Benarkah Dehidrasi Bisa Picu Hipertensi?

Oleh dr. Dyah Novita Anggraini pada 21 Apr 2020, 13:47 WIB
Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat disebabkan oleh berbagai hal. Apakah dehidrasi merupakan salah satunya?
Benarkah Dehidrasi Bisa Picu Hipertensi?

Klikdokter.com, Jakarta Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah penyakit yang dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan lain yang lebih berbahaya. Beberapa di antaranya termasuk serangan jantung dan stroke.

Berbicara tentang hipertensi seakan tak ada habisnya. Kasus penyakit yang makin sering ditemukan membuatnya menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Diketahui bahwa gaya hidup tidak sehat, kurang olahraga, pola makan tinggi garam dan lemak, serta kebiasaan merokok merupakan cikal bakal dari kondisi tekanan darah tinggi ini.  Tak sekadar itu, para ahli bahkan berpendapat bahwa penyebab hipertensi juga turut dipengaruhi oleh dehidrasi.

Dehidrasi merupakan kondisi ketika kadar cairan dalam tubuh lebih rendah dari yang seharusnya. Seseorang dapat mengalami kekurangan cairan akibat berbagai hal, diantaranya kurang minum, mengalami muntah atau diare yang berlebih, melakukan aktivitas di luar rumah saat cuaca sedang terik, dan lainnya.

Artikel Lainnya: Inilah 9 Kebiasaan yang Bikin Risiko Hipertensi Meningkat

Saat seseorang dehidrasi, tanda dan gejala yang dapat muncul adalah badan lemas, mata tampak lebih cekung, urine berwarna pekat, jarang buang air kecil, jantung berdetak lebih kencang, serta kulit dan bibir yang terlihat kering atau pecah-pecah.

1 of 3

Kaitan antara Dehidrasi dan Hipertensi

Ilustrasi Kaitan antara Dehidrasi dan Hipertensi
Ilustrasi Kaitan antara Dehidrasi dan Hipertensi

Peningkatan tekanan darah sering ditemukan pada orang-orang yang mengalami dehidrasi jangka panjang.

Pasalnya, dehidrasi menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan sejumlah cairan, sehingga otak mengirimkan sebuah sinyal untuk melepaskan hormon vasopressin. Ini adalah hormon yang dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah sehingga tekanan darah meningkat.

Kekurangan cairan pada tubuh juga dapat mengurangi volume darah yang bersirkulasi. Keadaan ini akan memengaruhi tekanan darah, karena volume darah yang berkurang membuat sirkulasi darah semakin sulit terjadi. Akibatnya, jantung akan bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh untuk memasok oksigen.

Untuk menjaga agar organ-organ tubuh tetap mendapatkan darah yang mengandung banyak oksigen walaupun jumlah cairan berkurang, tekanan pada pembuluh darah akan meningkat sehingga menjadi penyebab hipertensi terjadi.

 Artikel Lainnya: 7 Tanda Dehidrasi yang Perlu Anda Waspadai

2 of 3

Cara Mencegah Dehidrasi

Seorang Wanita Minum Air Putih untuk Mencegah Dehidrasi
Seorang Wanita Minum Air Putih untuk Mencegah Dehidrasi

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, dehidrasi bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Maka agar dehidrasi tidak memicu hipertensi, cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.

Perlu diketahui, kebutuhan cairan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas, jenis kelamin, berat badan, usia, kondisi cuaca, dan kondisi kesehatan tertentu. Berikut beberapa asupan yang dapat membantu meningkatkan kebutuhan cairan tubuh Anda:

1. Air Putih

Air putih menjadi pilihan utama dalam mencegah dehidrasi. Usahakan untuk mengonsumsi air putih sebanyak delapan gelas setiap hari.

2. Air Kelapa

Air kelapa merupakan salah satu minuman tinggi kandungan elektrolit, sehingga mampu mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu, air kelapa juga memberikan efek yang menyegarkan.

3. Susu

Selain menyimpan nutrisi yang tinggi di dalamnya, susu juga dapat membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

4. Buah-buahan

Beberapa jenis buah memiliki kandungan cairan yang tinggi. Contohnya adalah semangka, melon, tomat, dan jeruk. Di samping membantu tubuh terhidrasi dengan baik, buah-buahan juga tinggi vitamin dan mineral sehingga dapat menjaga tubuh tetap sehat.

Selain mengatur kebutuhan cairan per hari, terapkan juga gaya hidup sehat lainnya seperti berolahraga secara rutin, menghindari rokok dan minuman beralkohol, serta cukup istirahat. Pastikan pula Anda memeriksakan diri secara berkala ke dokter, untuk memantau kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Dengan ini semua, dehidrasi, hipertensi, atau kondisi medis lainnya bisa dicegah dan diatasi dengan sebaik-baiknya. Bagi Anda yang punya pertanyaan seputar hipertensi atau penyakit lainnya, dapat bertanya langsung kepada dokter kami. Gunakan layanan Live Chat dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

Lanjutkan Membaca ↓