Atasi Jerawat dengan Tomat, Efektifkah?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 11 Jul 2018, 09:00 WIB
Salah satu bahan alami yang dianggap dapat menangani jerawat adalah tomat. Ini faktanya!
Atasi Jerawat dengan Tomat, Efektifkah? (Pikselstock/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Jerawat merupakan masalah kulit yang sering terjadi dan hampir semua orang pasti pernah mengalaminya. Kondisi ini bisa bersifat ringan, tapi ada juga yang parah. Saat ini banyak orang menggunakan tomat untuk mengatasi jerawat mereka. Apakah metode ini cukup efektif?

Tomat, si buah “ajaib”

Tomat merupakan buah yang sering dikonsumsi oleh orang pada umumnya. Dapat langsung dimakan, dijadikan bahan tambahan untuk memasak, atau dibuat minuman jus. Selain baik dikonsumsi sebagai makanan dan minuman, tomat juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit.

Tomat mengandung likopen yang merupakan suatu antioksidan kuat. Antioksidan merupakan molekul yang secara alami melawan radikal bebas penyebab kulit rusak dan cepat menua. Jadi penggunaan tomat ini dapat mencegah timbulnya jerawat dan kerusakan kulit di tingkat sel, serta dapat bermanfaat sebagai anti penuaan.

Likopen juga dapat berguna untuk meningkatkan produksi kolagen dan membantu proses pembentukan kulit baru. Dengan begitu, likopen tak hanya baik untuk mencegah jerawat tapi juga membantu mengobatinya.

Selain kaya akan antioksidan, tomat memiliki tingkat keasaman tinggi yang ramah pada kulit Anda. Keasaman ini akan membantu menyeimbangkan tingkat keasaman (pH) pada kulit. Hal ini akan memperlambat dan bahkan menghentikan jerawat untuk muncul kembali dengan membuat kulit bebas dari minyak.

Cara kerjanya adalah dengan mengeringkan kulit ketika produk tomat diaplikasikan ke ruam jerawat, serta mengencangkan pori-pori pada kulit yang mengeluarkan minyak penyebab jerawat. Fungsi ini juga membantu memperlambat kemungkinan atau sepenuhnya menghentikan terjadinya breakout.

Tomat juga mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B1, B3, B6, C, E, K, besi dan kalium. Vitamin C dan A, keduanya merupakan bahan dasar yang sering digunakan untuk pengobatan jerawat. Besi dan kalium berfungsi mendukung kesehatan kulit dan mengurangi kemungkinan terjadinya bekas jerawat. 

Tak hanya itu, nutrisi pada tomat dapat membantu mengurangi kemerahan pada kulit, yang merupakan salah satu efek samping dari jerawat. Tomat juga bekerja dengan baik sebagai astringent yang berfungsi mengecilkan pori-pori dan menghambat produksi minyak secara berlebihan pada kulit.

Tomat juga memiliki sifat memutihkan kulit. Hal ini membuat tomat efektif untuk memudarkan tanda jerawat dan bintik gelap pada kulit.

Perhatikan hal ini, untuk menghindari jerawat yang makin memburuk

Jika Anda tertarik untuk mengobati jerawat dengan tomat, terdapat beberapa kondisi yang perlu diperhatikan untuk menghindari jerawat makin memburuk, seperti:

  • Hindari paparan sinar matahari langsung pada kulit setelah merawatnya dengan tomat, karena bisa menyebabkan kulit terbakar. Vitamin A di dalam tomat membuat kulit lebih rentan terbakar sinar matahari.
  • Jangan mengoleskan obat apa pun pada kulit yang mengalami jerawat dalam satu jam setelah penggunaan tomat.
  • Jangan memakai produk apa pun yang berfungsi sebagai pengelupas, seperti asam salisilat, sulfur atau benzoil peroksida, saat menggunakan tomat untuk jerawat.
  • Singkirkan produk perawatan kulit yang memiliki efek abrasif atau mengeringkan kulit jika ingin menggunakan tomat untuk menghilangkan jerawat.

Tomat dapat menjadi pilihan yang alami serta efektif untuk mengatasi jerawat. Namun, perhatikan pemakaiannya dengan baik dan benar karena dapat menimbulkan efek samping atau malah memperburuk kondisi kulit Anda.

[RS/ RVS]