Tips Bebas Stres Saat Memasuki Fase Setengah Baya

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 10 Agu 2018, 10:00 WIB
Adanya rasa tertekan menghadapi masa tua bisa bikin stres pada fase setengah baya. Adakah tips bebas stres untuk menghadapi tahapan ini?
Tips Bebas Stres Saat Memasuki Fase Setengah Baya (Ivanko80/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat seseorang memasuki usia setengah baya atau memasuki rentang usia 50 tahun, biasanya akan terjadi kegalauan. Pada usia ini biasanya tinggal menanti masa pensiun. Seseorang biasanya akan membayangkan penurunan produktivitas secara drastis dan takut dilanda kebosanan, sehingga memicu rasa kesepian, tidak berguna, dan tidak bahagia. Akibatnya timbul stres hingga mengalami midlife crisis atau midlife blues alias krisis paruh baya. Memang fase ini tidak mudah, tapi apa mungkin bisa bebas stres saat memasuki fase setengah baya ini?

Sebutan krisis paruh baya pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965 oleh Elliot Jacques, seorang psikoanalis dari Kanada untuk menggambarkan tantangan selama masa peralihan yang banyak dialami orang dewasa kisaran umur 40-60 tahun.

Salah satu ciri Anda sedang mengalami krisis fase paruh baya, antara lain:

  • Gelisah. Ini dirasakan pada hampir sebagian besar aspek hidup dan merasa perlu untuk mengambil tindakan untuk menjadikan keadaan lebih baik.
  • Khawatir. Anda merasa cuma punya sedikit waktu untuk membuat perubahan.
  • Pilihan impulsif. Membuat pilihan dan keputusan yang tidak biasa. Banyak orang yang melalui fase “pemberontakan” layaknya remaja.

Jika Anda mengalami stres atau ciri yang disebutkan di atas, jangan langsung menyerah pada keadaan. Dilansir dari laman Healthline, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar bebas stres saat memasuki fase paruh baya.

  1. Anggap semuanya wajar

Pahami bahwa ini adalah fenomena yang bersifat universal, yang sebetulnya dapat membantu Anda untuk berhenti menyalahkan diri sendiri dan belajar untuk menerima. Lewat sebuah penelitian yang dipublikasikan di “Journal of Psychosomatic Research”, peneliti menemukan bahwa stres harian mengalami penurunan yang nyata pada usia 50-85 tahun dan kemungkinan ini disebabkan tingkat kebahagiaan yang meningkat.

  1. Berhenti memberi tekanan pada diri sendiri

Bisa jadi Anda merasa tidak puas dengan pencapaian hidup sejauh ini, sehingga memunculkan keinginan untuk mengubah ketidakpuasan tersebut. Akibatnya tentu saja stres, apalagi jika Anda menyadari bahwa mengubah keadaan menjadi lebih baik adalah sesuatu yang mustahil atau gagal saat mencoba. Pada tahap ini, stres yang dirasakan bisa menjadi lebih buruk.

Cobalah alihkan pikiran dan buang jauh-jauh pikiran negatif. Mulailah membuat rencana untuk melakukan hal-hal seperti membaca buku, berkebun, bermusik, atau melakukan hobi yang sudah lama terlupakan. Hal-hal tersebut akan membuat Anda sibuk dan teralihkan dari pikiran negatif. Perlahan, Anda pun akan kembali menemukan semangat baru dan kembali menikmati hidup.

  1. Jalani aktivitas secara normal

Saat usia 50-an, dengan status pensiunan, atau ditinggal pasangan, atau kehilangan anak-anak yang sibuk dengan kehidupannya masing-masing, ini bisa membuat Anda ketakutan akan masa depan dan membuat Anda pesimis. Cobalah untuk meningkatkan kualitas hidup dengan tetap melakukan aktivitas senormal mungkin. Lakukan meditasi, peregangan, dan perbanyak berjalan-jalan di luar rumah yang juga mampu mempertahankan kebugaran tubuh.

  1. Bercerita pada orang terdekat

Banyak yang merasa sulit untuk menjangkau orang lain ketika mereka merasa tidak puas pada usia setengah baya. Bisa jadi karena gengsi atau takut menyiratkan bahwa ada yang salah dengan mereka, atau bisa juga takut menerima penolakan dari orang sekitar. Padahal, berbagai cerita dan perasaan dengan orang terdekat bisa menjadi solusi, mengurangi beban dalam hati dan pikiran. Memiliki orang terdekat juga bisa membantu untuk mencegah Anda melakukan sesuatu yang impulsif dan gegabah.

  1. Yakinlah bahwa semuanya akan berlalu

Midlife crisis yang dialami saat memasuki fase setengah baya memang tidak mudah, bergantung pada kondisi masing-masing individu. Tanamkan pada pikiran bahwa pada akhirnya segalanya akan baik-baik saja. Jadilah individu yang tenang dan penuh rasa sabar, dan selesaikan satu per satu masalah dalam hidup.

Stres saat memasuki fase setengah baya dapat dihadapi dengan baik apabila Anda mencari sumber dari rasa tidak bahagia yang dirasakan, kemudian membuat keputusan yang penuh pertimbangan untuk mengatasinya. Ingat, bebas stres saat memasuki fase ini bukanlah sesuatu yang mustahil. Semua orang berhak untuk bahagia dan menikmati hidup pada usia berapa pun!

[RN/ RVS]