Amankah Sering Traveling Saat Hamil Muda seperti Meghan Markle?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 19 Oct 2018, 17:00 WIB
Meghan Markle tengah hamil muda, tapi jadwal kunjungannya ke luar negeri juga padat. Amankah sering bepergian bagi ibu yang hamil muda.
Amankah Sering Traveling Saat Hamil Muda seperti Meghan Markle? (Alan-Fraser-Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Keluarga kerajaan Inggris semakin berbahagia setelah Meghan Markle diumumkan tengah hamil muda. Pangeran Harry dan Markle mengumumkannya pada Senin (15/10). Tapi, agenda kunjungan yang menumpuk membuat Markle harus mendampingi sang pangeran untuk traveling ke berbagai negara. Amankah hal tersebut dilakukan saat hamil muda?

Traveling saat hamil muda

Pangeran Harry dan Meghan Markle diketahui sedang traveling mengunjungi negara-negara persemakmuran Inggris sebagai bagian dari tugas mereka. Keadaan itu cukup mengkhawatirkan karena Markle tengah mengandung anak pertamanya.

Sebenarnya, melakukan traveling saat hamil muda boleh-boleh saja, asalkan kehamilan dalam kondisi normal dan tidak ada komplikasi. Di sisi lain, saat traveling di masa kehamilan, Anda harus mewaspadai morning sickness atau kondisi tubuh yang mudah lelah.

Sementara itu, bepergian dengan pesawat, kereta api, mobil, atau bahkan kapal di saat hamil muda memiliki tantangan tersendiri. Namun, konsultasikan lebih dahulu dengan dokter kandungan Anda dan persiapkan perjalanan Anda dengan baik.

"Sangat disayangkan bila Anda mengatakan ‘tidak’ ketika merencanakan bepergian saat hamil. Anda hanya perlu menyesuaikan setiap situasi," ujar Frank A. Chervenak, MD, profesor departemen kebidanan dan ginekologi di Weill Medical College of Cornell University di New York City.

1 of 3

Tips aman melakukan traveling di saat hamil

Tidak peduli apapun jenis transportasi yang Anda ambil, traveling saat hamil muda membutuhkan persiapan yang matang serta memikirkan berbagai pertimbangan. Oleh sebab itu, lakukan hal berikut ini sebelum melakukannya:

  • Pertimbangkan membeli asuransi perjalanan.
  • Jadwalkan pemeriksaan sebelum liburan direncanakan, sehingga Anda bisa mendapatkan “lampu hijau” dari dokter.
  • Lakukan perjalanan dengan salinan catatan kehamilan Anda.
  • Siapkan vitamin penunjang kehamilan dan obat-obatan lain dari dokter yang dibutuhkan selama perjalanan
  • Jangan lupa simpan nomor telepon dokter Anda. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, Anda bisa langsung menghubunginya.
2 of 3

Perjalanan menggunakan pesawat

Secara umum, perjalanan lewat jalur udara tak masalah dilakukan pada seluruh trimester kehamilan. Tetapi, wanita dengan kondisi kehamilan tertentu seperti kehamilan bayi kembar, adanya penyakit hipertensi, mual berat, plasenta previa, persalinan prematur, dan komplikasi terkait kehamilan lainnya, tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dengan pesawat terbang.

Kebanyakan maskapai penerbangan mengizinkan perempuan hamil untuk terbang hingga sekitar satu bulan sebelum hari perkiraan lahir," ujar Kenneth Johnson, seorang profesor kebidanan dan ginekologi di Nova Southeastern University di Fort Lauderdale, Florida.

Chervenak pun setuju dengan pernyataan Johnson. Akan tetapi, dia menegaskan bahwa penting bagi wanita hamil yang melakukan perjalanan dengan pesawat tidak terus-menerus duduk selama dalam perjalanan. Saat hamil, Anda harus bangun dan berjalan-jalan agar tidak pegal.

"Selama tidak ada komplikasi yang diketahui pada kehamilan, bepergian dengan pesawat terbang adalah hal yang wajar. Akan tetapi, penting bagi wanita hamil untuk bangun dan berjalan-jalan setiap jam selama penerbangan untuk menjaga sirkulasi darah mengalir dengan lancar," kata Chervenak.

Kehamilan dapat menyebabkan masalah sirkulasi, dan melakukan perjalanan dengan pesawat terbang meningkatkan kemungkinan berkembangnya pembekuan darah yang fatal. Jadi, tetaplah bergerak agar terhindar dari pmbekuan darah.

Berikut ini beberapa kiat untuk wanita yang sedang hamil muda bila hendak melakukan traveling dengan pesawat:

  • Pilih tempat duduk di dekat jalan, supaya akses untuk berjalan dan ke toilet lebih mudah.
  • Anda bisa mencegah mual saat terbang dengan meminta obat anti mual pada dokter atau bidan.
  • Gunakan stocking khusus. Beberapa tenaga medis menyarankan penggunaan stocking untuk meningkatkan sirkulasi dan mencegah terjadinya bekuan darah yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
  • Hindari posisi diam dalam waktu lama. Anda perlu berjalan dan melakukan peregangan secara berkala.
  • Penuhi kebutuhan air minum untuk mencegah dehidrasi.

Jadi, traveling saat hamil, terutama hamil muda seperti Meghan Markle, boleh saja dilakukan, asalkan dengan melakukan syarat-syarat di atas. Jika di tengah perjalanan Anda mengalami kram perut, pendarahan, dan rasa mual serta muntah yang berlebih, sebaiknya tunda rencana tersebut. Lebih baik menunda, daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓