari susu yang tinggi kandungan lemak dan gulanya. Lemak dalam susu dapat memperburuk kondisi penyumbatan pembuluh darah bila Anda sudah memiliki riwayat sakit jantung sebelumnya. Sementara itu, gula yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan berbagai risiko komplikasi pada penderita diabetes. Oleh karenanya, pilihlah susu rendah lemak dan rendah gula, tetapi tinggi akan kalsium dan vitamin D.

Ternyata susu tidak hanya diperlukan oleh anak-anak. Orang dewasa pun sebenarnya dianjurkan untuk mengonsumsi susu. Berbekal pengetahuan yang dipaparkan di atas, jangan lupa untuk konsumsi susu secara rutin sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nutrisi Anda.

[RN/ RVS]