Membersihkan Rahim dengan Obat Herbal, Amankah?

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 20 Aug 2018, 09:34 WIB
Membersihkan rahim dengan obat herbal bukanlah cara yang tepat dan aman untuk dilakukan. Bagaimana fakta medisnya?
Membersihkan Rahim dengan Obat Herbal, Amankah? (Joana Lopes/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Rahim sangat identik dengan kesuburan. Tak heran karena hal itu, banyak wanita yang memberikan perlakuan khusus pada rahim, seperti tindakan membersihkan rahim. Dalam hal ini, obat-obatan herbal dianggap menolong sehingga sering digunakan untuk membersihkan rahim.

Perlukah membersihkan rahim?

Sebenarnya membersihkan rahim secara rutin sama sekali tidak diperlukan. Tubuh Anda secara alamiah sudah memiliki mekanisme untuk membersihkan rahim dan memastikannya dalam keadaan bebas bakteri atau kuman lainnya.

Setelah haid pun, tindakan membersihkan haid guna mengeluarkan sisa-sisa darah kotor sama sekali tidak diperlukan. Pasalnya, untuk memastikan darah haid keluar semuanya, rahim akan melakukan kontraksi berkala. Pada beberapa orang, kontraksi ini menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri pada perut bawah. Namun pada sebagian orang lainnya, tidak merasakan gejala apa pun saat rahim berkontraksi.

Membersihkan rahim hanya dibutuhkan pada dua keadaan. Pertama adalah setelah melahirkan. Saat itu, rahim secara perlahan harus bersih dari sisa selaput amnion (selaput pembungkus bayi), cairan ketuban, dan darah. Kedua adalah setelah rahim mengalami keguguran. Rahim harus dipastikan bersih dan bebas dari sisa jaringan tubuh janin dan plasenta.

Pada dua kondisi tersebut, sebenarnya secara alami, tubuh juga melakukan usaha untuk membersihkan rahim. Namun jika proses alami tersebut tidak berjalan baik, kadang dokter perlu memberikan obat untuk merangsang kontraksi rahim agar sisa-sisa darah dan kotoran di dalam rahim bisa didorong keluar. Jika tidak berhasil dengan obat, kadang kala kuretase perlu dilakukan oleh dokter.

Membersihkan rahim dengan obat herbal

Membersihkan rahim dengan obat herbal bukanlah hal yang dianjurkan secara medis. Ada dua alasan yang mendasarai mengapa membersihkan rahim dengan obat herbal tidak dianjurkan.

Pertama, belum ada bukti ilmiah yang kuat yang menyatakan bahwa zat herbal efektif untuk membersihkan rahim. Salah satu zat herbal yang populer di masyarakat untuk membersihkan rahim adalah daun sirih. Daun sirih memang memiliki efek antiseptik tetapi efek tersebut tidak cukup untuk bisa membersihkan rahim dengan baik.

Selanjutnya, membersihkan rahim dengan zat herbal juga memiliki sejumlah risiko. Karena higienitas dan sterilitas dalam proses pembuatan zat tersebut tidak bisa dipastikan, rahim bisa berisiko mengalami infeksi akibat penggunaan zat herbal. Infeksi pada rahim dapat menimbulkan perdarahan dan keputihan. Dan bila infeksi terjadi berkepanjangan, perlengketan rahim yang berujung pada infertilitas dapat terjadi.

Cara yang baik untuk menjaga kebersihan rahim

Untuk menjaga kebersihan rahim, sebenarnya obat herbal atau zat pembersih khusus rahim tidak diperlukan. Berikut ini cara yang baik dan mudah untuk menjaga kebersihan rahim:

  1. Hanya berhubungan intim dengan satu pasangan seksual.
  2. Berenang secara rutin juga dapat dilakukan karena ini merupakan olahraga terbaik untuk melatih otot rahim.
  3. Jaga berat badan tetap ideal.
  4. Pastikan asupan asam folat tercukupi dengan mengonsumsi banyak sayuran hijau (bayam, brokoli, dan sawi hijau), buah yang kaya asam folat (pepaya, alpukat, dan pisang), telur, ikan, dan susu.
  5. Hindari paparan asam rokok.
  6. Hindari menggunakan kontrasepsi hormonal (seperti pil KB, KB suntik, atau implan) dalam jangka waktu yang terlalu lama.
  7. Jangan menggunakan pembalut yang mengandung klorin atau pewangi.

Untuk membersihkan rahim, obat herbal atau zat pembersih kewanitaan khusus tidaklah diperlukan. Cukup dengan melakukan tujuh hal sederhana tersebut, kesehatan rahim akan terjaga dengan baik. Namun jika Anda mengalami gejala gangguan kesehatan tertentu, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[RS/ RVS]

Nurul SafitryNurul Safitry

nurul sering merasa nyeri perut

Dyah AbraelDyah Abrael

apa obat na