5 Gaya Hidup Sehat bagi Penderita Kanker Paru

Oleh Ayu Maharani pada 09 Oct 2018, 15:00 WIB
Jika Anda menderita kanker paru, jangan pernah patah semangat. Optimalkan pengobatan kanker dengan menerapkan lima gaya hidup sehat ini.
5 Gaya Hidup Sehat bagi Penderita Kanker Paru (antoniodiaz/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tak ada di dunia ini yang ingin sakit, apalagi menderita penyakit berbahaya seperti kanker paru. Meski sudah terdiagnosis kanker paru, tak ada kata terlambat untuk tetap optimis dan memulai hal-hal positif sebagai bagian dari rangkaian pengobatan yang tengah Anda jalani. Ada lima gaya hidup sehat bagi penderita kanker paru yang sangat dianjurkan untuk diterapkan.

Menerapkan gaya hidup sehat bisa membantu Anda mengoptimalkan pengobatan yang sedang dijalani, sekaligus terus menyuntikkan semangat baru. Sebaliknya, jika Anda patah semangat dan berkecil hati, lalu tak peduli lagi dengan gaya hidup sehat, pengobatan tak hanya akan berjalan percuma. Uang yang dikeluarkan pun akan sia-sia, dan penyakit pun sangat mungkin bertambah parah.

Oleh sebab itu, optimalkan pengobatan kanker paru dengan menerapkan berbagai langkah sehat. Meski terlihat simpel, tapi jika dilakukan dengan sepenuh hati dan konsisten, lima gaya hidup sehat di bawah ini akan membantu proses pengobatan Anda.

  • Berhentilah merokok

Dilansir dari laman Everyday Health, memang tidak semua kanker paru itu disebabkan oleh rokok. Namun, semua orang tahu bahwa merokok bisa merusak paru-paru dan memiliki efek signifikan terhadap kesehatan, sekaligus menurunkan kemampuan Anda untuk bernapas. Hindari juga menjadi perokok pasif untuk meningkatkan peluang Anda untuk sembuh dari kanker.

  • Makan dengan baik

Saat Anda sudah telanjur terkena kanker paru, soal makan yang terpenting bukan lagi tentang rasa dan tekstur, melainkan nutrisi dan kalori. Menurut instruktur klinis ilmu kesehatan di UCLA’s David Geffen School of Medicine Amerika Serikat, Jonathan Goldman M.D., tubuh menggunakan protein untuk regenerasi dan membangun kembali sel yang rusak selama pengobatan. Jadi, penting bagi para penderita kanker paru dan kanker lainnya untuk mengonsumsi protein yang cukup dan mudah dicerna, misalnya ikan, unggas, atau daging sapi tanpa lemak. Ingat, jangan daging olahan, ya!

Selain itu, pilihlah makanan yang memiliki beban glikemik rendah. Beban glikemik itu sendiri merupakan perkiraan banyaknya makanan yang akan menaikkan kadar glukosa dalam darah. Serat pun tak boleh ketinggalan. Ketimbang mengonsumsi jus kemasan, lebih baik pilih potongan buah atau smoothies. Jika Anda ingin ngemil, pilihlah camilan seperti kue beras merah dengan almond butter, oatmeal, dan saus apel ke dalam daftar camilan sehat Anda. Ingin lebih banyak pilihan lagi? Lebih baik mintalah ahli gizi untuk mengatur diet sehat Anda selama menjalani pengobatan kanker.

  • Lakukanlah latihan pernapasan

Banyak penderita kanker paru yang mengalami kesulitan bernapas sehingga mereka cepat merasa lelah. Oleh sebab itu, lakukanlah latihan pernapasan untuk meningkatkan suplai oksigen ke paru dan seluruh tubuh.

Caranya tak sulit, cukup dengan bernapas melalui hidung, kemudian bernapas lagi menggunakan mulut dua kali lebih lama dengan posisi bibir agak dikerucutkan. Lakukan ini sesering mungkin. Latihan ini disinyalir dapat menjaga saluran udara Anda terbuka lebih lama sehingga meningkatkan aliran udara saat beraktivitas fisik. Alhasil, Anda tidak akan lagi merasa mudah lelah.

  • Perhatikan efek samping pengobatan

Saat penderita kanker paru menjalani pengobatan, biasanya ada efek samping yang akan timbul. Oleh sebab itu, laporkan semua efek samping yang sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas, agar dokter bisa mengatur dosis terbaik demi meringankan efek samping yang ditimbulkan. Jika Anda diam saja dan tidak memberitahukan efek samping yang Anda rasakan kepada dokter, pengobatan bisa saja akan sia-sia karena malah dapat menimbulkan “penyakit” lain sebagai akibat efek samping pengobatan Anda.

  • Jangan lupa minum obat antimuntah Anda

Saat memulai pengobatan kanker paru, dokter Anda mungkin meresepkan obat tambahan untuk mengatasi mual. Ya, mual memang menjadi efek samping umum dari pengobatan kanker paru. Dengan begitu, jika mual melanda, Anda bisa langsung meminumnya. Jangan lupa ikuti anjuran dosisnya.

Apabila Anda ingin mencoba metode yang lebih alami, potonglah jahe dan hirup aromanya untuk mengatasi mual. Selain dihirup, Anda juga bisa meminum secangkir teh jahe atau menelan kapsul jahe untuk meredakan gejala mual tersebut.

Selain menerapkan lima gaya hidup sehat di atas, penderita kanker paru perlu memiliki kemampuan manajemen stres dengan baik. Jangan memandang penyakit tersebut sebagai sebuah vonis akhir. Tak ada kata terlambat untuk memulai hidup yang lebih sehat. Jalanilah pengobatan kanker dengan ditemani dukungan keluarga dan orang-orang terdekat agar Anda tetap semangat. Dengan begitu, kesempatan untuk sembuh juga lebih tinggi!

[RN/ RVS]