Ibu Hamil Hobi Makan Mi Instan, Apa Bahayanya?

Oleh Ayu Maharani pada 25 Oct 2018, 17:30 WIB
Meski terasa lezat, makan mi instan terlalu sering bisa berdampak buruk bagi ibu hamil, lho. Simak penjelasan medisnya berikut ini.
Ibu Hamil Hobi Makan Mi Instan, Apa Bahayanya? (ittipon/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Musim hujan sudah mulai tiba. Menyantap mi instan hangat di udara dingin tentu sangat menggoda. Keinginan itu mungkin terbersit dalam pikiran siapa saja, termasuk ibu hamil. Namun Anda yang sedang hamil sebaiknya menghindari dulu makanan yang satu ini, karena bisa memengaruhi kesehatan diri Anda sendiri maupun bagi janin. 

Dampak buruk mi instan pada ibu hamil

Siapa pun pasti tahu bahwa mi instan memiliki cita rasa yang gurih. Rasa gurih ini timbul dari tingginya kadar garam yang terkandung dalam bumbu mi instan. Makanan yang tinggi garam memicu terjadinya darah tinggi atau hipertensi selama kehamilan. Sedangkan, salah satu komplikasi dalam kehamilan yang cukup ditakuti di dunia medis akibat hipertensi adalah preeklamsia.

“Kondisi ini ditandai dengan tingginya tekanan darah ibu dan terbuangnya protein dalam urine yang dikeluarkan” jelas dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

Jika preeklamsia sampai terjadi, ibu hamil bisa kehilangan kesadaran, kejang, dan janin pun berpotensi terhambat pertumbuhannya. Parahnya lagi, preeklamsia bisa menyebabkan anak terlahir dengan berat badan yang rendah atau bahkan bisa meninggal di dalam kandungan.

Tak hanya mengandung kadar garam yang tinggi, mi instan biasanya juga mengandung bahan kimia, seperti pewarna dan pengawet. Jika dikonsumsi secara terus-menerus, bahan-bahan tersebut bisa membahayakan kondisi bayi dalam kandungan.

“Meski kerap disajikan dengan pelengkap yang bergizi, seperti telur, daging, potongan ayam, sayuran, dan lain-lain, bukan berarti kandungan garam, pengawet, dan bahan pewarna dalam mi instan itu menjadi hilang dan disepelekan.” kata dr. Dyan menambahkan.

1 of 2

Waspadai pengawet dalam mi instan

Pengawet dalam mi instan (TBHQ atau antioksidan buatan supaya makanan tidak cepat bau tengik) sebenarnya aman untuk dikonsumsi, apabila tidak lebih dari 0-0,5 mg/kgBB. Namun jika dikonsumsi terlampau sering, dapat terakumulasi di dalam dinding lambung. Akibatnya bisa mengiritasi dinding lambung  dan bahkan berdampak buruk pada organ pencernaan lain ibu hamil, seperti liver.

Sementara itu, setiap hari ibu hamil memerlukan 2.000-2.2000 kalori yang disesuaikan dengan berat badan dan aktivitas hariannya. Kebutuhan kalori itu pun juga wajib diisi dengan berbagai nutrisi seperti protein, vitamin, asam folat, serat, dan lain sebagainya. Sedangkan pada sebungkus mi instan, hanya mengandung 350 kalori dan tidak memiliki zat-zat gizi yang bermanfaat bagi ibu hamil.

Walaupun kalorinya hanya sedikit, bukan berarti Anda bisa melipatgandakannya supaya mendapat kalori yang banyak, ya. Karena bisa-bisa, Anda malah akan jatuh sakit!

Dampak buruk mi instan

Mi instan mengandung zat yang dikenal sebagai MSG. MSG itu sendiri memang terkenal bisa memantapkan rasa makanan saat diproses. Namun, ada beberapa penelitian yang menemukan adanya hubungan antara konsumsi MSG dengan peningkatan berat badan, tekanan darah, nyeri kepala, dan rasa mual.

“MSG dikatakan dapat mencetuskan beberapa keluhan, seperti nyeri kepala dan nyeri otot, terutama pada orang yang memiliki sensitivitas terhadap zat tersebut.” jelas dr. Nitish Basant Adnani BMedSc dari KlikDokter.

Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk memilih mi instan yang kadar natriumnya rendah dengan cara membaca di balik kemasan mi tersebut. Dan bagi orang yang tidak hamil, tetap batasilah porsi dan frekuensi konsumsinya. Misalnya saja, menurut dr. Nitish, Anda diperbolehkan mengonsumsi mi instan sebanyak 1-2 bulan sekali, tetapi tidak disarankan untuk menyantapnya beberapa kali dalam seminggu dan hindari menjadikan mi instan sebagai makanan pokok!

Sedangkan untuk ibu hamil, lebih baik tidak mengonsumsinya sama sekali selama hamil supaya kondisi tubuh dan janin bisa berkembang tanpa gangguan. Jika Anda merindukan makanan hangat sewaktu hujan, lebih baik gantilah mi instan dengan sup ayam isi sayur-sayuran dan kentang supaya kandungan gizinya bisa dirasakan oleh Anda sebagai ibu hamil.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓