Mimpi Buruk Saat Hamil? Ini Penyebabnya!

Oleh Ayu Maharani pada 05 Sep 2018, 16:40 WIB
Ibu hamil sering kali mengalami mimpi buruk karena berbagai alasan. Lalu, apakah kondisi ini berdampak pada bayi yang dikandung?
Mimpi Buruk Saat Hamil? Ini Penyebabnya! (Eggeegg/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menjadi ibu hamil merupakan kebahagiaan tersendiri meski harus mengalami perubahan bentuk badan hingga pola hidup. Oleh sebab itu, ibu hamil diprioritaskan selalu menjaga kondisi tubuh dan bayinya dengan cukup beristirahat. Namun, bagaimana ketika si ibu ingin beristirahat, nyatanya malah mimpi buruk yang ia dapat?

Mimpi buruk pada ibu hamil

Sebagian besar orang pasti beranggapan bahwa mimpi buruk merupakan hal yang tak mengenakkan. Mimpi buruk juga bisa dialami oleh ibu hamil. Kondisi tersebut tentu  sangat tidak nyaman, karena membuat waktu istirahat jadi terganggu.

Dikutip dari Livescience, Dr. Julie Levitt dari Northwestern Medicine di Chicago menjelaskan, meningkatnya hormon progesteron pada trimester pertama kehamilan dapat memicu insomnia. Kondisi ini akan terus meningkat di 28 minggu kehamilan hingga seterusnya.

Oleh sebab itu, insomnia dan mimpi buruk seakan-akan menjadi combo attack yang sangat mengganggu kualitas istirahat ibu hamil.

Berdasarkan sebuah studi dalam jurnal BMC Pregnancy and Childbirth yang diterbitkan pada November 2016, sebanyak 406 perempuan hamil berusia antara 17-44 tahun mengalami mimpi buruk dua kali lebih sering daripada mereka yang tak hamil. Mimpi buruk yang mereka alami pun kerap berkaitan dengan bayi di dalam kandungan.

Ada pula studi lain dalam jurnal Sleep Medicine yang diterbitkan pada Juni 2014 silam. Studi tersebut melakukan survei terhadap 57 ibu hamil dan menyimpulkan bahwa 32 persen ibu hamil setidaknya mengalami mimpi buruk satu kali seminggu. Sedangkan 21 persen lainnya dilaporkan mengalami mimpi buruk lebih dari satu kali dalam seminggu.

1 of 2

Mimpi buruk berhubungan dengan faktor kecemasan

Dalam situs Livescience, Dr. Levitt pun menerangkan detail dari salah satu mimpi buruk yang pernah dialaminya selama hamil. Ia mengaku pernah bermimpi melahirkan anak anjing dalam jumlah yang banyak. Sebagai ibu hamil, mimpi tersebut tentu merupakan hal yang sangat menakutkan. 

Sebagian besar dari ibu hamil yang mengalaminya mungkin merasa heran, bagaimana bisa skenario yang sangat aneh itu bisa hadir di mimpinya? Maka dari itulah, ia berkesimpulan bahwa penyebab ibu hamil terlampau sering mengalami mimpi buruk didukung faktor kecemasan.

Rasa cemas dan khawatir yang dirasakan ibu hamil bisa jadi terbawa sepanjang hari, mulai dari bangun tidur, beraktivitas sehari-hari, hingga malam tiba dan hendak beristirahat. Secara otomatis, segala bentuk pemikiran negatif yang dibawanya setiap hari itu lantas mengendap dan berhasil menstimulasi ibu hamil untuk bermimpi buruk.

Dengan demikian, untuk menghindari mimpi buruk, perlu adanya persiapan yang dilakukan sebelum tidur untuk membuat tubuh dan pikiran lebih santai. Intinya adalah membuat kondisi diri senyaman mungkin.

Seperti yang dianjurkan oleh dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, ibu hamil bisa melakukan relaksasi terlebih dahulu. Caranya bisa berbagai macam, misalnya dengan mendengarkan musik atau membaca buku yang disukai, agar gangguan-gangguan saat tidur – termasuk mimpi buruk – bisa diminimalkan.

Munculnya mimpi buruk mungkin terlihat sepele. Namun, ibu hamil yang mengalaminya dan tak segera diatasi akan rentan memicu stres. Akibatnya, kondisi tersebut bisa memengaruhi kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya. Mulai sekarang, temukan hal-hal menyenangkan yang bisa membuat Anda merasa relaks menjelang tidur.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓