Waspada, Heatstroke Mengintai Saat Car Free Day

Oleh Ayu Maharani pada 07 Oct 2018, 06:00 WIB
Cuaca cerah saat Car Free Day memang menyenangkan. Namun, jangan sepelekan risiko tersembunyi di baliknya, yaitu serangan heatstroke.
Waspada, Heatstroke Mengintai Saat Car Free Day (Thaninee Chuensomchit/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Cuaca cerah bisa memberikan efek semangat untuk melakukan aktivitas di luar ruangan, tak terkecuali olahraga saat car free day. Meski demikian, terlalu lama terpapar sinar matahari di luar ruangan juga bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Selain kulit bisa terbakar dan mengalami dehidrasi, ada pula heatstroke yang siap menyerang bila Anda sedang tidak fit.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, heatstroke merupakan ketidakmampuan kondisi tubuh dalam menurunkan suhu panas. Saat terkena gangguan ini, suhu tubuh bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius! Gejalanya, antara lain:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Napas menjadi cepat dan pendek
  • Detak jantung meningkat
  • Kulit memerah
  • Teras panas dan kering
  • Penurunan kesadaran

Anak-anak dan orang lanjut usia disinyalir lebih mudah terkena heatstroke karena fungsi sistem saraf pusatnya belum atau tidak lagi berfungsi dengan sempurna.

Adapun hal lain yang turut meningkatkan risiko heatstroke, misalnya Anda sedang mengonsumsi obat-obatan seperti vasokonstriktor (obat mempersempit rongga pembuluh darah), beta-blocker (obat yang menghambat kerja hormon adrenalin), diuretik (obat yang meningkatkan pengeluaran air dan garam dari tubuh), hingga obat antidepresan dan antipsikotik.

Selain itu, kurangnya jam istirahat juga bisa meninggikan risiko terjadinya heatstroke. Jadi, sebelum berolahraga di luar ruangan, lebih baik istirahat yang cukup dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang memicu heatstroke.

1 of 2

Pertolongan pertama pada heatstroke

Apabila ada pertanyaan, mungkinkah terkena heatstroke saat beraktivitas di car free day, jawabannya: sangat mungkin. Serangan panas ini termasuk kondisi gawat yang memerlukan pertolongan medis segera. Alasannya, heatstroke bisa menyebabkan kerusakan organ vital (jantung dan otak) serta kematian apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Nah, jika Anda melihat orang yang terkena heatstroke saat car free day, lakukan tindakan berikut sebagai upaya pertolongan pertama:

  • Lepaskan pakaian penderita
  • Bungkus atau kompres tubuhnya dengan handuk atau kain tebal yang telah direndam air dingin
  • Lakukan pijatan pada tubuh penderita agar sirkulasi darah lebih lancar
  • Berikan oksigen dan pasang infus untuk menjaga cairan tubuh penderita
  • Jika suhu tubuh penderita telah turun menjadi 38 derajat celsius, ganti kain basah dengan kain yang kering

Sedangkan, untuk menghindari terjadinya heatstroke saat beraktivitas di luar rumah, hal-hal yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Usahakan untuk tidak berada di bawah terik matahari langsung antara pukul 10.00–16.00.
  • Jika Anda tetap ingin beraktivitas di waktu tersebut, gunakanlah topi, payung, ataupun kacamata hitam. Jangan lupa bawa air minum.
  • Gunakanan pakaian yang longgar, ringan, dan menyerap keringat.
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh. Jangan minum hanya saat haus.
  • Jika merasa letih, istirahatkan dulu tubuh Anda.
  • Pastikan sebelumnya Anda memiliki kualitas dan waktu tidur yang cukup.
  • Bawa dan gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30.
  • Konsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti semangka dan tomat.
  • Jangan lupa berteduh di tempat yang sejuk setiap beberapa saat.

Menyambut riang cuaca cerah memang baik, tapi jangan sampai lupa untuk menyiapkan kondisi fisik yang prima sebelum beraktivitas di luar ruangan. Ingat, serangan panas atau heatstroke bisa menyerang siapa saja, termasuk Anda yang sedang melakukan aktivitas saat car free day!

[NB/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓