Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini

Oleh Nur Budhi pada 26 Aug 2018, 16:50 WIB
Kram otot dapat sangat mengganggu aktivitas, bahkan hingga menurunkan kualitas hidup Anda. Cegahlah dengan mengonsumsi makanan ini.
Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Maksym Azovtsev/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa hari  belakangan ini, kram otot seakan menjadi penyakit yang paling banyak dibicarakan, khususnya oleh masyarakat Indonesia. Ini karena penyakit tersebut menyebabkan atlet bulu tangkis Indonesia, Anthony Ginting terpaksa harus menyerah dari atlet China, Shi Yuqi, pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018, Rabu (22/8/2018).

Kram otot memang dapat terjadi tanpa diduga-duga. Kondisi ini tak hanya menyerang atlet, tapi juga orang pada umumnya. Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, kram otot terjadi pada 70% lansia.

“Meski lebih banyak dialami lansia, kram otot juga bisa terjadi pada usia muda. Sebanyak satu dari tiga orang dewasa mengalami kram otot betis ketika tidur di malam hari,” kata dr. Karin.

Lebih lanjut, dr. Karin menjelaskan bahwa kram otot bisa terjadi akibat olahraga berlebihan, melakukan gerakan yang tidak biasa, bernapas terlalu cepat, dehidrasi, dan kondisi medis tertentu.

“Kehamilan, terutama pada minggu ke-24 hingga 36, juga dapat menyebabkan kram otot betis.  Selain itu, kekurangan sejumlah vitamin juga dapat menyebabkan kram otot.” tambah dr. Karin.

Mencegah kram otot

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kram otot, salah satunya mengonsumsi asupan tertentu. Beberapa makanan yang terbukti dapat menurunkan risiko kram otot, antara lain:

  1. Greek yoghurt

Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (DONOT6_STUDIO/Shutterstock)
Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (DONOT6_STUDIO/Shutterstock)

Salah satu asupan yang bisa Anda jadikan pilihan untuk mencegah kram otot adalah Greek yoghurt. Salah satu jenis produk olahan susu ini mengandung sejumlah probiotik, protein dan kalsium dua kali lipat daripada yoghurt biasa.

Karena kaya akan kandungan zat gizi tersebut, Greek yoghurt dapat membantu mengatur kontraksi dan relaksasi otot agar tidak terjadi kram.

  1. Pisang

Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Nishihama/Shutterstock)
Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Nishihama/Shutterstock)

Buah berwarna kuning ini kaya akan kandungan potasium (kalium), yang berperan untuk membantu pergerakan otot serta menjaga sel tubuh tetap berfungsi dengan baik.

Agar efektivitas potasium dalam pisang bisa terserap ke tubuh dengan lebih optimal, konsumsilah buah berkulit kuning ini dalam keadaan segar.

  1. Daging

Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Sea Wave/Shutterstock)
Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Sea Wave/Shutterstock)

Menurut American Academy of Neurology, mencukupi kebutuhan vitamin B kompleks setiap hari dapat membantu mencegah terjadinya kram otot, serta kerusakan fungsi otot maupun saraf.

Salah satu asupan yang terbukti mengandung vitamin B kompleks adalah daging, baik sapi maupun kambing. Jadi, jika Anda tak ingin mengalami kram otot, tak ada salahnya untuk mengonsumsi daging sapi atau kambing dalam porsi yang disesuaikan.

  1. Kacang-kacangan

Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Chanwangrong/Shutterstock)
Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Chanwangrong/Shutterstock)

Kacang almond, kacang kedelai, dan kacang tanah adalah contoh dari makanan yang mengandung vitamin E tinggi. Diketahui bahwa vitamin tersebut memainkan peran dalam mendukung produksi sel darah merah dan sirkulasi darah, yang pada akhirnya mencegah terjadinya kram otot.

  1. Sayuran hijau

Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Africa Studio/Shutterstock)
Cegah Kram Otot dengan 5 Makanan Ini (Africa Studio/Shutterstock)

Salah satu kandungan yang ada pada sayuran hijau—seperti bayam dan brokoli—adalah magnesium. Mineral tersebut dapat membantu mengendalikan kinerja otot, baik ketika kontraksi (tegang) maupun relaks (lemas).

Atas alasan itu, mengonsumsi sayuran hijau pada porsi yang seimbang dapat membantu mencegah terjadinya kram otot.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, Anda wajib mengonsumsi asupan di atas bersamaan dengan menu sehat dan bergizi lainnya. Jangan lupa untuk memperhatikan porsi setiap konsumsi agar tidak berlebihan.

Di samping itu, iringi pula konsumsi asupan tersebut dengan penerapan gaya hidup sehat, berolahraga secara rutin dan teratur, hindari rokok dan alkohol, serta istirahat cukup. Dengan kombinasi ini, niscaya kram otot tak akan terjadi di kemudian hari.

[RVS]