Kenali 7 Tanda Bayi Mengalami Obesitas
searchtext customer service

Waspada, Ini Tanda Bayi Anda Obesitas!

Bayi gemuk bukan berarti obesitas. Tapi ada juga tanda-tanda bayi gemuk yang tak sehat. Bagaimana indikatornya?
Waspada, Ini Tanda Bayi Anda Obesitas!

Orang tua tentunya senang jika memiliki bayi yang gemuk dengan pipi chubby, seperti bayi pada iklan-iklan susu atau makanan bayi. Anda pun jadi tak bosan-bosan mencium dan mencubitnya.

Tapi coba perhatikan, apakah bayi Anda benar-benar gemuk sehat atau malah obesitas?

Ada banyak risiko yang akan muncul di kemudian hari pada bayi dengan obesitas. Risiko tersebut tidak hanya masalah kesehatan fisik, tapi juga terkait masalah psikologis.

Risiko gangguan kesehatan pada bayi dengan obesitas, yaitu gangguan tidur akibat penyumbatan saluran napas, gangguan tulang, asma, hipertensi, diabetes melitus, hingga rasa percaya diri yang kurang.

Itulah sebabnya, orang tua perlu mengenali tanda-tanda bayi obesitas sehingga kondisi ini tidak terbawa sampai ia beranjak besar. Karena bayi gemuk tidak selalu menandakan obesitas, kenali ciri-ciri bayi obesitas lewat uraian berikut:

1 dari 4

1. Kenaikan Berat Badan yang Pesat

Kenaikan Berat Badan yang Pesat pada Bayi
loading

Kenaikan berat badan bayi paling pesat terjadi pada 3 bulan pertama kehidupan. Setelah itu, kenaikan berat badan perlahan-lahan menurun.

Nah, jika bayi terus mengalami kenaikan berat badan yang pesat, maka itu bisa jadi tanda bahwa bayi akan mengalami obesitas!

Kenaikan berat badan ini tentunya harus ditakar secara akurat berdasarkan kurva pertumbuhan, tidak bisa hanya dikira-kira.

Artikel Lainnya: Tips untuk Ibu agar Anak Tidak Obesitas

2. Pipi Bayi Tampak Gembil

Selanjutnya, tanda bayi mengalami obesitas adalah pipinya yang tampak gembil, atau dalam istilah sehari-hari sering disebut sebagai chubby.

Selain pipi yang chubby, hidung pada bayi yang mengalami obesitas juga dapat terlihat lebih pesek karena ‘tertarik’ oleh pipinya yang chubby.

3. Memiliki Lipatan Leher

Tanda bayi Anda obesitas dapat diamati dari adanya lipatan leher. Lipatan leher ini merupakan bagian dari penumpukan lemak yang terjadi pada bayi.

Bayi cenderung memiliki leher yang lebih pendek dari orang dewasa, sehingga lipatan leher akibat obesitas dapat membuat area bagian lipatan lembap dan mudah iritasi atau tumbuh jamur.

2 dari 4

4. Massa Lemak pada Kaki dan Tangan

Massa Lemak pada Kaki dan Tangan
loading

Bayi yang mengalami obesitas memiliki massa lemak yang banyak pada kaki dan tangannya. Massa lemak ini membuat bayi terlihat lebih buntal.

Lemak yang terlalu banyak pada kaki dan lengan terkadang membuat bayi kesulitan dalam menggerakkan kaki dan tangannya. Misalnya, saat hendak melipat kaki ataupun tangannya.

Artikel Lainnya: Penyebab Anak Obesitas Rentan Menjadi Korban Bullying

5. Perut Semakin Membuncit

Selain berat badan yang pesat, bayi obesitas juga bisa dilihat dari perutnya yang membuncit. Meski secara umum perut bayi memang lebih buncit dibandingkan anak yang lebih besar.

Jika bayi mengalami obesitas, maka perutnya akan terlihat lebih buncit dibandingkan anak yang tidak obesitas. Ini terjadi akibat penumpukan massa lemak pada bagian perut.

6. Perubahan pada Kulit

Beberapa perubahan kulit dapat terjadi pada bayi yang mengalami obesitas. Misalnya, munculnya area kulit yang lebih gelap pada bagian belakang leher. Kondisi ini dinamakan acanthosis nigricans.

Perubahan kulit juga dapat terjadi pada area-area lipatan lemak, seperti leher, lipat paha, dan bokong yang mudah menjadi kemerahan akibat iritasi karena kondisi tertutup dan lembap.

3 dari 4

7. Malas Bergerak

Malas Bergerak
loading

Ciri bayi obesitas lainnya adalah cenderung lebih malas bergerak. Ini terjadi karena ia kesulitan mengangkat massa tubuhnya yang berat.

Anak akan kesulitan berguling dan mengangkat tubuhnya untuk bangun atau berdiri. Bahkan terkadang, bayi dengan obesitas dapat mengalami perkembangan motorik yang lebih lambat dibandingkan bayi normal.

Baca Juga

Nah, kini Anda telah mengetahui apa saja tanda-tanda obesitas pada bayi. Segera konsultasikan kepada dokter bila Anda mencurigai si Kecil menunjukkan ciri-ciri di atas. Dengan begitu, efek dari berat badan berlebih tidak mengganggu kesehatannya.

Konsultasikan masalah kesehatan anak kepada dokter lebih mudah melalui Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[WA]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Nofiyanty Nicolas, Sp.A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Ifrah Ayuna Siregar, M. Ked(Ped), Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Andrew Limantoro, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 30.000

ARTIKEL TERKAIT

Atasi Long COVID pada Anak, Bolehkah Diberi Paracetamol?

Info Sehat
21 Des

Tips Menjaga Kesehatan Anak di Musim Pancaroba

Info Sehat
21 Des

Awas, Obesitas Bisa Meningkatkan Risiko Retinopati Hipertensi

Info Sehat
20 Des

Kepala Peyang pada Bayi, Bisa Diperbaiki?

Info Sehat
17 Des

Ketombe pada Anak, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Info Sehat
17 Des

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat