Awas, Hobi Menggigit Kuku Bisa Berujung Kanker

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 20 Sep 2018, 08:15 WIB
Segera hilangkan kebiasaan menggigit kuku jika tak ingin kena kanker! Berikut penjelasan medisnya.
Awas, Hobi Menggigit Kuku Bisa Berujung Kanker (Retoncy/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda sering menggigit kuku? Jika ya, segera ubah kebiasaan buruk ini sebelum terlambat! Dilansir Prevention, seorang perempuan berusia 20 tahun bernama Courtney Whithorn harus menjalani amputasi ibu jari setelah mengalami kanker langka di kuku. Dokter menduga bahwa kondisinya disebabkan oleh kebiasaan menggigit kuku.

Whithorn digambarkan memiliki kebiasaan menggigit kuku yang sangat kuat sampai mencabut keseluruhan kuku. Kukunya kemudian tak tumbuh lagi dan malah menimbulkan infeksi akibat trauma pada gigitan tersebut.

“Ketika mengetahui bahwa dampak menggigit kuku bisa sampai seperti ini, saya benar-benar merasa hancur,” kata Whithorn. Ahli medis yang menangani Whithorn mengklaim bahwa penyebaran kanker berhasil dihentikan lewat proses amputasi tersebut.

Memang betul bahwa kebiasaan menggigit kuku tidak selalu menimbulkan kanker. Namun setidaknya, trauma dari luka yang dihasilkan tetap bisa mengganggu karena bikin nyeri. Menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, kebiasaan menggigit kuku dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan seperti:

  • Kutil dan herpes

Ketika menggigit kuku, Anda telah menyebarkan kuman ke dalam mulut. “Apabila Anda meletakkan kuku di dalam mulut, terlebih jika tangan belum dicuci, itu dapat meningkatkan risiko infeksi seperti kutil dan herpes yang disebabkan oleh kuman-kuman di bawah kuku,” kata dr. Adeline.

  • Perubahan permukaan gigi

Kebiasaan menggigit kuku juga dapat merusak gigi, seperti perubahan permukaan gigi pada rahang atas dan rahang bawah gigi.

  • Infeksi pada kuku

Ketika Anda menggigit kuku, risiko infeksi pada kuku dapat meningkat. Dasar kuku juga bisa rusak. “Sering mengigit kuku dapat menyebabkan perpendekan kuku sehingga kukunya lebih rentan,” jelas dr. Adeline.

  • Sakit perut

Anda juga bisa terkena sakit perut dari kebiasaan sesepele menggigit jari. Kuku Anda menjadi tempat yang sangat subur bagi bakteri-bakteri untuk berkembang biak. Nah, kuman-kuman yang berasal dari kuku masuk ke dalam tubuh ketika Anda menggigit kuku, lalu berjalan menuju perut dan berkembang dengan pesat di sana.

Mengatasi kebiasaan menggigit kuku

Kebiasaan menggigit kuku dapat diatasi dengan berbagai cara. Menurut dr. Resthie Rachmanta dari KlikDokter, Anda dapat melakukan upaya berikut ini:

  1. Potong pendek kuku secara rutin.
  2. Segera buat rencana untuk berhenti menggigit kuku. Saat Anda ingin menggigiti kuku, ingatlah dengan rencana Anda dan hentikan keinginan tersebut.
  3. Coba aplikasikan cat kuku, atau oleskan losion yang aman yang rasanya pahit ke kuku. Hal ini secara otomatis dapat menghentikan kebiasaan menggigit kuku.
  4. Alihkan dengan kebiasaan lain. Misal, sibukkan tangan dengan bermain stress ball agar tidak menggigit kuku.
  5. Kenali pemicunya. Kebiasaan menggigit kuku bisa dipicu oleh bosan, stres, atau kecemasan. Dengan mengetahui penyebab di baliknya, Anda dapat mencari cara untuk mencegah situasi tersebut sekaligus membuat rencana untuk berhenti.

Menghilangkan kebiasaan menggigit kuku memang tak mudah. Namun, dengan tekad yang bulat dan melakukan sejumlah tips di atas, Anda pasti bisa berhasil mengatasinya. Sebelum terlambat dan menimbulkan gangguan kesehatan mulai dari infeksi pada kuku hingga kanker (jangan sampai), yuk berhenti sekarang juga. Apabila masih belum teratasi, konsultasikan dengan dokter, karena kebiasaan itu  bisa menandakan adanya gangguan psikologis yang lebih serius.

[RS/ RVS]