Memilih Warna yang Tepat untuk Kamar Anak

Oleh dr. Anita Amalia Sari pada 26 Sep 2018, 09:00 WIB
Ingin memberi sentuhan warna yang tepat untuk kamar anak? Jangan pilih sembarang warna! Yuk ketahui tips memilih warna yang tepat untuk kamar anak.
Memilih Warna yang Tepat untuk Kamar Anak (FamVeld/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Warna memiliki peranan penting bagi perkembangan anak. Warna dapat menghubungkan jalur-jalur saraf di otak dan menciptakan koneksi antara satu sama lain. Jika Anda berencana untuk mendekorasi kamar anak, pemilihan warna harus direncakan secara tepat. Ini karena pemilihan warna yang sesuai dapat memengaruhi kesehatan dan kebahagiaan anak.

Menghias dinding kamar anak dengan berbagai warna yang disukainya akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikis anak. Warna biru, misalnya, bisa membuat anak lebih tenang dan mudah konsentrasi.

Di samping itu, pemilihan cat dinding yang baik juga harus diperhatikan. Anda sebaiknya menggunakan cat dinding yang memiliki teknologi Silver-Ion, Anti-Stain, dan Low Odour sehingga anak bisa lebih nyaman beraktivitas di kamarnya.

Pengaruh warna terhadap perasaan dan tingkah laku anak

Warna dapat memengaruhi perasaan dan tingkah laku anak. Meski masih anak-anak, ia sudah memiliki preferensi warna kesukaan sejak kecil. Bahkan, anak bisa merasa lebih senang jika pilihan warna atau warna kesukaannya mewarnai kamar tidurnya. Oleh karena itu, ajaklah anak untuk ikut serta dalam memilih warna kamarnya.

Memilih Warna yang Tepat untuk Kamar Anak (Sunny Studio/Shutterstock)
Memilih Warna yang Tepat untuk Kamar Anak (Sunny Studio/Shutterstock)

Setiap warna memiliki makna yang berbeda dan juga efek yang berbeda bagi pikiran dan tubuh anak, berikut beberapa contoh pemilihan warna dan dampaknya pada proses belajar dan memori anak.

  1. Merah

Merah menggambarkan gairah, semangat, dan perasaan kuat akan ancaman, marah, atau stimulus yang berlebih. Warna merah dapat menstimulasi anak agar lebih bernergi.

Oleh sebab itu, jika ingin menggunakan warna merah di kamar, sebaiknya kombinasikan dengan warna lain dan jangan jadikan warna merah dominan karena bisa menyebabkan anak jadi sulit tidur. Selain itu, warna merah juga dihubungkan dengan kesulitan anak untuk fokus dan sakit kepala.

  1. Kuning

Kuning merupakan simbol keceriaan, kebahagian, dan motivasi bagi anak. Warna kuning diketahui dapat menstimulasi kecerdasan dan ideal untuk mewarnai kamar tidur anak, ruang belajar, atau ruang bermain.

Warna kuning muda atau yang tidak mencolok atau soft dapat merangsang memori anak dan meningkatkan metabolisme. Namun, pengaplikasian warna kuning tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan anak sulit tidur pada malam hari, anak jadi rewel, dan memicu rasa frustasi. Sebaiknya kombinasikan dengan warna-warna lain.

  1. Oranye

Keramahan, kehangatan, dan energi positif merupakan refleksi dari warna oranye. Warna ini bisa membangun rasa percaya diri dan kemandirian anak.

Warna oranye baik untuk digunakan di kamar anak bersama dengan kombinasi warna lain. Pilih warna oranye yang lembut dan tidak terlalu terang karena dapat menyebabkan stimulasi berlebih pada anak.

  1. Merah muda

Warna yang identik dengan anak perempuan ini menunjukkan sisi halus, feminin, dan memberikan ketenangan. Meski memiliki efek menenangkan, warna merah mudah terkadang dapat memicu kecemasan dan agitasi pada anak.

  1. Biru

Warna biru dipercaya dapat meningkatkan kreativitas, mengurangi rasa takut, menurunkan amarah, dan menstimulasi lingkungan yang  relaks. Warna ini baik untuk digunakan di kamar tidur anak yang sering mengalami kesulitan untuk tidur atau sering mengalami tantrum.

  1. Hijau

Warna hijau menawarkan rasa tenang, nyaman, relaks, serta dapat membangun energi positif bagi tubuh anak. Warna hijau dihubungkan dengan kesehatan, penyembuhan, serta efek menenangkan bagi tubuh dan pikiran, mengurangi kecemasan, dan membantu anak meningkatkan konsentrasi.

Warna hijau bahkan bisa meningkatkan kemampuan membaca anak. Warna ini sangat bagus untuk diaplikasikan di kamar anak.

Untuk memilih cat dinding dan perabotan kamar anak Anda, kombinasikan antara warna-warna hangat seperti kuning, oranye, merah, atau merah muda dengan warna biru dan hijau agar energi yang didapat seimbang. Karena warna mampu menginspirasi, meningkatkan gairah, dan menenangkan, maka ajaklah anak memilih warna untuk kamar tidurnya, ruang main, atau ruang belajarnya bersama-sama.

Memilih Warna yang Tepat untuk Kamar Anak (Stokkete/Shutterstock)
Memilih Warna yang Tepat untuk Kamar Anak (Stokkete/Shutterstock)

Selain memastikan warna yang tepat, pilih juga cat dinding dengan teknologi Silver-Ion yang memberi perlindungan secara efektif dari berbagai jenis kuman, Anti-Stain yang membuat noda cair tak menempel pada dinding, dan Low Odour yang rendah bau sehingga kamar anak aman, bebas bakteri, serta dindingnya pun mudah dibersihkan. Jika dinding rumah sehat, keluarga pun juga sehat!

(RN/ RH)