5 Alasan Jangan Sepelekan Flu

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 07 Nov 2018, 13:47 WIB
Flu adalah penyakit yang paling sering menyerang namun kerap disepelekan. Beberapa alasan ini akan membuat Anda tak lagi meremehkan flu.
5 Alasan Jangan Sepelekan Flu (Monkey Business Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Flu atau influenza adalah penyakit yang kerap datang saat musim hujan seperti sekarang ini. Meski umumnya flu bisa sembuh sendiri setelah istirahat dengan cukup, tapi ada beberapa alasan yang membuat penyakit ini tidak boleh disepelekan begitu saja. 

Flu merupakan reaksi peradangan saluran pernapasan akibat infeksi virus. Biasanya, penyakit flu diikuti dengan demam atau kenaikan suhu tubuh. Selain itu, Anda mungkin mengalami bersin-bersin, hidung meler, batuk, sakit kepala, dan badan lemas.

Dilansir Reader’s Digest beberapa alasan ini akan membuat Anda tak lagi menyepelekan flu.

  1. Siapa saja bisa terkena flu

Flu tidak membedakan antara orang yang sehat dan tidak sehat, dan komplikasi dari flu dapat terjadi pada usia berapa pun. Namun, orang dewasa, anak kecil, wanita hamil, dan individu dengan kondisi medis kronis tertentu berisiko mengalami komplikasi terkait flu yang serius. Itulah mengapa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan vaksin flu tahunan untuk semua orang yang berusia 6 bulan atau lebih. Hal ini untuk melindungi diri terhadap infeksi, sekaligus mengurangi keparahan gejala. 

  1. Virus menyebar dengan mudah

Flu adalah penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza. Menurut Dena Nader, MD, direktur medis regional MedExpress Urgent Care, Amerika Serikat (AS), virus menyebar melalui udara lewat droplet. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terinfeksi batuk, bersin, atau bahkan saat saling berbicara. Virus ini dapat menyebar sejauh 1,8 meter, sehingga Anda dapat terinfeksi oleh seseorang yang bahkan tidak berdiri di samping Anda.

  1. Individu sehat dapat menginfeksi orang lain

“Sangat mudah untuk menyebarkan flu ke orang lain, bahkan ketika Anda tidak memiliki gejala penyakit tersebut,” kata Adrian Cotton, MD, kepala operasi medis di Loma Linda University Health, AS. Menurut CDC, orang dewasa yang sehat dapat mulai menginfeksi orang lain satu hari sebelum gejala berkembang. Setelah jatuh sakit, individu dengan flu paling menular selama 1-4 hari dan dapat menularkan orang lain hingga 7 hari kemudian.

  1. Bayi sangat rentan

Komplikasi dari flu bisa sangat berbahaya bagi bayi di bawah usia 6 bulan, yang belum cukup umur untuk menerima vaksin flu. Menurut Lavdena Orr, MD - dokter anak dan kepala medis di AmeriHealth Caritas, AS - vaksin flu yang diberikan selama kehamilan membantu melindungi ibu sekaligus bayi dari infeksi flu selama beberapa bulan setelah kelahiran.

"Vaksin flu yang telah diberikan kepada jutaan wanita hamil selama bertahun-tahun dengan catatan keamanan yang baik bisa bisa mencegah flu dan akan membantu mereka untuk memiliki bayi yang sehat," ujar Lavdena.

  1. Flu bisa mematikan

Sementara flu bisa menyebabkan komplikasi tertentu, seperti sinus dan infeksi telinga, virus influenza juga dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Kasus paling umum adalah pneumonia bakteri. Infeksi bakteri pada paru-paru juga dapat terjadi.

Menurut  Claire Bocchini, MD - spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Anak Texas - virus flu bisa melukai paru-paru dan menyebabkan peradangan yang mempermudah bakteri menyerang paru-paru. Pneumonia dapat mematikan ketika membuat orang kesulitan untuk bernapas dan paru-paru Anda tidak bisa mendapatkan cukup oksigen untuk tubuh Anda.

Flu memang sering kali bisa sembuh dengan sendirinya meski hanya dengan cukup istirahat. Namun demikian, kelima poin di atas bisa menjadi motivator kuat, agar Anda tidak lagi menyepelekan flu. Segera temui dokter bila terdapat gejala seperti demam tinggi mencapai 39,4 Celcius, demam disertai keringat berlebih, batuk berdahak kental atau disertai darah, atau kondisi lainnya.

[RN/ RVS]