Peran Kol dalam Mencegah Kanker Saluran Cerna

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 08 Sep 2018, 14:00 WIB
Kol adalah keluarga sayuran hijau yang terbukti dapat membantu menurunkan risiko kanker saluran cerna. Ini fakta medis selengkapnya.
Peran Kol dalam Mencegah Kanker Saluran Cerna (Showcake/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda pasti tahu bahwa konsumsi sayuran hijau dalam jumlah yang tepat setiap hari bisa mendatangkan beragam manfaat sehat. Bahkan, penelitian menyebutkan bahwa sayuran hijau seperti kol juga dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan dan mencegah terjadinya kanker saluran cerna.

Untuk membuktikan itu, para ahli melakukan penelitian bersama Cancer Research United Kingdom. Penelitian ini berfokus terhadap bagaimana sayuran dapat memengaruhi lapisan permukaan dari usus, Lapisan ini diketahui menjalani regenerasi yang terus-menerus melalui sebuah proses yang membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima hari. Namun, proses tersebut perlu dikendalikan dengan baik, karena bila tidak demikian dapat mengakibatkan terjadinya kanker atau peradangan saluran cerna.

Manfaat sayuran hijau bagi kesehatan

Terkait hal itu, salah satu uji klinis yang dipublikasikan di jurnal kedokteran Immunity mengemukakan bahwa sayuran hijau memiliki peran yang vital bagi kesehatan saluran cerna. Para peneliti menginvestigasi lebih lanjut zat kimiawi yang dikenal dengan istilah indole-3-carbinol, yang diproduksi dengan cara mengunyah sayuran kol.

Zat tersebut dimodifikasi oleh asam lambung saat kol melintasi saluran pencernaan. Pada usus besar, secara khusus, zat indole-3-carbinol dipercaya dapat mengubah sel punca yang merupakan sumber regenerasi lapisan usus, serta sel daya tahan tubuh yang mengontrol terjadinya peradangan.

Hasil dari penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa asupan makanan yang kaya akan indole-3-carbinol dapat mencegah terjadinya kanker, bahkan pada hewan yang memiliki kecenderungan genetik terhadap terjadinya kanker. Lebih jauh, asupan yang kaya akan zat indole-3-carbinol juga ditemukan dapat memperlambat progresivitas penyakit pada hewan yang memang mengalami kanker saluran cerna.

Peran sayuran pada kanker saluran cerna

Salah satu peneliti, Dr. Gitta Stockinger, mengatakan bahwa penelitian tersebut dapat membuka jalan untuk studi-studi lain yang ingin menginvestigasi lebih lanjut peran dari kol dalam mencegah terjadinya kanker saluran cerna. Stockinger juga menjelaskan bahwa penelitian ini bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme molekuler yang berkaitan dengan peran sayuran pada kanker saluran cerna.

Senada dengan itu, Professor Tim Key dari Cancer Research UK mengungkapkan bahwa hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa serat bukanlah satu-satunya kandungan dari sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna. Masih banyak molekul lain yang ada pada sayuran seperti kol, brokoli, atau bayam yang juga dapat memberikan efek protektif terhadap terjadinya kanker saluran cerna. Penelitian ini menunjukkan bahwa indole-3-carbinol yang terdapat pada kol adalah salah satu dari molekul yang dimaksud.

Mengetahui adanya fakta medis ini, tak ada salahnya bila Anda ingin menambahkan kol ke dalam menu sehari-hari. Selama dikonsumsi pada porsi yang tepat, bukan tak mungkin sayuran hijau yang satu ini bisa benar-benar mencegah terjadinya kanker saluran cerna pada diri Anda. Jadi, tambahkan sayuran kol dalam menu harian Anda.

[NB/ RVS]