Cek Kondisi Kesehatan Lewat Tekstur dan Warna Ingus

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 19 Okt 2018, 15:00 WIB
Ingus ternyata bisa menunjukkan kondisi kesehatan tubuh Anda. Mari cek dan pelajari tekstur serta warna ingus Anda.
Cek Kondisi Kesehatan Lewat Tekstur dan Warna Ingus (9nong/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ingus, atau lendir hidung, memiliki kegunaan untuk menjebak bakteri atau partikel buruk yang melewati hidung. Tapi tahukah Anda, ingus bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan? Ini bisa dilihat dari tekstur maupun warna ingus.

Namun, memang tidak banyak yang tahu bahwa tekstur dan warna ingus bisa membantu menentukan diagnosis. Begitu juga terapi untuk penanganannya.

Berikut ini berbagai macam warna dan tekstur lendir hidung, serta maknanya bagi kesehatan, seperti dilansir Reader’s Digest:

1. Berwarna  abu-abu atau hitam

Jika mendapati ingus berwarna abu-abu atau hitam, mungkin Anda telah menghirup partikel berwarna gelap, seperti asap dari api atau knalpot. “Perokok rutin juga dapat memiliki warna ingus yang gelap karena tar atau produk sampingan beracun lainnya yang mereka hirup," kata Alfred M.C. Iloreta, MD, seorang ahli THT di Mount Sinai Hospital di New York.

Jika Anda bukan perokok, lendir hitam bisa berarti infeksi jamur yang serius, terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu.

2. Tebal dan menempel di tenggorokan Anda

Itu berarti Anda sedang mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan lendir menebal dan melapisi tenggorokan, membuatnya terasa lengket dan kering.

3. Berwarna kuning atau hijau

Anda mungkin mengalami pneumonia, infeksi sinus atau tenggorokan, atau infeksi saluran pernapasan lain dan sistem kekebalan Anda sedang bekerja sangat keras. "Warna hijau berasal dari kelebihan sel darah putih yang melawan infeksi itu. Anda mungkin akan mengalami gejala lain, seperti batuk atau hidung tersumbat," kata Dr. Iloreta.

4. Berwarna merah muda atau merah

Jika berwarna merah muda atau merah, kemungkinan besar hidung Anda berdarah. Warna kemerahan berarti ada luka di jaringan dalam hidung. Penyebabnya bisa karena kering, iritasi, atau lainnya.

5. Bening dan cair

Jika bening, tidak terlalu berair, dan tidak terlalu tebal, itu berarti ingus yang normal. Namun, jika Anda merasakan ingus tersebut menetes ke belakang tenggorokan Anda atau dari ujung hidung, itu mungkin tanda alergi (bahwa Anda menghirup sedikit debu), atau sinusitis jika itu disertai dengan sakit kepala.

6. Berwarna putih dan lebih tebal

Ini pertanda bahwa Anda akan sakit, atau sudah sakit. Bisa diikuti dengan sesak sehingga menghirup napas lebih sering dari biasanya.

“Sistem kekebalan tubuh Anda menghasilkan lebih banyak sel darah putih untuk melawan infeksi yang masuk, menyebabkan lendir menebal dan memutih. Ketika Anda sakit, jaringan hidung membengkak dan meradang, dan hal ini memperlambat aliran lendir serta membuat Anda merasa pengap,” ungkap Dr. Iloreta.

7. Sangat encer

Itu berarti Anda mengalami kondisi sangat langka yang disebut kebocoran cairan serebrospinal pada otak. Ini terjadi ketika cairan sumsum tulang belakang bocor melalui lubang di tulang tengkorak dan keluar melalui hidung atau telinga.

"Jika ingus terasa asin dan seperti air, sering salah didiagnosis sebagai reaksi alergi padahal sebenarnya itu adalah kebocoran cairan di sekitar otak,” kata Dr. IIoreta. Tapi jangan panik, meski kebocoran CSF dapat terjadi secara spontan, biasanya itu hasil dari trauma atau pembedahan.

8. Berbau tidak sedap

"Ingus berbau busuk kemungkinan besar adalah tanda infeksi sinus atau infeksi saluran pernapasan atas. Jika lendir berbau busuk Anda disertai dengan nyeri pipi, itu juga bisa menjadi tanda infeksi gigi yang menyebar ke sinus pipi," jelas Dr. Iloreta.

Biasanya orang akan sangat terganggu dengan munculnya ingus. Tapi jangan buru-buru kesal, itu justru bisa membantu menerawang kondisi tubuh Anda, apakah sedang sakit atau baik-baik saja. Jika menurut Anda warna ingus dan teksturnya mengindikasikan hal yang tidak baik, segera temui dokter, ya.

[RS/ RVS]