Kapan Waktu Terbaik untuk Lepas KB Implan?

Oleh dr. Fiona Amelia MPH pada 05 Nov 2018, 09:40 WIB
KB implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang. Ini waktu yang tepat untuk melepas KB implan.
Kapan Waktu Terbaik untuk Lepas KB Implan? (Stock Asso/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Alat kontrasepsi jenis KB implan adalah salah satu metode Keluarga Berencana (KB) hormonal yang juga cukup populer setelah pil dan suntik KB. Sebagian dari Anda mungkin menggunakan metode KB jangka panjang ini untuk menjarangkan kehamilan. Bila Anda ingin hamil kembali, ini waktu terbaik untuk melepasnya.

Seputar KB implan

Sebagai KB hormonal, implan atau susuk mengandung senyawa progestogen yang kerjanya serupa hormon progesteron di dalam tubuh. Secara perlahan, senyawa ini dilepaskan ke dalam aliran darah untuk mencegah kehamilan dengan cara mencegah pelepasan sel telur (ovulasi) di setiap bulan.

Metode ini juga akan mengentalkan lendir serviks, sehingga sperma lebih sulit bergerak melalui serviks. Efek lain yakni menipiskan dinding rahim, sehingga bila akhirnya terjadi pembuahan, embrio yang terbentuk akan sulit menempel atau melakukan implantasi ke rahim.

Untuk mendapatkan efek ini, maka implan perlu ditanam di bawah kulit lengan atas. Bentuknya berupa batangan-batangan plastik fleksibel berukuran kecil dengan diameter sekitar 0,24 cm dan panjang antara 2,5-4 cm.

Tergantung mereknya, usia pemakaian implan berkisar antara 3-5 tahun dengan efektivitas mencapai lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan. Bila implan digunakan melampaui usia pemakaiannya, efektivitasnya akan berkurang.

Keuntungan KB implan

Penggunaan implan dapat mengurangi kesalahan atau ketidakefektifan KB karena faktor lupa. Misalnya, pada mereka yang kesulitan mengingat kapan harus minum pil KB di waktu yang sama setiap harinya. Atau kapan harus ke bidan atau dokter untuk suntik KB setiap bulannya.

Keuntungan lain, karena hanya mengandung progestogen, maka implan cocok untuk wanita yang tidak dapat menggunakan metode KB hormonal yang mengandung estrogen, seperti beberapa jenis pil dan suntik KB.

Dan karena bersifat jangka panjang, metode ini aman digunakan hingga Anda mencapai menopause, dimana haid berhenti secara alami.

Meski demikian, efek samping akibat pemasangannya tetap ada. Efek samping lokal berupa memar, bengkak, dan nyeri di sekitar tempat pemasangan saat implan pertama kali ditanam.

Sedangkan efek samping akibat kandungan KB implan yang tersering adalah gangguan haid. Haid mungkin menjadi tidak teratur, siklus haid lebih panjang, atau darah haid menjadi lebih sedikit atau banyak. Bisa juga haid terhenti sama sekali. Ini tidak berbahaya, tetapi mungkin mengganggu pikiran Anda.

Prosedur pelepasan KB implan

Salah satu keuntungan KB implan yang lain adalah dapat dipasang kapan saja selama Anda tidak hamil. Begitupun dengan pelepasannya. Prosedur pelepasan pun tergolong mudah dan hanya memakan waktu beberapa menit.

Sebelum dilepas, akan disuntikkan obat bius lokal di lengan tempat KB implan ditanam. Lalu, dibuat sayatan kecil pada kulit. Dengan menggunakan jari, implan yang tertanam didorong ke arah sayatan sebelum kemudian ditarik dengan penjepit dari bawah kulit lengan. Saat prosedur ini dilakukan, Anda akan merasakan sentakan dan sedikit rasa sakit, yang dapat menetap hingga beberapa hari setelahnya.

Sayatan cukup ditutup menggunakan plester dan tak perlu dijahit. Namun, perlu dipasang perban elastis yang menutupi plester. Tekanan akibat pemasangan perban diperlukan selama 2-3 hari ke depan untuk mengurangi perdarahan dan pembengkakan.

Kapan bisa hamil setelah KB implan dilepas?

Segera setelah implan dilepaskan, Anda tak lagi terlindungi dari kehamilan. Kesuburan akan segera kembali. Bila pola haid Anda sebelumnya teratur, kemungkinan besar Anda bisa segera hamil setelah KB implan dilepas.

Pada dasarnya, tak ada waktu khusus untuk melepas KB implan. Anda dapat melakukannya kapan saja. Hanya, pastikan Anda melepas KB implan di dokter atau bidan terlatih untuk mengurangi risiko kesalahan prosedur dan efek yang menyertainya.

[RS/ RVS]