Atasi Luka Bakar Akibat Sinar Matahari

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 22 Jul 2018, 09:00 WIB
Selain bisa disebabkan oleh paparan api, luka bakar juga bisa diakibatkan sinar matahari Cegahlah dengan melakukan beberapa langkah ini.
Atasi Luka Bakar Akibat Sinar Matahari (Rachata-Teyparsit/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sinar matahari memang dibutuhkan tubuh, khususnya dalam pembentukan vitamin D. Namun, radiasi sinar ultraviolet (UV) dalam sinar matahari dapat berdampak buruk terhadap kulit, mulai dari terbentuknya kerutan dan garis halus, warna kulit tidak merata, kerusakan pembuluh darah, bintik-bintik hitam, kanker kulit, termasuk luka bakar.

Luka bakar adalah luka yang terbentuk akibat paparan suhu panas terhadap kulit. Dalam kehidupan sehari-hari, biasanya seseorang mengalami luka bakar akibat api atau air panas. Namun, paparan sinar matahari yang terlalu lama juga dapat menyebabkan luka bakar alias sunburn.

Biasanya, ketika seseorang mengalami luka bakar akibat terbakar api atau ketumpahan air panas, luka yang dialami bisa serius sehingga korban memerlukan bantuan medis. Lantas, ketika luka bakar yang dialami akibat paparan sinar matahari, perlukah khawatir?

Sunburn sebenarnya juga sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sunburn dapat menyebabkan luka bakar superfisial atau dangkal yang merupakan luka bakar paling ringan. Nah, inilah yang menyebabkan sunburn sering kali diabaikan.

Gejala sunburn adalah berupa kulit kemerahan tanpa disertai adanya lenting. Kulit juga dapat mengalami sedikit peradangan atau bengkak. Anda yang mengalami juga bisa merasakan nyeri. Meski sunburn dapat sembuh sendiri, tapi pada beberapa kasus membutuhkan waktu yang cukup lama. Kulit akan menjadi kering dan mengelupas dalam tahap penyembuhan.

1 of 3

Selanjutnya

Penyembuhan sunburn dapat lebih cepat jika dilakukan penangangan yang tepat. Berikut adalah cara-cara untuk mengatasi sunburn:

1. Cari air yang sejuk

Sunburn sebenarnya adalah peradangan pada kulit. Oleh karena itu, Anda dapat mengurangi peradangan ini dengan menggunakan air yang sejuk. Misalnya, ketika sedang berjemur di pantai dengan cuaca panas dan terik, Anda bisa berendam di pantai untuk meringankan sunburn. Anda juga dapat berendam atau mandi dengan air yang sejuk atau melakukan kompres. Namun, hindari penggunaan es batu karena perubahan suhu yang ekstrem justru dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang terbakar matahari.

2. Andalkan aloe vera

Lidah buaya atau aloe vera merupakan tanaman yang diketahui memiliki banyak manfaat untuk kulit, termasuk untuk mengatasi sunburn. Selain memiliki efek yang menyejukkan, aloe vera juga dapat digunakan sebagai pelembap dan antiradang. Inilah yang menjadikannya menjadi andalan banyak orang untuk mengatasi luka bakar akibat sengatan sinar matahari.

3. Lakukan terapi rendam

Terdapat beberapa macam terapi rendam alami yang dapat meringankan nyeri luka bakar seperti menggunakan cuka sari apel, oatmeal, minyak lavendel atau kamomil, dan soda kue.

Misalnya, jika Anda ingin menggunakan cuka apel, campurkan cuka dengan air dingin lalu rendam kain halus ke dalamnya. Oleskan ke kulit yang mengalami luka bakar atau semprotkan langsung. Ingat, penggunaan cuka apel ini hanya disarankan untuk kulit bebas abrasi, bukan luka terbuka atau keretakan karena cuka apel bisa membakar dan mengiritasi kulit.

2 of 3

Selanjutnya

4. Minum air putih lebih banyak

Ketika kulit Anda sedang terkena luka bakar akibat sengatan matahari, tubuh berada dalam kondisi kurang cairan akibat luka bakar tersebut. Pada dasarnya luka bakar tersebut akan mengeluarkan cairan dari kulit dan bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda minum banyak air putih agar terhindar dari dehidrasi.

5. Gunakan pelembap

Terjadinya sunburn sering menjadikan kulit kering dan mengelupas. Dengan mengaplikasikan pelembap secara rutin, Anda dapat mencegah atau mengurangi kulit yang mengelupas. Salah pelembap alami yang bisa Anda andalkan adalah minyak kelapa.

6. Kenakan pakaian yang longgar

Hindari menggunakan pakaian yang ketat yang dapat menambah iritasi pada kulit yang sedang terkena luka bakar. Gunakan pakaian yang longgar agar kulit dapat “bernapas”. Pakaian berbahan katun merupakan salah satu jenis bahan yang dapat digunakan pada kasus sunburn. Sebaiknya gunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh.

7. Obat

Ketika luka bakar akibat sengatan sinar matahari terasa nyeri, Anda dapat menggunakan obat antinyeri seperti parasetamol atau ibuprofen. Selain nyeri, obat-obatan tersebut juga dapat mengurangi peradangan.

Meski kerap disepelekan, terkadang sunburn bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, bahkan nyeri yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara-cara mengatasi luka bakar akibat sengatan sinar matahari seperti yang dijabarkan di atas. Namun, jika sunburn yang Anda alami cukup parah atau Anda merasa luka bakar tersebut tak juga mereda, lebih baik berkonsultasi ke dokter spesialis kulit.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓