Kiat Lindungi Kesehatan si Kecil Saat Ikut Lomba 17 Agustusan

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 17 Aug 2018, 15:15 WIB
Momen lomba 17 Agustusan sangat dinantikan anak-anak untuk ikut berlaga. Agar kesehatan si Kecil selalu terjaga saat lomba, ini kiatnya.
Kiat Lindungi Kesehatan si Kecil Saat Ikut Lomba 17 Agustusan (Liputan6)

Klikdokter.com, Jakarta Momen hari kemerdekaan pada 17 Agustus biasanya dimeriahkan dengan lomba-lomba, baik di lingkungan perumahan, di kantor, atau bahkan di sekolah. Banyak anak-anak yang ikut serta dalam perlombaan. Jika kondisi kesehatan si Kecil tidak terjaga dengan baik, ia jadi rentan tertular penyakit. Untuk itu orang tua harus melindungi kesehatan anak-anak ketika mengikuti lomba.

Lomba 17 Agustusan memang menjadi salah momen yang paling ditunggu tiap tahunnya ketika merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Anak-anak biasanya ikut lomba balap karung, makan kerupuk, sepeda hias, memasukkan paku ke dalam botol, menaruh bendera di dalam botol, atau membawa kelereng menggunakan sendok yang digigit di mulut.

Namun, lomba-lomba yang biasanya digelar justru tidak memperhatikan kondisi kebersihan. Apalagi, lomba biasanya dilakukan di luar ruangan yang membuat kuman mudah tersebar. Kuman-kuman itu bisa mengakibatkan penyakit bagi anak Anda. Jika si Kecil jatuh sakit setelah berlomba, tentu justru membuat Anda repot setelah perayaan 17 Agustusan.

Menurut dr. Atika dari Klikdokter, dengan menerapkan kebiasaan sehat termasuk menjaga kebersihan, anak dapat turut serta merayakan momen 17 Agustusan tanpa khawatir terserang penyakit.

Anak-anak Anda harus dijaga kesehatannya karena ada kegiatan lain yang menanti selepas acara 17 Agustusan. Jangan biarkan anak Anda malah terganggu aktivitas lainnya gara-gara tidak diperhatikan kesehatannya saat momen perayaan hari kemerdekaan Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan sehat yang bisa Anda terapkan kepada anak-anak Anda:

1. Mencuci tangan dengan bersih

Ajarkan anak Anda untuk mencuci tangan dengan bersih setelah bersentuhan dengan benda kotor atau sehabis beraktivitas di luar. Ajarkan juga cara yang benar, yakni cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, lalu bersihkan seluruh bagian tangan, termasuk sela-sela kuku.

2. Menjaga kuku tangan tetap pendek dan bersih

Kuku tangan yang panjang berpotensi "menyimpan" kuman. Misalnya, anak Anda mengikuti lomba yang berhubungan dengan tanah. Kuman dari tanah bisa menyebabkan infeksi saluran pencernaan dan mengakibatkan gizi buruk.

3. Mandi dengan bersih setelah berkeringat

Keringat berlebih dalam tubuh menyebabkan pertumbuhan kuman lebih cepat. Pastikan anak Anda mandi dengan bersih sehabis aktivitas fisik. Mintalah ia untuk membersihkan tubuhnya dengan cermat mulai dari kepala sampai kaki. Ini agar anak Anda terbebas dari debu dan kotoran, sel-sel kulit mati, dan kuman yang menempel.

4. Membersihkan luka dengan cairan antiseptik

Kondisi yang juga rentan terjadi pada anak saat mengikuti lomba adalah terluka. Ini bisa terjadi karena mereka terjatuh, tergores atau terantuk sesuatu. Jika anak mengalami luka jangan disepelekan, karena luka bisa menjadi pintu masuknya bakteri Clostridium tetani penyebab penyakit tetanus. Segera bersihkan luka dengan cairan antiseptik dan tutup dengan kasa steril agar terhindar dari kotoran atau kuman yang berbahaya.

5. Istirahat yang cukup

Menurut dr. Caessar Pronocitro M.Sc Sp.A dari Klikdokter, istirahat cukup bagi anak-anak sangat diperlukan, apalagi jika mereka sehabis melakukan aktivitas fisik. Ini agar anak Anda punya daya tahan tubuh yang membuat anak terhindar dari infeksi berbagai penyakit.

Lakukanlah tips di atas agar keceriaan anak Anda pada momen 17 Agustusan tidak rusak. Orang tua harus cermat dalam menjaga kondisi kesehatan si Kecil agar mereka bisa terhindar dari berbagai penyakit. Terapkan kebiasaan sehat kepada anak sejak kecil, agar mereka terbiasa melakukannya hingga dewasa.

[RN/ RVS]