Atasi Cantengan dengan Tips Mudah Ini

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 22 Oct 2018, 14:30 WIB
Aktivitas Anda terganggu karena Anda sedang mengalami cantengan? Lakukan cara ini untuk mengatasi dan mencegahnya terulang kembali.
Atasi Cantengan dengan Tips Mudah Ini (NokLek/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda merasakan salah satu dari jari, baik tangan atau kaki, tiba-tiba terasa nyut-nyutan akibat cantengan? Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, cantengan atau dalam istilah medis disebut sebagai paronikia merupakan keluhan yang biasanya terjadi akibat pertumbuhan kuku tidak normal.

“Kuku seharusnya tumbuh ke luar, tetapi karena beberapa hal malah tumbuh ke dalam sehingga menusuk kulit di sekitar kuku, umumnya di bagian samping kuku,” kata dr. Nadia.

Pada kasus tertentu, cantengan bisa menyebabkan luka dan infeksi akibat kotoran dan kuman yang menyusup. Oleh karena itu, kondisi ini sebaiknya segera diatasi agar tidak bertambah parah.

Menurut dr. Jessica Florencia dari KlikDokter, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menunjang proses penyembuhan catengan:

  • Rendam kuku dalam air hangat 3–4 kali sehari, dengan kisaran waktu 5–10 menit sampai gejala menghilang. Jangan lupa untuk mengeringkan kuku setelah merendamnya.
  • Pastikan agar daerah kuku dan bagian sekitarnya selalu kering dan bersih.
  • Hindari menggunakan produk-produk yang dapat mengiritasi, seperti sabun dengan parfum, cat kuku, pembersih cat kuku, dan lainnya.
  • Hindari terjadinya trauma (tersandung batu atau meja).
  • Hindari menggunting sendiri daerah yang infeksi atau manipulasi lain pada daerah kuku dan sekitarnya.

Setelah akhirnya sembuh, lakukan ini sebagai upaya mencegah cantengan berulang:

1. Potong kuku secara teratur dan rutin

Memotong kuku secara teratur dan dengan arah yang benar adalah upaya yang paling efektif mencegah terjadinya cantengan. Dalam hal ini, Anda berarti harus menghindari memotong kuku terlalu bersudut dan terlalu pendek.

Saat memotong kuku, pakailah gunting kuku yang bersih. Sebelum itu, Anda bisa membasahi kuku supaya lebih lunak. Jika Anda melakukan perawatan manicure dan pedicure di salon, pastikan salon tersebut melakukannya secara profesional dengan alat yang higienis.

2. Kuku jangan terlalu panjang atau pendek

Kuku yang terlalu panjang bisa berisiko tinggi untuk patah hingga berukuran sangat pendek. Hal ini bisa menyebabkan kuku tumbuh ke dalam dan menimbulkan cantengan. Oleh karena itu, agar tidak cantengan, pastikan ukuran kuku Anda tidak terlalu panjang atau terlalu pendek.

3. Gunakan ukuran sepatu yang pas

Sepatu yang terlalu sempit atau memberikan tekanan berlebih pada jari kaki dapat menyebabkan kuku tumbuh ke dalam jaringan. Akibatnya, cantengan akan lebih mudah terjadi.

4. Jaga kebersihan kuku

Cuci kaki dan tangan Anda secara berkala, khususnya setelah memotong kuku. Gunakan sabun dan air mengalir agar kuman tidak menempel dan menyebabkan cantengan.

5. Hindari menggigit kuku

Kebiasaan menggigiti kuku atau mencabuti kulit mati di sekitar kuku meningkatkan risiko terjadinya cantengan.

6. Rutin periksa kesehatan kaki

Hal ini dianjurkan untuk dilakukan, apalagi bila Anda adalah penderita penyakit diabetes atau gangguan saraf. Pasalnya, keadaan tersebut membuat saraf-saraf di kaki mengalami kerusakan, sehingga sensasi rasa dan raba pun berkurang. Hal ini bisa membuat penderita tidak menyadari cantengan, dan bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatannya.

Jika setelah melakukan hal-hal di atas cantengan masih saja terjadi, apalagi hingga berulang kali, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan pasti dari kondisi yang sedang dialami. Anda tak ingin mengalami penurunan kualitas hidup gara-gara cantengan, bukan?

[NB/ RVS]