7 Kondisi yang Terjadi pada Tubuh Setiap Pagi

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 16 Nov 2018, 17:00 WIB
Saat bangun pada pagi hari, ada beberapa kondisi tubuh yang membuat Anda tidak nyaman. Tapi sebenarnya itu adalah kondisi yang normal.
7 Kondisi yang Terjadi pada Tubuh Setiap Pagi (VGstockstudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat bangun pagi, Anda biasanya tidak bisa langsung segar secara mendadak. Ada fase-fase yang harus Anda lalui. Biasanya Anda akan sedikit merasa badan lemas dan haus ketika bangun. Tenang saja, hal itu wajar, meski membuat Anda tidak nyaman. Selain itu, apa saja kondisi alami tubuh saat bangun pagi?

1. Bau mulut

Ini lazim terjadi ketika Anda bangun pagi. Bahkan ada yang berbau seperti Anda tidak gosok gigi berhari-hari. "Ketika Anda sedang tidur, ribuan bakteri bersembunyi di plak gigi Anda. Mereka menciptakan asam berbahaya yang dapat merusak gigi dan gusi, serta membuat napas Anda menjadi bau,” kata Lev Kalika, DC, pemilik New York Dynamic Neuromuscular Rehabilitation & Physical Therapy di Kota New York.

Kalika menambahkan, air liur berjuang melawan bakteri, tetapi produksi air liur menurun pada malam hari. Hal itulah yang membuat mulut menjadi bau ketika Anda bangun. “Tidur dengan mulut terbuka membuat keadaan menjadi lebih buruk. Kebersihan mulut yang baik adalah kunci, terutama sebelum tidur," kata dia.

2. Mulut kering

Apakah Anda sering terbangun dengan mulut kering meskipun Anda sudah minum lebih dari cukup air pada malam sebelumnya? Menurut Gina Sam, MD, seorang gastroenterologist di Kota New York, ketika tidur, Anda tidak menghasilkan banyak air liur di mulut. Jadi, secara alami Anda bisa bangun dengan mulut yang lebih kering daripada sebelum Anda tidur.

3. Buang gas

“Gas dalam pencernaan adalah produk sampingan dari kerusakan bahan bakar tubuh (campuran makanan),” ucap Kalika. Itu sebabnya, setelah bangun dan mulai aktif bergerak di pagi hari, Anda akan mulai buang gas cukup banyak. Tapi tenang, ini normal kok.

1 of 2

Selanjutnya

4. Mata bengkak

“Cairan di dalam tubuh Anda meredistribusi sendiri ketika Anda berbaring, dan beberapa di antaranya berkumpul di kulit di sekitar mata saat Anda tidur,” kata Kalika.

Bengkak di mata adalah normal, tetapi jadi tidak normal ketika terjadi kelebihan alkohol dan sodium, tidak cukup cairan, dan stres. Kalika merekomendasikan agar Anda memercikkan air dingin ke wajah Anda terlebih dahulu di pagi hari setelah bangun, lalu menyekanya dengan handuk. Selanjutnya, lakukan tekanan ringan di sekitar mata Anda untuk mengurangi pembengkakan.

5. Kotoran mata

Bangun dan membersihkan kotoran yang menempel di mata adalah sebagian dari rutinitas pada pagi hari setelah bangun tidur. Orang awam menyebut kotoran mata ini sebagai "belek".

"Terkadang akumulasi air mata, lendir, dan sel-sel kulit mati dapat terbentuk di sepanjang kelopak mata. Mata pun jadi terasa kasar di pagi hari," ujar Dr. Ilyas. Sarannya, cucilah wajah dengan pembersih yang lembut untuk menghilangkan ini.

6. Kram otot dan kekakuan

Sendi yang kaku dan otot terasa kram di pagi hari banyak berhubungan dengan sirkulasi. “Saat Anda mulai bergerak, darah dan oksigen dialihkan dari saluran pencernaan dan organ vital Anda untuk memenuhi kebutuhan otot,” kata Kalika.

Dia menambahkan, "Namun, postur tidur yang buruk, kebugaran kardiovaskular yang buruk, dan dehidrasi dapat berkontribusi terhadap kekakuan otot di pagi hari."

7. Rahang sakit dan pusing

Kebiasaan menggeretakkan gigi di malam hari dapat memicu sakit rahang bahkan kepala pada pagi hari. “Ketika Anda menggeretakkan gigi di malam hari, otot rahang Anda tidak pernah memiliki kesempatan untuk rileks. Hal ini membuat titik-titik pemicu yang menyebabkan rasa sakit dan ketika Anda bangun pagi,” kata Kalika.

Hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan peregangan rahang sebelum tidur. Tariklah napas dalam-dalam, bermeditasi, lalu bersantai. Hal ini akan membantu Anda tidur lebih nyenyak sehingga Anda bangun segar.

Itu adalah beberapa kondisi yang lazim terjadi ketika Anda bangun tidur pada pagi hari. Meski terjadi secara alamiah, Anda bisa meminimalkan pemicunya di malam hari. Misalnya, menggosok gigi sebelum tidur, minum cukup air putih, serta merilekskan tubuh sebelum tidur.

[HNS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓