Tips agar Tak Tertular Penyakit Saat Nonton Asian Games

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 18 Aug 2018, 09:00 WIB
Nonton langsung Asian Games memang seru. Tapi tetaplah waspada, bisa jadi virus dan bakteri bertebaran. Anda jadi rentan tertular penyakit.
Tips agar Tak Tertular Penyakit Saat Nonton Asian Games (Hafiz-Johari/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menonton beragam pertandingan dalam Asian Games secara langsung memang lebih terasa semangatnya. Anda akan berbaur bersama ratusan, bahkan ribuan orang lain dari berbagai penjuru Asia yang memadati stadion. Namun tanpa disadari kondisi ini bisa menimbulkan risiko tertular penyakit.

Tahukah Anda ada penelitian yang menyebutkan bahwa bakteri bertebaran di area publik, bahkan jumlahnya hingga 19 kelas bakteri! Jenis-jenis bakteri terbanyak adalah Propionibacterium, Corynebacterium, Staphylococcus, dan Streptococcus. Termasuk pula jenis bakteri seperti Escherichia coli yang berkaitan dengan saluran pembuangan manusia.

Bakteri terbanyak ada di permukaan toilet umum, yaitu permukaan dalam dan luar pintu toilet umum, wastafel, pegangan keran air, pegangan pintu, dispenser sabun, dudukan toilet, knop untuk flush toilet, dan lantai toilet. Ini menjadikan publik seperti stadion olahraga juga tak kebal bakteri, sehingga Anda harus waspada!

Berdasarkan penjelasan dari dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, berada di tengah keramaian seperti saat menonton pertandingan Asian Games membuat Anda rentan tertular beberapa penyakit, antara lain:

1. Influenza

Influenza adalah penyakit saluran pernapasan yang diakibatkan oleh virus, yang dapat menyerang hidung, tenggorok, hingga paru. Gejala umum yang terjadi akibat influenza adalah batuk, pilek, nyeri tenggorok, dan demam. Penyakit ini bisa menular lewat percikan liur (droplet) yang bisa diembuskan ke udara saat suporter meneriakkan yel-yel, batuk, bersin, maupun berbicara.

2. Campak

Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Paramyxovirus. Campak memberikan gejala berupa demam, batuk kering, hidung berair, radang konjungtiva (konjungtivitis), dan bercak merah di kulit.

“Campak sangat mudah ditularkan melalui percikan liur seseorang. Droplet ini bisa hinggap di suatu benda dan bertahan selama beberapa jam sebelum akhirnya hinggap di hidung, mulut, atau mata Anda,” kata dr. Andika.

3. Hepatitis A

Penyakit yang terjadi akibat infeksi virus hepatitis A ini menyerang organ hati. Hepatitis A menimbulkan reaksi peradangan pada penderitanya, sehingga otomatis fungsi hati akan terganggu. Gejala yang timbul akibat hepatitis A meliputi lemas, mual atau muntah tiba-tiba, nyeri perut (terutama bagian kanan atas), nafsu makan berkurang, urine berwarna gelap, nyeri sendi, dan kulit berwarna kuning.

4. Cacar air

Penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster ini menimbulkan gejala khas berupa bercak merah berair (lenting) yang terasa gatal. Gejala lainnya adalah demam, kurangnya nafsu makan, sakit kepala, dan badan lemas.

Cacar air sangat mudah menular, baik melalui kontak langsung dengan bercak merah penderita ataupun percikan liur yang tersebar dari batuk maupun bersin. Kualitas udara di stadion olahraga saat nonton Asian Games mungkin saja meragukan. Ditambah dengan kondisi yang ramai, Anda bisa tertular cacar air.

5. Demam tifoid

Biang kerok demam tifoid alias tifus adalah bakteri Salmonella typhi, dengan gejala demam tinggi, sakit kepala, nyeri perut, diare, atau konstipasi. Penularan penyakit ini bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bakteri salmonela. Tangan atau benda yang terkontaminasi dapat menjadi media bagi bakteri untuk masuk ke dalam mulut Anda.

1 of 2

Kiat tak tertular penyakit saat nonton Asian Games

Jangan biarkan keriaan setelah menonton pertandingan favorit ajang Asian Games harus pudar karena Anda tertular penyakit. Sebagai langkah antisipasi, lakukan beberapa kiat yang dipaparkan oleh dr. Atika dari KlikDokter ini:

  • Rajin mencuci tangan. Dengan rajin mencuci tangan, kuman yang menempel setelah Anda menyentuh benda tertentu atau terpapar droplet dapat hilang dan tidak dapat masuk ke dalam tubuh. Mencuci tangan terbukti dapat mencegah Anda tertular dari penyakit saluran cerna, kulit, serta pernapasan. Cuci tangan secara benar, yaitu dengan sabun dan air mengalir, lalu bersihkan seluruh bagian tangan termasuk lipatan kulit dan sela kuku.
  • Menjaga kuku tangan tetap pendek dan bersih. Kebersihan tangan sangat penting karena tangan adalah sarana perpindahan kuman yang paling mudah. Kuku panjang memungkinkan terselipnya berbagai jenis kuman di sela kuku.
  • Pilih makanan dan minuman yang terjaga kebersihannya. Pilih tempat makan yang Anda yakini kebersihannya agar terhindar dari penyakit saluran cerna.
  • Mandi setelah tubuh banyak berkeringat. Keringat yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan kuman terjadi lebih cepat karena kuman-kuman menyukai lingkungan yang lembap. Sepulang dari nonton pertandingan di Asian Games, bersihkan tubuh hingga area lipatan yang sering terlewatkan.
  • Jaga daya tahan tubuh. Sebanyak apa pun kuman yang ada di sekitar Anda, risiko Anda tertular penyakit akan menurun jika Anda memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Konsumsilah makanan bergizi seimbang, cukupi kebutuhan cairan, olahraga yang teratur, serta istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh dapat bekerja secara optimal.

Dengan mengikuti kiat-kiat di atas, Anda bisa mencegah tertular berbagai penyakit akibat nonton pertandingan langsung Asian Games. Jangan sampai euforia pesta olahraga Asia ini rusak karena Anda terjangkit penyakit. Daripada tertular penyakit, lebih baik bersama-sama menularkan semangat sehat!

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓