Apa Manfaat Aftershave untuk Pria?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 11 Nov 2018, 14:00 WIB
Aftershave bisa sangat berguna bagi pria yang sering bercukur, untuk membuat kulit wajah tetap dalam kondisi baik.
Apa Manfaat Aftershave untuk Pria? (Anastasiya-99/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bagi para pria yang suka mencukur kumis atau jenggotnya, tak jarang sering merasakan gatal, terbakar, hingga kering sehabis mencukur bulu-bulu di wajah tersebut. Bahayanya, jika mencukur dilakukan dengan cara yang tidak benar justru bisa menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, para pria butuh aftershave setelah bercukur.

Aftershave adalah cairan atau gel yang digunakan setelah bercukur. Anda bisa mengoleskannya pada wajah untuk mengatasi kulit yang lecet. Cairan ini juga biasanya dapat mencegah infeksi yang tidak diinginkan akibat luka lecet yang tidak disengaja karena bercukur.

"Untuk sebagian besar orang, kegiatan bercukur biasanya aman-aman saja dan tidak selalu membuat kulit rentan terhadap iritasi. Akan tetapi, luka kecil yang dihasilkan akibat bercukur dapat menjadi titik masuk bakteri," ujar Dr. Sonia Batra, MD, seorang dokter kulit, dilansir Men’s Health.

Untungnya, sudah ada solusi agar luka kecil tersebut tidak menjadi pintu masuk bakteri, dan itu datang dalam bentuk produk aftershave yang manfaatnya jarang diketahui para pria. Anda mungkin melewatkan aftershave setiap kali selesai membabat bulu-bulu di wajah Anda. Padahal, produk perawatan ini sangat berguna dalam pemulihan kulit wajah setelah bercukur.

Cara menggunakan aftershave

Jared Gelbert, pemilik usaha pangkas rambut The Dapper Den di Connecticut, Amerika Serikat, punya cara sendiri dalam memakai aftershave.

"Saya selalu memulainya dengan menempelkan handuk panas ke wajah untuk membuka pori-pori, dan menyelesaikannya dengan pembersih dan handuk dingin untuk menutup pori-pori," ujarnya.

Aftershave cukup mudah digunakan. Cukup pijat ke area yang terkena pascabercukur dan biarkan meresap ke dalam pori-pori.

Apakah setiap pria membutuhkan aftershave?

Tidak semua pria butuh aftershave. Namun jika Anda rentan terhadap iritasi, sebaiknya gunakan aftershave setelah bercukur.

"Aftershave tidak selalu diperlukan, tetapi dapat membantu para pria yang kulitnya sensitif, jerawatan, atau sering iritasi," kata Batra.

Aftershave biasanya mengandung astringen, seperti alkohol dan witch hazel. Sifat astringen dalam aftershave dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. Bahan lain, seperti aloe vera dan pelembap, dapat membantu menenangkan kulit, mencegah iritasi, dan mengurangi kemerahan.

Namun, Anda harus berhati-hati saat memilih produk aftershave. Alkohol di dalamnya bisa menjadi bumerang. “Alkohol bisa sangat keras dan membuat kulit kering. Itu kadang bikin iritasi lebih buruk,” kata Batra.

Jika Anda memiliki kulit sensitif, hindari aftershave yang mengandung alkohol. Sebagai gantinya, carilah produk yang memiliki kandungan witch hazel.

Witch hazel adalah astringen alami yang tidak membuat kulit kering dan tidak menyengat seperti alkohol. Ia juga bertindak sebagai antiinflamasi sehingga bisa membuat nyaman kulit yang teriritasi,” ungkap Batra.

Pilihan lain adalah aftershave yang mengandung tea tree oil. Mirip seperti witch hazel, tea tree oil adalah astringen alami dan memiliki sifat antiseptik.

"Anda juga bisa memilih produk aftershave yang mengandung aloe vera untuk membantu menenangkan kulit yang teriritasi. Untuk kulit kering yang membutuhkan kelembapan ekstra, cari aftershave dengan vitamin E atau minyak pelembap lain," saran Batra.

Sekarang, pilihan dikembalikan kepada para pria yang suka bercukur. Kalau Anda selalu merasakan gatal dan perih setelah bercukur, itu artinya Anda membutuhkan aftershave. Akan tetapi, jika Anda merasa aman-aman saja setelah bercukur, tidak masalah untuk tidak memakainya.

[RS/ RVS]