Makanan yang Harus Dihindari Setelah Operasi Gigi Bungsu

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 05 Oct 2018, 14:00 WIB
Proses penyembuhan setelah operasi gigi bungsu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hindari makanan ini agar prosesnya berjalan lancar.
Makanan yang Harus Dihindari Setelah Operasi Gigi Bungsu (Albina Glisic/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Gigi molar ketiga atau gigi bungsu adalah bagian rongga mulut yang muncul paling akhir. Gigi ini umumnya tumbuh pada usia 17 hingga 21 tahun dan sering mengalami berbagai gangguan ketika prosesnya.

Ya, gigi bungsu bisa tumbuh hanya sebagian saja dengan posisi miring, atau bahkan tidak tumbuh seluruhnya. Hal ini dapat memicu timbulnya rasa nyeri pada bagian tersebut, yang bahkan bisa menjalar hingga ke kepala.

Rasa nyeri yang timbul akibat proses tumbuhnya gigi bungsu secara tidak normal bisa menyebabkan seseorang kesulitan untuk makan maupun membuka mulut. Hal ini tentu dapat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup orang yang mengalaminya.

Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya? Jawabannya: odontektomi di dokter gigi. Odontektomi merupakan prosedur pengambilan gigi molar ketiga (gigi bungsu), yang sebaiknya dilakukan bila memang gigi tersebut tumbuh secara tidak normal.

Odontektomi terbukti efektif untuk mengatasi pertumbuhan gigi bungsu yang tidak normal. Namun demikian, setelah prosedur bedah ini dilakukan, pasien harus benar-benar mematuhi segala anjuran yang diberikan oleh dokter yang merawat. Salah satu anjuran yang wajib dipatuhi pasien adalah menghindari beberapa makanan berikut ini:

  1. Makanan yang keras

Menghindari makanan yang keras perlu dilakukan setelah operasi gigi bungsu. Makanan yang dimaksud, meliputi kacang atau keripik. Itu karena makanan yang terlalu keras memerlukan gerakan otot saat mengunyah. Hal ini dapat menyebabkan tekanan yang tidak semestinya di rongga mulut.

Selain itu, tekanan yang terjadi di rongga mulut akibat mengunyah makanan keras juga dapat membuka kembali jahitan pada luka, sehingga proses penyembuhan menjadi tertunda.

  1. Makanan dan minuman bersuhu panas

Setelah melakukan tindakan odontektomi alias operasi gigi bungsu, pasien wajib menghindari makanan atau minuman yang bersuhu panas. Ini karena sensasi panas tersebut dapat memicu terjadinya infeksi atau dry socket.

  1. Makanan pedas atau asam

Bagi Anda yang baru saja melewati prosedur operasi gigi bungsu, makanan pedas atau asam sangat perlu dihindari. Ini karena makanan yang demikian bisa menyebabkan “sengatan” pada daerah rongga mulut yang masih dalam proses penyembuhan terluka akibat prosedur odontektomi. Bila terjadi, “sengatan” tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri yang sangat dan iritasi.

  1. Alkohol

Minuman beralkohol sebaiknya dihindari selama masa penyembuhan setelah prosedur odontektomi. Sebab, alkohol dapat menyebabkan iritasi pada area rongga mulut yang baru saja dioperasi. Selain itu, alkohol juga cenderung menimbulkan interaksi negatif dengan obat pereda nyeri yang Anda konsumsi selama proses penyembuhan.

1 of 2

Hal-hal lain yang perlu dihindari

Selain makanan-makanan di atas, merokok atau mengunyah tembakau juga harus dihindari minimal 72 jam setelah operasi gigi bungsu. Hal ini perlu dilakukan agar dapat terhindar dari risiko komplikasi.

Selama menghindari makanan di atas, konsumsilah makanan berbentuk cair atau lunak seperti bubur pada 48 jam pertama setelah operasi gigi bungsu. Anda juga bisa mengonsumsi makanan bersuhu dingin, yang dapat membantu mengurangi sensasi tidak nyaman setelah operasi.

Bila keadaan sudah lebih baik, Anda bisa mengubah tekstur makanan yang dikonsumsi menjadi lebih padat. Pastikan Anda melakukan hal ini secara bertahap, agar proses mengunyah makanan tidak menyebabkan rasa nyeri di rongga mulut. Dan yang paling penting, jangan lupa untuk melakukan kontrol rutin setelah melakukan operasi gigi bungsu, ya!

[NB/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓
Isti RahmawatiiIsti Rahmawatii

Jika gigi bungsu tumbuh setengah dan menyebabkan sariawan pada mulut, apa perlu dilakukan operasi ya dok