Hati-Hati, 5 Penyakit Ini Berawal dari Demam

Oleh dr. Theresia Rina Yunita pada 07 Jan 2020, 13:15 WIB
Demam Anda naik turun? Harap waspada, lima penyakit ini dapat diawali dari demam.
Hati-Hati, 5 Penyakit Ini Berawal dari Demam

Klikdokter.com, Jakarta Demam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari sebuah gangguan kesehatan. Peningkatan suhu tubuh ini merupakan pertahanan terhadap adanya infeksi yang menyerang tubuh. Anda dikatakan demam jika suhu tubuh meningkat di atas rata-rata suhu normal.

Pada orang dewasa, dikatakan demam jika terjadi peningkatan suhu di atas 38 oC (diukur melalui mulut), atau di atas 38,3 oC (diukur melalui anus maupun telinga). Sedangkan pada anak dan balita, jika suhu mencapai > 38 oC pada pengukuran melalui anus.

1 of 2

Jenis Penyakit yang Berawal dari Demam

Berikut adalah beberapa penyakit yang berawal dari demam yang perlu Anda ketahui:

  1. Demam Berdarah

Ilustrasi Pria Sakit Demam Berdarah
Ilustrasi Pria Sakit Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan infeksi yang disebabkan virus dengue. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini cukup banyak terjadi di Indonesia, disebabkan insidensinya yang meningkat pada musim hujan.

Gejala demam berdarah berupa  demam yang mendadak tinggi mencapai 39 oC dan berlangsung 2-7 hari. Selain demam, juga dapat disertai adanya nyeri otot serta tulang, menggigil, lemas, nyeri kepala, nyeri di belakang mata, ruam kemerahan di kulit dan mual muntah.

Artikel Lainnya: 5 Cara Cepat Singkirkan Demam 

  1. Demam Tifoid

Ilustrasi Wanita Sakit Demam Tifoid
Ilustrasi Wanita Sakit Demam Tifoid

Sama halnya dengan demam berdarah, demam tifoid juga cukup banyak melanda Indonesia. Penyakit ini terjadi akibat infeksi Salmonella typhi, dan berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan sanitasi yang buruk. Ini sebenarnya tidaklah heran mengingat sebagian besar orang gemar jajan sembarangan.

Umumnya demam tifoid berlangsung hingga lebih dari 7 hari. Suhu perlahan meningkat setiap hari, tidak seperti demam berdarah yang mendadak tinggi. Keluhan demam dapat disertai gangguan sistem pencernaan seperti mual, muntah, kembung, diare atau konstipasi. Selain itu penderita juga mengalami nyeri kepala, nyeri otot dan lemas.

  1. Malaria

Ilustrasi Pria Sakit Malaria
Ilustrasi Pria Sakit Malaria

Malaria adalah penyakit yang disebabkan parasit Plasmodium. Malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit plasmodium. Parasit ini paling banyak ditemui di lima provinsi, yaitu Papua, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

Gejala demam pada malaria dapat muncul sekitar 1 minggu setelah terinfeksi. Gejala yang ditimbulkan dikenal sebagai trias malaria yang terdiri dari demam, menggigil dan berkeringat.

Artikel Lainnya: Tips Cerdik Menghadapi Bayi yang Demam

  1. Radang Tenggorokan

Ilustrasi Wanita Sakit Radang Tenggorokan
Ilustrasi Wanita Sakit Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan adalah masalah semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pun dapat terserang penyakit ini.  Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, bersin, nyeri menelan dan pusing kepala. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri, sehingga membutuhkan pengobatan antibiotik.

  1. Hepatitis

Ilustrasi Hepatitis B
Ilustrasi Hepatitis B

Hepatitis adalah penyakit infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Terdapat berbagai jenis virus hepatitis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Namun paling sering menyerang manusia adalan hepatitis A, B, dan C.

Tanda dan gejalanya adalah demam, nyeri perut kanan atas, mual muntah, nafsu makan menurun, lemas, mudah lelah, nyeri sendi, kuning pada kulit dan sklera mata, serta urine berwarna gelap.

Demam adalah pertanda adanya suatu penyakit dalam tubuh sehingga tidak dapat dianggap remeh. Jika mengalami demam terus-menerus lebih dari 3 hari, segeralah memeriksakan diri ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya. Selain pemeriksaan dari dokter, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan darah di laboratorium untuk memastikannya.

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓