5 Vaksin Penting untuk Lansia

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 02 Oct 2018, 09:37 WIB
Tak hanya anak, kaum lansia pun perlu mendapatkan imunisasi. Berikut vaksin penting untuk lansia.
5 Vaksin Penting untuk Lansia (Radiusimages/123rf)

Klikdokter.com, Jakarta Seiring dengan bertambahnya usia, produksi antibodi seperti sel B dan sel T yang berperan dalam menangkal kuman penyakit makin menurun. Selain itu, penyakit-penyakit kronik membuat tubuh lebih lemah. Hal-hal tersebut membuat mereka yang sudah lansia rentan terserang berbagai penyakit. Karena itu, vaksin diperlukan bagi mereka yang sudah tua agar tetap sehat.

Pada orang lansia, penyakit infeksi mudah sekali menyerang, seperti pneumonia, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi selaput otak. Penyakit yang tergolong ringan, seperti flu, pun dapat menimbulkan gejala yang berat pada kaum lanjut usia. Bila sudah terserang penyakit, pasien usia lanjut rentan mengalami berbagai komplikasi dan perlu perawatan lebih intensif serta pemulihan lebih lama dibandingkan orang dewasa pada umumnya.

Sebagaimana pada anak, vaksin pada usia lanjut juga bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit, khususnya penyakit infeksi. Berbagai organisasi kesehatan, baik nasional (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia) maupun dunia (Centers for Disease Control and Prevention) mengeluarkan rekomendasi jadwal imunisasi untuk dewasa dan usia lanjut. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Influenza

Vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit influenza dan komplikasinya. Perlu diketahui bahwa penyakit influenza ini berbeda dengan flu yang dikenal biasanya. Influenza adalah penyakit yang disebabkan virus influenza dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti infeksi paru (pneumonia), infeksi selaput radang otak (meningitis), dan infeksi darah (sepsis).

Virus influenza mudah menyerang orang usia lebih dari 60 tahun, mereka yang tinggal di panti jompo atau tempat penampungan, dan orang tua dengan penyakit kronis. Vaksin ini sebenarnya diperuntukkan tidak hanya untuk usia lanjut tetapi juga orang dewasa pada umumnya. Idealnya, vaksin influenza diberikan sekali setiap tahun dan diulang tiap tahun.

  1. Pneumonia

Ada dua tipe vaksin untuk mencegah pneumonia, yaitu pneumokokal konjugat 13-valent (PVC-13) dan pneumokokal polisakarida (PPSV23). PVC-13 diberikan mulai usia 50 tahun ke atas, sementara PPSV23 diberikan mulai usia 60 tahun ke atas. Tak hanya itu, mereka yang berencana untuk menunaikan haji pun perlu mendapatkan vaksin ini. Vaksin ini diberikan satu kali saja.

  1. Meningitis menokokal

Kaum lanjut usia rentan mengalami meningitis, karena itu perlu mendapatkan vaksin meningitis menokokal. Vaksin ini diberikan sekali dalam dua tahun, terutama kepada para calon jemaah haji dan mereka yang berencana melakukan perjalanan ke negara endemis di mana terdapat kasus meningitis yang cukup sering.

  1. Difteri, tetanus, pertusis

Sama halnya dengan pada anak, kaum lanjut usia juga perlu mendapatkan vaksin DTP. Bahkan sebenarnya imunisasi DTP harus dilakukan pada setiap orang dewasa setiap 10 tahun sekali.

  1. Hepatitis

Dua jenis vaksin hepatitis yang perlu diberikan kepada usia lanjut adalah vaksin hepatitis A dan B. Kedua imunisasi ini idealnya dilakukan kepada setiap orang dewasa sejak usia lebih dari 18 tahun. Untuk hepatitis A diberikan dalam dua dosis, sementara hepatitis B diberikan dalam tiga dosis.

Vaksin bagi kaum lansia sama pentingnya dengan vaksin bagi anak-anak. Karena itu, bawalah orang tua atau anggota keluarga Anda yang berusia lanjut untuk berkonsultasi dengan dokter dan menentukan vaksinasi apa yang tepat bagi mereka.

[RS/ RVS]