9 Gejala Kanker pada Pria yang Wajib Diketahui

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 28 Aug 2018, 16:00 WIB
Gejala kanker pada pria bisa menyerupai gejala gangguan kesehatan lain. Waspadalah sejak dini!
9 Gejala Kanker pada Pria yang Wajib Diketahui (Monkey-Business-Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu cara terbaik untuk menangani kanker adalah dengan deteksi dini. Makin awal penderita menyadari, akan makin mudah pula untuk disembuhkan. Karena itu, penting untuk lebih mengenal tubuh Anda dan sadar akan setiap perubahan yang terjadi. Bagi pria, misalnya, gejala kanker dapat menyerupai gejala awal gangguan kesehatan lain sehingga banyak yang cenderung mengabaikannya.

Dilansir Reader’s Digest, berikut keluhan-keluhan yang dapat menjadi pertanda adanya kanker pada pria:

1. Sulit kencing

Jika Anda sering mengeluh sulit kencing, mendapati darah pada urine atau cairan mani, hingga mengalami disfungsi ereksi, segera kunjungi dokter. Keluhan-keluhan tersebut bisa jadi pertanda kanker prostat.

Moshe Shike, peneliti dari Memorial Sloan Kettering Cancer Centre di New York, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa gejala kanker prostat tidak selalu jelas hingga tahap agresif. Ia mengaku sering melihat pasien yang mengabaikan gejala ini hingga enam bulan sebelum benar-benar mencari bantuan. Semakin cepat Anda memeriksa gejala, maka akan semakin baik.

2. Perubahan pada testis

Sama seperti wanita yang harus memperhatikan kondisi payudaranya, pria juga mesti peduli dengan kesehatan testisnya. Jika Anda mendapati perubahan dalam ukuran (salah satu atau keduanya), dan jika mereka tampak bengkak atau berat, ini bisa menjadi pertanda kanker testis. Kanker testis umum terjadi pada pria usia muda dan setengah baya.

3. Perubahan pada kulit

Pria berusia di atas 50-an dua kali lebih mungkin terkena kanker kulit daripada wanita di usia yang sama. Hal ini disebabkan karena pria menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari daripada wanita dan cenderung jarang memakai tabir surya. Selain itu, pria juga lebih jarang untuk mengunjungi dokter dibandingkan wanita.

Jika Anda menemukan perubahan pada kulit, seperti tahi lalat yang makin gelap atau lebih besar, segera periksakan. Melanoma, salah satu bentuk kanker kulit, ditandai dengan flek yang berbentuk tidak beraturan (tidak bulat) dan berwarna lebih gelap.

1 of 3

Selanjutnya

4. Pendarahan di anus

Jika Anda mengalami pendarahan ketika duduk, hal itu bisa jadi karena wasir atau penyakit jinak lainnya. Namun, tanda tersebut juga bisa mengacu pada kanker usus besar. Penting bagi Anda untuk menemui dokter agar lebih memahami kondisi tersebut karena adanya darah saat buang air besar bukanlah hal normal.

5. Sering demam

Jika Anda merasa lebih sering demam dari biasanya, hal itu dapat menjadi tanda awal leukemia. Kanker darah memicu tubuh untuk menghasilkan sel darah putih abnormal, yang melemahkan kemampuan melawan infeksi tubuh. Waspadai gejala mirip flu yang tidak hilang, itu juga bisa menjadi salah satu tanda kanker pada pria.

6. Susah menelan

Sakit tenggorokan yang membuat Anda susah menelan dan kian memburuk hingga beberapa minggu, bisa mengacu pada gejala kanker tenggorokan, perut, hingga paru.

7. Penurunan berat badan yang drastis

Penurunan berat badan sering dikaitkan dengan hal yang positif. Namun Anda harus curiga jika itu terjadi tanpa sebab. Segera periksakan pada dokter karena penurunan berat badan tanpa sebab, bisa jadi gejala kanker esofagus, pankreas, hati, dan usus besar.

8. Batuk berkepanjangan

Batuk yang bertahan hingga tiga minggu atau lebih – tanpa gejala lainnya, seperti flu atau alergi – dapat menjadi gejala awal kanker paru. Leukemia juga bisa memunculkan gejala seperti bronkitis.

9. Lebam

Lebam sebenarnya bukan hal besar. Namun, jika sering muncul, terutama pada area-area tubuh yang tidak biasanya, seperti tangan atau jari, segera temui dokter. Kondisi ini bisa jadi gejala leukemia.

2 of 3

Upaya mencegah kanker sejak dini

Kanker dapat dicegah dengan pola hidup yang baik dan juga deteksi dini. Hal tersebut disampaikan oleh dr. Jessica Florencia dari KlikDokter.

“Pola hidup sehat seperti istirahat teratur, rutin olahraga, dan diet sehat dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker. Selain itu, menghindari rokok dan alkohol juga akan membantu mencegah berkembangnya kanker,” ujar dr. Jessica.

Lebih lanjut, dr. Jessica juga menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang rutin melalui pemeriksaan fisik dan darah juga dapat membantu deteksi dini kanker. Jika hal ini diterapkan, maka Anda dan pihak medis dapat melakukan penanganan sesegera mungkin.

Pahami gejala kanker bagi pria yang telah disebutkan di atas sebagai upaya pencegahan sejak dini. Salam sehat!

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓