Adakah Dampak Polio pada Kesehatan Gigi dan Mulut?

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 24 Oct 2018, 16:05 WIB
Penyakit polio dapat memengaruhi kondisi tubuh. Namun, bagaimana dampaknya pada kesehatan gigi dan mulut?
Adakah Dampak Polio pada Kesehatan Gigi dan Mulut? (Toey-Toey/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Polio merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus polio. Penyakit ini bisa dapat menyebar ke orang lain melalui kotoran atau benda-benda yang sudah terpapar virus, atau cipratan air liur (droplet) yang berasal dari dari penderita.

Saat menginfeksi korbannya, virus polio menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan peradangan pada tulang belakang, serta menimbulkan rasa nyeri dan kerusakan pada saraf motorik.

Tak hanya sebatas itu, polio ternyata juga turut memberikan efek negatif pada kesehatan gigi dan mulut. Hal ini bisa terjadi karena gejala penyakit tersebut memengaruhi kemampuan penderita untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan gigi dan mulut.

Sebagai contoh, virus polio menyebabkan kelelahan dan kelemahan pada otot di sekujur tubuh. Kondisi ini bisa memengaruhi kemampuan penderita polio untuk membersihkan gigi secara menyeluruh. Sebagai akibatnya, penderita polio sangat rentan untuk mengalami gangguan rongga mulut berikut ini:

  • Radang gusi

Kondisi ini bisa terjadi akibat adanya plak serta karang gigi yang menempel dan menumpuk di tepian gusi. Penyakit yang memiliki nama lain gingivitis ini ditandai dengan keluarnya darah saat menyikat gigi.

  • Karies gigi

Karies adalah munculnya lubang pada gigi. Keadaan ini bisa terjadi jika kebersihan gigi tidak terjaga dengan baik.

  • Gigi sensitif

Karies gigi yang terjadi berkelanjutan bisa menyebabkan gigi sensitif. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala gigi ngilu, linu, dan terasa nyeri.

  • Bau mulut

Bau mulut terjadi akibat kebersihan rongga mulut yang tidak terjaga dengan baik, juga akibat gigi berlubang dan penumpukan karang gigi yang terjadi berkelanjutan.

Masalah rongga mulut yang timbul akibat polio bisa menghalangi penderita untuk makan dengan baik dan benar. Alhasil, penderita polio berisiko tinggi kekurangan pasokan gizi sehari-hari, yang bisa membuat keadaannya lebih cepat memburuk dari hari ke hari.

Apa yang harus dilakukan?

Polio adalah penyakit yang sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian pada penderitanya. Obat atau teknik pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ini juga masih belum ditemukan hingga sekarang.

Atas dasar itu, pencegahan adalah satu-satunya upaya yang bisa dilakukan untuk melawan penyakit polio. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kekebalan dari virus mematikan tersebut adalah vaksin polio.

Di samping vaksin, penerapan gaya hidup sehat juga penting untuk dilakukan. Anda dianjurkan untuk selalu mengonsumsi asupan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin dan teratur, cukup istirahat, dan menjauhi rokok maupun alkohol. Terakhir, jangan lupa memeriksakan kondisi rongga mulut secara rutin ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali.

Jika polio sudah terlanjur terjadi, jangan tunda untuk segera membawa diri Anda berobat ke dokter. Jangan tunggu lebih lama, karena penyakit ini bisa menyebabkan kelumpuhan hingga kematian!

[NB/ RVS]