Hal yang dilakukan Sebelum dan Sesudah Bleaching Gigi - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Hal yang dilakukan Sebelum dan Sesudah Bleaching Gigi

Anda ingin melakukan bleaching gigi? Perhatikan dulu hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum dan sesudah bleaching gigi berikut ini.
Hal yang dilakukan Sebelum dan Sesudah Bleaching Gigi

Gigi berwarna kuning dan kusam bisa menimbulkan rasa tidak percaya diri. Karena alasan tersebut, tidak sedikit orang yang melakukan berbagai cara untuk memutihkan gigi seperti semula, salah satunya dengan bleaching gigi.

Bleaching gigi adalah tindakan untuk meningkatkan warna gigi menjadi lebih putih dari sebelumnya. Jenisnya ada berbagai macam, antara lain menggunakan zat kimia hidrogen peroksida dan karbamid peroksida dengan berbagai konsentrasi.

Kedua senyawa tersebut dapat membantu memutihkan gigi karena dapat menembus lapisan gigi dan memecah molekul kompleks dari zat-zat yang menyebabkan perubahan warna.

Meski terdengar sederhana dan efektif, bleaching ternyata memiliki banyak aturan yang harus dipatuhi. Peraturan tersebut terbagi menjadi dua, yaitu langkah sebelum dan setelah bleaching. Mari simak penjelasannya di sini.

Artikel Lainnya: Efektivitas Lemon sebagai Pemutih Gigi Alami

1 dari 3

Persiapan Sebelum Bleaching Gigi

Berkonsultasi dengan Dokter Gigi Tentang Persiapan Sebelum Bleaching Gigi
loading

Beberapa langkah yang patut Anda penuhi sebelum melakukan bleaching gigi adalah sebagai berikut.

  • Konsultasikan ke Dokter Gigi

Kini banyak sekali jenis bahan pemutih gigi yang beredar di pasaran. Supaya hasilnya maksimal, Anda perlu berkonsultasi kepada dokter gigi. Pada umumnya, dokter gigi akan: 

  1. Membantu memutuskan jenis bleaching yang cocok untuk Anda. Misalnya, Anda ingin memilih prosedur bleaching gigi yang membutuhkan waktu 2 minggu.

Akan tetapi, sebenarnya Anda termasuk orang yang kurang rajin dan sering lupa memakainya. Hal ini bisa membuat hasil pemutihan gigi tidak maksimal.

Oleh karena itu, dokter akan menyarankan Anda untuk memilih prosedur memutihkan gigi yang selesai dalam satu kali kunjungan, supaya hasilnya maksimal.

  1. Melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi gigi. Pemeriksaan mendalam bertujuan agar tidak ada kendala saat melakukan bleaching gigi atau sesudahnya.

Misalnya, apakah ada gigi berlubanggusi turun, gigi sensitif atau masalah lainnya.

  1. Menjelaskan prosedur, efek samping, biaya yang harus dikeluarkan, sampai ekspektasi Anda terhadap perawatan ini. Misalnya, efek bleaching tidak dapat memutihkan tambalan gigi, mahkota gigi, atau veneer gigi.
  1. Memberikan perawatan untuk mengurangi efek rasa ngilu, terutama bagi Anda yang punya gigi sensitif.

Sebelum bleaching dilakukan, dokter dapat memberikan fluoride dosis tinggi dan penggunaan pasta gigi untuk gigi sensitif dua minggu sebelum perawatan dilakukan.

Dokter gigi juga bisa menyarankan penggunaan bahan pemutih gigi dengan kadar yang lebih rendah.

Artikel Lainnya: Mengatasi Gigi Sensitif Akibat Whitening Gigi

  1. Dokter dapat memperbaiki gigi-gigi yang perlu perawatan. Jika ingin memutihkan gigi, tidak boleh ada penumpukan karang gigi dan radang gusi yang menyebabkan gusi berdarah.

Gigi yang berlubang juga perlu ditambal terlebih dahulu, tambalan gigi yang sudah rusak juga berpotensi untuk membuat gigi tersebut ngilu dan menghambat tindakan memutihkan gigi.

Dokter dapat mempersiapkan waktu yang cukup untuk tindakan perawatan ini. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam untuk keseluruhan proses bleaching gigi .

Sebab, persiapan awal dan akhir tindakan ini membutuhkan waktu tambahan. Sebaiknya, tindakan ini tidak terburu-buru untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

  • Pastikan Anda sudah Makan dan Minum

Sebelum bleaching gigi, pastikan Anda sudah makan dan minum. Karena tindakan ini memerlukan waktu cukup lama, sehingga pasien disarankan makan terlebih dahulu. Terlebih bila tindakan dijadwalkan bersamaan dengan waktu makan.

  • Tidak Makan Makanan Pedas dan Asam

Pastikan Anda tidak mengonsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam karena berpotensi menimbulkan asam lambung naik atau rasa tidak nyaman di lambung. Pencegahan asam lambung dapat menghindari terjadinya gangguan saat Anda menjalani perawatan bleaching gigi.

Artikel Lainnya: Punya Masalah Gigi Sensitif, Bolehkah Memutihkan Gigi?

2 dari 3

Setelah Bleaching Gigi

Setelah Bleaching Gigi
loading

Biasanya, dokter gigi akan memberikan instruksi pasca-bleaching dan menganjurkan Anda untuk melakukan hal-hal berikut :

  • Untuk Mengatasi Rasa Ngilu

Salah satu efek samping bleaching gigi yang mungkin terjadi adalah gigi terasa sensitif atau linu. Efek samping ini sebenarnya wajar terjadi, asalkan tidak berlangsung lama.

Untuk mengatasinya, dokter gigi akan menganjurkan perawatan di rumah dengan memberikan pasta kalsium yang mengandung CPP-ACP selama 1 bulan dan penggunaan pasta gigi khusus gigi sensitif.

  • Hindari Makanan atau Minuman Berwarna

Setelah tindakan bleaching, dokter gigi akan menganjurkan Anda untuk menghindari minuman yang dapat menyebabkan stain dan bersifat asam. Makanan dan minuman tersebut misalnya anggur merah, kopi, teh, soda, jus jeruk, kecap, dan cokelat.

Pasalnya, pada beberapa hari pertama, pori-pori gigi masih terbuka dan proses kimia dari bleaching gigi masih berlangsung (biasanya sampai 2x24 jam atau selama 2 hari).

Pada saat tersebut, pori-pori gigi sedang terbuka sehingga dapat terjadi penyerapan noda lebih cepat dari biasanya yang membuat gigi menjadi kuning kembali. Untuk menyiasatinya, Anda bisa minum menggunakan sedotan.

Ingat, hasil dari memutihkan gigi tidak bersifat permanen. Gigi putih akan bertahan 6 bulan sampai 2 tahun, tergantung dari pola makan dan kebiasaan Anda.

Artikel Lainnya: Tips Memilih Bahan Pemutih Gigi yang Aman dan Efektif

  • Hindari Minuman Dingin

Sebaiknya hindari konsumsi minuman dingin karena gigi akan menjadi lebih sensitif. Minuman dingin dapat mencetuskan gigi ngilu.

  • Hindari Merokok

Pasien dianjurkan untuk tidak merokok setelah melakukan prosedur bleaching. Karena kandungan zat berbahaya di dalam rokok dapat menyebabkan tampilan gigi menjadi kusam kembali, serta memicu kerusakan gigi maupun anggota rongga mulut lainnya.

Selain itu nikotin yang terserap masuk ke pori-pori gigi akan membuat warna gigi menjadi kusam.

  • Memelihara Warna Gigi agar Tidak Pudar

Gigi yang sudah di-bleaching biasanya dapat bertahan hingga 2 tahun, tapi mulai memudar setelah 3 bulan. Oleh karena itu, lakukan maintenance atau pemeliharaan agar warna gigi tetap cerah.

Perawatan maintenance dapat dilakukan dengan melakukan home bleaching  di rumah setiap 6 bulan sekali, tentunya dengan bahan pemutih yang kadarnya lebih rendah dan dalam pengawasan dokter gigi.

Bleaching gigi memang menjadi salah satu solusi yang efektif dan aman untuk Anda yang menginginkan warna gigi yang putih dan bright.

Baca Juga

Lakukan prosedur ini di dokter gigi agar hasilnya maksimal. Untuk membaca artikel kesehatan gigi dan mulut lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

drg. Fransiska Uli Arta Panjaitan, Sp. Perio

Dokter Gigi Spesialis Periodonsia
wallet
Rp. 30.000
avatar

drg. Max Johnson, Sp. BM

Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Tips dan Cara Efektif Menghilangkan Batu Amandel

Info Sehat
29 Des

Tips Menjaga Kesehatan Gigi untuk Pasien Multiple Sclerosis

Info Sehat
25 Des

Penyebab Gigi Kuning pada Balita dan Cara Mengatasinya

Info Sehat
24 Des

Cara Mengatasi Pipi Bengkak Akibat Sakit Gigi

Info Sehat
24 Des

Perhatikan Ini Sebelum Pasang Kawat Gigi

Info Sehat
22 Des

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
Wiwik Chelsea
2 Tahun Lalu

semalat siang dokter

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat