4 Gangguan Kesehatan Jika Korban Gempa Kurang Minum

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 07 Oct 2018, 16:00 WIB
Minimnya ketersediaan air bersih untuk minum bagi korban gempa Sulawesi bisa berbahaya. Ini dampak buruk jika seseorang kurang minum.
4 Gangguan Kesehatan Jika Korban Gempa Kurang Minum (Foto: Liputan6)

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu kebutuhan mendesak bagi korban gempa Sulawesi adalah ketersediaan air bersih untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan minum. Bayangkan jika tidak ada air bersih untuk diminum, ini tentunya bisa berbahaya bagi kesehatan para pengungsi. Dehidrasi, misalnya, bisa timbul akibat kurang minum dan memerlukan rawat inap jika tergolong dehidrasi berat.

Air bersih menjadi minim bagi korban gempa Sulawesi karena pasokan listrik yang juga belum maksimal, sehingga pompa-pompa air belum bekerja optimal. Padahal, air bersih yang digunakan untuk minum dibutuhkan setiap orang.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, air adalah komponen yang paling dibutuhkan oleh manusia. Bagaimana tidak? Sekitar 50-70% tubuh manusia adalah air, dan setiap orang dianjurkan untuk minum minimal 2 liter per hari. Jika cairan yang masuk ke dalam tubuh sedikit, dehidrasi pun dapat terjadi, dan hal ini sangat berbahaya karena akan mengganggu fungsi tubuh.

“Tubuh akan secara aktif mengeluarkan cairan melalui proses pernapasan, buang air kecil dan besar, serta berkeringat. Jika Anda tidak minum, tentu cairan yang keluar itu tidak tergantikan dan terjadilah dehidrasi,” kata dr. Andika.

1 of 2

Gangguan kesehatan akibat kurang minum

Rasa haus adalah sinyal dari tubuh yang menunjukkan bahwa Anda butuh minum atau tambahan asupan cairan. Jika Anda kekurangan minum air putih, selain dehidrasi ada berbagai masalah kesehatan yang menanti, seperti:

  1. Menurunkan sistem kekebalan tubuh

Kurang minum air juga dapat mengganggu fungsi dari sistem kekebalan tubuh. dr. Andika mengatakan bahwa minum air putih dipercaya dapat membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, konsumsilah air putih dalam jumlah yang cukup, karena itu dapat membantu produksi liur dan air mata.

Kedua cairan tersebut dapat mencegah kuman dan benda asing masuk ke dalam tubuh. Selain itu, air juga dibutuhkan untuk pembentukan urine yang berperan penting dalam mengeluarkan zat-zat sisa yang tidak dibutuhkan atau berbahaya bagi tubuh. Jika zat-zat tersebut tidak dikeluarkan tentu dapat menimbulkan masalah bagi tubuh.

  1. Mengganggu fungsi sendi dan otot

Air di dalam tubuh ternyata memiliki peran dalam menjalankan fungsi sendi dan otot. Air dibutuhkan sebagai pelumas di persendian, sehingga pergerakan di sendi menjadi tidak kaku. Kemudian, air juga diperlukan dalam proses penyaluran sinyal dari saraf menuju otot.

  1. Konstipasi

Untuk proses pencernaan dalam tubuh, air adalah komponen penting. Kandungan air pada makanan akan diserap saat melalui usus besar, sebelum terbentuk feses. Karena itu, air sangat dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang diserap tersebut.

Jika feses yang terbentuk memiliki sedikit kandungan air, konsistensinya akan cenderung keras. Feses yang keras dapat menimbulkan konstipasi. Bila konstipasi dibiarkan terus-menerus, masalah lain seperti ambeien bisa muncul.

  1. Menghambat fungsi otak

Ini tentu yang paling berbahaya. Pasalnya, sekitar 80% otak manusia terdiri dari air. Dengan demikian, kekurangan air dapat memengaruhi fungsi otak pula. Sebagaimana diketahui, otak memiliki serangkaian fungsi yang penting di tubuh. Beberapa fungsi otak, yaitu mengatur ritme organ jantung, menjalankan kontraksi usus, hingga mengirim sinyal bagi otot untuk berkontraksi, sehingga tubuh dapat melakukan pergerakan.

Seperti dilansir Liputan6.com pada awal Oktober lalu, usai gempa dan tsunami warga sekitar belum mendapatkan pasokan air bersih. Akibatnya mereka menjadi kurang minum. Kebocoran pipa PDAM dimanfaatkan sebagian warga Palu untuk menikmati air bersih. Mereka berduyun-duyun menampung air dengan menggunakan peralatan seadanya. Semoga saja kondisi ini segera membaik sehingga para korban gempa bisa segera mendapat bantuan makanan dan minuman dengan lebih layak.

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓