Cek Kondisi Kesehatan dari Jenggot Anda

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 22 Nov 2018, 14:00 WIB
Melalui jenggot, Anda bisa mendapat gambaran mengenai kondisi kesehatan tubuh Anda, lho. Bagaimana caranya?
Cek Kondisi Kesehatan dari Jenggot Anda (Nakaridore/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Jenggot yang lebat sering kali membuat pria semakin terlihat macho. Akan tetapi, banyak juga yang enggan memeliharanya karena dirasa membuat wajah jadi terkesan kotor dan urakan. Pilihan itu memang kembali kepada Anda masing-masing. Lebih dari itu, jenggot ternyata bisa menjadi penanda kondisi kesehatan Anda. Ya, Anda bisa mendapat gambaran mengenai kesehatan tubuh dari bulu-bulu di wajah Anda tersebut.

  1. Jenggot rontok dengan ukuran-ukuran kecil

Jika jenggot Anda rontok dengan ukuran-ukuran kecil, bisa jadi Anda memiliki alopecia barbae. “Ini adalah penyakit autoimun yang menyebabkan sistem imunitas tubuh menyerang folikel hingga rambut berhenti tumbuh,” jelas dr. Joel Schlessinger, MD, seorang dokter kulit yang berbasis di Nebraska, Amerika Serikat, dikutip Reader’s Digest.

Kabar baiknya adalah bahwa penyakit tersebut tidak menular atau berbahaya. Sedangkan kabar buruk, ia dapat menyebabkan iritasi, rasa terbakar, dan peradangan. Selain itu, belum ada obat untuk penyakit tersebut.

Jika Anda mengalami jenggot rontok yang dibarengi dengan rambut rontok, mudah lelah, berat badan naik atau turun tak terduga, terjadi perubahan dalam kebiasaan tidur, suasana hati, dan kadar energi, segera bicarakan dengan dokter. Karena itu bisa menandakan adanya penyakit tiroid, lupus, atau diabetes.

  1. Jenggot menipis

Ketika jenggot Anda menipis, itu bisa menjadi tanda kekurangan nutrisi. "Malnutrisi kronis memiliki dampak besar pada kerontokan rambut. Jika kalori yang Anda konsumsi tidak memadai, pertumbuhan rambut tidak akan optimal," kata Paul Salter, RD, seorang ahli kesehatan.

Misalnya pada kasus kekurangan protein. Zat ini memainkan peran penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan, sehingga tubuh akan menarik protein dari sumber mana saja jika Anda tidak mengonsumsi cukup protein. Hal inilah yang bisa menyebabkan rambut rontok.

Di sisi lain, jenggot menipis bisa juga salah satu gejala anemia. Jadi, pastikan Anda mendapat pasokan gizi yang baik untuk tubuh. Selain protein, cukupi juga nutrisi  lain yang mendorong pertumbuhan rambut seperti vitamin E dan C, seng, biotin, dan asam lemak.

  1. Jenggot kering dan rapuh

Anda memiliki jenggot yang kering dan rapuh? Itu bisa saja terjadi jika Anda terlalu sering membersihkannya. Ya, terlalu sering membersihkan jenggot dengan sabun akan membuatnya menjadi tidak sehat. Pastikan juga untuk membersihkan jenggot dengan pembersih yang mild (yang memang didesain untuk wajah sekaligus jenggot), conditioning beard oil, serta menyisirnya setiap hari agar terlihat rapi.

  1. Jenggot berketombe

Siapa bilang hanya rambut yang bisa berketombe? Jenggot juga bisa berkotombe. Beruntung, ada cara mudah untuk mengatasinya, yakni dengan sampo khusus untuk memberantas ketombe. Anda bisa menggunakannya satu hingga tiga kali per minggu untuk menghilangkan ketombe.

  1. Jenggot tidak tumbuh

Tidak usah berkecil hati jika Anda tidak berhasil menumbuhkan jenggot. Genetik bisa jadi biang keladinya, dan tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk hal ini. Tapi ketahuilah bahwa tidak memiliki jenggot tidak berbahaya untuk kesehatan. Anda toh bisa memaksimalkan penampilan wajah dengan cara lainnya, misal dengan rajin mencuci muka agar tidak tumbuh jerawat dan sebagainya.

Jenggot pada pria ternyata bisa menjadi menggambarkan kondisi kesehatan. Bagi Anda yang memiliki jenggot dan mulai melihat adanya tanda dan gejala seperti yang dijelaskan, perhatikan kesehatan Anda lebih saksama. Segera periksa ke dokter jika Anda merasa ada yang tidak beres dengan tubuh Anda.

[RS/ RVS]