Inilah Mengapa Anda Perlu Istirahat Setelah Olahraga

Oleh Ayu Maharani pada 13 Nov 2018, 15:30 WIB
Anda rutin berolahraga untuk mendapatkan berat badan? Jangan lupa sediakan waktu untuk istirahat. Ini alasannya.
Inilah Mengapa Anda Perlu Istirahat Setelah Olahraga (G-stockstudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki berat badan berlebih alias obesitas memang bukan hal yang menyenangkan dan menyehatkan. Hal ini lantas menjadi motivasi untuk menurunkan berat badan dengan cara olahraga, baik di pusat kebugaran (gym), di rumah, maupun tempat lainnya. Meski demikian, sebaiknya, Anda tidak terlalu memaksakan diri dan tetap menyediakan waktu untuk istirahat.

Pentingnya istirahat setelah olahraga

Dilansir dari Very Well Fit, menyediakan waktu istirahat yang cukup di sela-sela program olahraga yang Anda jalankan merupakan hal yang penting. Istirahat dianggap sebagai waktu dimana tubuh beradaptasi dengan efek latihan.

Saat berolahraga keras, tubuh mengalami berbagai perubahan, seperti kerusakan jaringan otot dan menipisnya cadangan energi. Nah, dengan beristirahat, tubuh bisa mengisi kembali energi dan memperbaiki jaringan yang rusak.

Sementara itu, tanpa waktu istirahat yang cukup, tubuh akan terus mengalami kerusakan. Jika ini terjadi berkelanjutan, kondisi overtraining syndrome tak bisa dihindari lagi. Beberapa gejala yang bisa timbul akibat overtraining syndrome, meliputi:

  • Gampang cedera
  • Merasa tidak nyaman
  • Merasa stres dan lelah berlebih
  • Mudah bingung
  • Kekuatan cenderung menurun.

Istirahat jangka pendek dan jangka panjang

Istirahat setelah olahraga merupakan waktu yang penting. Pada saat istirahat, tubuh bisa memperbaiki jaringan otot yang rusak akibat latihan. Waktu istirahat yang cukup menjadi kunci pemulihan Anda setelah berolahraga.

Waktu istirahat setelah olahraga dapat dibagi menjadi dua, yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

  • Istirahat jangka pendek

Ini dilakukan selama beberapa jam setelah melewati latihan yang intens. Fokus utama istirahat jangka pendek adalah mengisi kembali cadangan energi dan cairan yang hilang, serta mengoptimalkan sintesis protein.

Caranya? Cukup dengan mengonsumsi makanan yang tepat seperti kacang-kacangan, ikan, buah, dan sayur, serta minum air putih cukup. Selain itu, hindari konsumsi kafein saat beristirahat supaya Anda tidak makin dehidrasi.

Pastikan pula untuk mendapatkan waktu tidur yang pas dan berkualitas sehabis olahraga intens. Sebab kurang tidur setelah berolahraga dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang rentan memicu stres dan kondisi merugikan lainnya.

  • Istirahat jangka panjang

Istirahat jangka panjang dilakukan lebih lama, yaitu hingga berminggu-minggu. Ya, para atlet menerapkan perilaku ini, dan bahkan menjadi bagian dari program latihan mereka sepanjang tahun. Tujuannya adalah supaya tubuh mereka punya “kesempatan dan persiapan” yang cukup untuk berlatih lebih keras lagi di waktu selanjutnya.

Bayangkan jika seorang atlet yang telah berlatih berbulan-bulan lamanya tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Kemungkinan besar, ia hanya akan prima di satu pertandingan dan “loyo” di pertandingan lainnya.

Jadi, jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan cara berolahraga keras, tetaplah sediakan waktu untuk istirahat. Tidak perlu merasa “berdosa” karena membuang-buang waktu. Sebab istirahat adalah waktu untuk memulihkan kondisi tubuh yang “rusak” akibat latihan intens. Anda tak ingin olahraga yang Anda lakukan malah membawa efek negatif, bukan?

[NB/ RVS]