Perlukah Penonton Asian Games Mendapat Vaksin Influenza?

Oleh dr. Karin Wiradarma pada 18 Aug 2018, 08:30 WIB
Influenza adalah penyakit yang sangat menular. Lantas, perlukah penonton Asian Games mendapat vaksin influenza?
Perlukah Penonton Asian Games Mendapat Vaksin Influenza? (Abdul-Razak-Latif/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Perhelatan akbar Asian Games 2018 sebentar lagi akan dilangsungkan di Palembang dan Jakarta. Apakah Anda sudah bersiap-siap membeli tiket untuk menyaksikan langsung pertandingan pada cabang olahraga favorit? Jika sudah, langkah selanjutnya yang Anda lakukan adalah mempersiapkan kondisi kesehatan.

Ya, bagi Anda yang hendak menyaksikan secara langsung perhelatan Asian Games 2018, mempersiapkan kondisi kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan. Karena di arena pertandingan Anda akan berpapasan langsung dengan banyak orang dengan latar belakang kesehatan yang berbeda. Jika kondisi tubuh Anda tidak prima, bukan tak mungkin Anda akan terserang penyakit, salah satunya influenza.

Lebih dalam tentang influenza

Influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Gejala dari penyakit ini menimbulkan keluhan yang lebih parah daripada batuk pilek biasa, yaitu demam tinggi lebih dari 38⁰C, nyeri otot, menggigil, keringat dingin, sakit kepala, batuk kering, kelemahan tubuh, badan lemas, hidung tersumbat, dan nyeri tenggorok.

Influenza perlu segera diberikan tindakan penanganan. Sebab penyakit tersebut dapat mengancam nyawa jika terjadi secara berkelanjutan, apalagi sudah menimbulkan komplikasi.

Perlukah vaksin influenza?

Melihat beratnya gejala influenza dan keparahan yang dapat ditimbulkan, Centers for Disease Prevention (CDC) menganjurkan bagi mereka yang sudah berusia 6 bulan ke atas untuk mendapatkan vaksinasi influenza secara rutin setiap tahun. Vaksinasi jenis ini telah terbukti aman dan boleh diberikan pada siapa pun, termasuk ibu hamil.

Senada dengan CDC, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) juga merekomendasikan pemberian vaksinasi influenza sejak usia 6 bulan yang diulang setiap tahun.

Selain itu, CDC juga sangat merekomendasikan agar kelompok tertentu mendapatkan vaksinasi influenza setiap tahunnya. Kelompok yang dimaksud di sini adalah:

  • Anak usia 6 bulan hingga 4 tahun.
  • Orang yang berusia 50 tahun ke atas.
  • Mereka yang menderita penyakit paru-paru (termasuk asma), kardiovaskular (kecuali hipertensi), ginjal, liver, saraf, darah, dan metabolik (termasuk diabetes).
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah (termasuk pengidap HIV), wanita yang merencanakan kehamilan, anak, dan lansia.
  • Petugas kesehatan dan pengasuh bayi.

Kelompok khusus tersebut sangat dianjurkan mendapatkan vaksinasi influenza setiap tahun, karena mereka dikhawatirkan dapat terjangkit penyakit influenza yang menimbulkan keluhan lebih berat daripada orang lain pada umumnya.

Di sisi lain, meski vaksin influenza sedemikian pentingnya, ada beberapa orang yang sebaiknya tidak menerima vaksinasi ini, atau setidaknya harus berkonsultasi dulu kepada dokter. Mereka yang disebutkan di sini adalah bayi berusia kurang dari 6 bulan, dan orang dengan reaksi alergi hebat terhadap gelatin, antibiotik, dan telur.

Vaksinasi influenza memang tidak diwajibkan. Namun, apabila Anda memiliki kesempatan dan akses untuk mendapatkannya, sebaiknya jangan tunda apalagi ragu. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan? Selamat menonton Asian Games 2018!

[NB/ RVS]