4 Manfaat Olahraga Wushu bagi Kesehatan

Oleh dr. Astrid Wulan Kusumoastuti pada 26 Aug 2018, 10:09 WIB
Yuk, berkenalan dengan wushu, olahraga bela diri dengan segudang manfaat kesehatan ini.
4 Manfaat Olahraga Wushu bagi Kesehatan (Foto: Liputan6)

Klikdokter.com, Jakarta Asian Games 2018 tampaknya tak hanya menjadi ajang berkompetisi olahraga antarnegara Asia, tapi juga menjadi wadah perkenalan masyarakat dengan berbagai cabang olahraga yang sebelumnya tidak populer. Wushu adalah salah satunya.

Kemenangan Lindswell Kwok yang dielu-elukan sebagai ratu wushu, turut mengharumkan nama olahraga wushu di Indonesia, meski jenis bela diri ini adalah salah satu jenis bela diri tertua di dunia.

Apa itu wushu?

Meski dikategorikan cabang bela diri, tapi jangan salah, wushu justru terkenal dengan gerakannya yang indah dan luwes. Dalam bahasa Cina, wushu terdiri dari kata “wu” yang berarti bela diri dan “shu” mewakili seni.

Dari makna bahasa, kata wushu bisa bermakna luas mencakup jenis bela diri lainnya mulai dari karate asal Negeri Sakura hingga gulat dari negara Barat. Namun, saat mendengar kata wushu, kebanyakan orang serta-merta memahaminya sebagai sebuah jenis bela diri tangan kosong asal Cina yang kental dengan filosofi pada setiap gerakan dan keluwesannya.

Awalnya, wushu digunakan sebagai teknik untuk bela diri dan bertahan hidup saat Cina masih dalam jaman peperangan. Kini, wushu identik sebagai olahraga ekshibisi. Penilaiannya berdasarkan ketepatan setiap gerakannya, sesuai standar yang telah ditetapkan untuk kompetisi, serupa dengan senam dan gimnastik lainnya.

1 of 2

Wushu dan manfaatnya bagi kesehatan

Meski dilombakan sebagai olahraga ekshibisi, tapi tak sedikit orang yang memilih wushu sebagai olahraga rutin karena berbagai manfaatnya bagi kesehatan. Gerakan yang bervariasi sekaligus filosofi ketenangan dan keindahan dalam olahraga wushu memiliki banyak manfaat spesifik bagi tubuh. Manfaat tersebut antara lain:

  1. Kekuatan

Meski terlihat indah dan luwes, gerakan wushu menuntut kekuatan otot terutama kaki, perut, dan punggung bawah untuk mempertahankan berbagai pose. Wushu dengan pedang atau taijijian-taijiquan seperti nomor yang dimenangkan Lindswell, juga berfungsi seperti latihan beban karena tuntutan mempertahankan pedang pada posisi sempurna. Mereka yang rutin berlatih wushu tak jarang memiliki otot yang terbentuk apik layaknya penari dan pesenam.

  1. Kelenturan

Olahraga wushu erat kaitannya dengan membentuk dan melatih kelenturan tubuh dengan cara meregangkan paha, betis, pinggul, dada, punggung, dan bahu. Bahkan, sendi kecil seperti pergelangan tangan dan kaki pun akan meregang jika Anda melakukan gerakan wushu dengan tepat.

Tak heran, atlet kelas dunia seperti Lindswell dapat melompat di udara dan mendarat dengan posisi kaki split tanpa kesulitan dengan nilai mendekati sempurna berkat latihan yang rutin.

  1. Keseimbangan dan koordinasi

Berbagai gerakan dari wushu menuntut keseimbangan seperti melompat dan mendarat dengan satu kaki, sehingga akan melatih sensor keseimbangan Anda baik sensor pusat maupun sensor yang terletak di serat-serat otot gerak.

Untuk bisa mengatur keseimbangan saat melakukan gerakan wushu dengan baik, Anda juga akan melatih koordinasi mata dengan tangan dan kaki, yang tentunya memiliki berbagai manfaat untuk kegiatan sehari-hari.

  1. Stamina dan kesabaran

Berbeda dengan kebanyakan jenis bela diri lain yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan, wushu melatih Anda untuk melakukan gerakan secara perlahan tapi efektif. Hal ini tak hanya melatih agresivitas, tapi juga mampu mengendalikan diri untuk tidak tergesa-gesa dalam melakukan setiap gerakan.

Ritme wushu yang tidak terlalu cepat juga tidak berarti Anda tidak membutuhkan stamina yang tinggi untuk melakukan olahraga ini. Selain kekuatan mental untuk mengendalikan diri, Anda juga akan berlatih pernapasan yang menjadikan stamina lebih baik untuk melakukan gerakan yang terkontrol dalam waktu yang panjang.

Jika Anda berniat mencoba sesuatu yang baru sebagai olahraga, wushu dapat menjadi pilihan yang menarik. Olahraga ini tak hanya diperuntukkan bagi usia muda. Usia lanjut pun dapat melakukannya karena gerakannya yang tidak menuntut kecepatan dan kekerasan, melainkan ketenangan dan konsentrasi. Terutama bagi lansia, olahraga ini sekaligus akan melatih pernapasan agar kerja jantung dan paru menjadi lebih baik. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencoba olahraga wushu seperti Lindswell Kwok, sang ratu wushu?

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓