Hobi Makan Pasta? Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

Oleh dr. Andika Widyatama pada 22 Nov 2018, 15:00 WIB
Tak hanya mengandung karbohidrat yang tinggi, pasta juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, lho!
Hobi Makan Pasta? Ini Manfaatnya untuk Kesehatan (TeodorLazarev/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pasta menjadi salah satu jenis makanan khas Italia yang digemari oleh banyak orang. Tidak hanya di negara asalnya, pasta juga populer di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Bahkan, berbagai restoran di Indonesia kini telah menyajikan menu pasta dengan beragam varian yang sayang untuk dilewatkan.

Sebenarnya, pasta sendiri berbahan dasar tepung terigu yang dicampur dengan telur dan air, lalu dibentuk menyerupai mie. Berdasarkan bentuknya, pasta dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti spaghetti, macaroni, fettuccini, lasagna, dan masih banyak lagi.

Untuk menambah cita rasa, pasta dapat disajikan dengan berbagai bahan pendamping, misalnya saja daging, ayam, jamur, keju, dan bahan-bahan lezat lainnya.

Ragam kebaikan di balik kelezatan pasta

Di balik rasanya yang enak, pasta menyimpan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Manfaat pasta di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Sumber energi

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Pasta sendiri memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, sehingga bisa menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh. Kabar baiknya, pasta bisa menjadi sumber karbohidrat pengganti nasi, dan tentunya jumlah karbohidrat di dalam pasta dapat berbeda tergantung jenis pasta yang Anda konsumsi. Misalnya saja pada 100 gram spaghetti dapat mengandung sekitar 31 gram karbohidrat.

2. Melancarkan pencernaan

Gandum memang dikenal sebagai sumber serat yang baik. Begitu pula gandum yang terkandung dalam pasta, memiliki kandungan serat yang bermanfaat untuk melancarkan fungsi pencernaan. Untuk memperoleh manfaat ini secara maksimal, konsumsilah pasta yang berbahan dasar gandum utuh (whole grain pasta).

3. Menjaga kesehatan mata

Kandungan zat lutein dan zeaxanthin pada pasta bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Lutein dapat membantu mencegah berbagai gangguan mata seperti katarak, retinitis pigmentosa, dan age-related macular degeneration (AMD). Sementara itu, zeaxanthin dapat membantu melindungi mata dari pancaran sinar biru (blue light) yang biasa terpapar dari gawai. Zat-zat baik tersebut dapat Anda peroleh dari whole grain pasta.

4. Mendukung pembentukan sel-sel tubuh

Pasta juga mengandung asam folat yang bermanfaat untuk pembentukan dan pertumbuhan sel-sel dalam tubuh. Zat tersebut berperan dalam produksi DNA dan membawa informasi genetik dalam tubuh seseorang.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh memiliki peran penting dalam membentengi tubuh dari berbagai gangguan, sehingga harus selalu dijaga dengan baik. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga nutrisi yang Anda konsumsi. Faktanya, kandungan selenium dalam pasta bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga dapat meminimalkan kemungkinan timbulnya penyakit.

6. Menurunkan berat badan

Kandungan karbohidrat di dalam pasta tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah dalam tubuh saat dikonsumsi. Dengan begitu, proses pencernaan pasta membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan karbohidrat lainnya, misalnya nasi.

Proses pencernaan yang lama tersebut dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama, dan secara otomatis dapat menurunkan kemungkinan seseorang untuk makan dalam porsi yang lebih banyak. Poin inilah yang membuat pasta berkontribusi untuk menurunkan berat badan.

Tak hanya lezat, ternyata pasta juga sehat. Meski demikian, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi pasta dalam jumlah berlebihan. Agar lebih sehat, pilihlah bahan pendamping pasta yang sehat seperti daging rendah lemak atau ikan sebagai sumber protein. Karena pada prinsipnya, menu makanan sehari-hari Anda harus mengandung gizi seimbang, yakni karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

[NP/ RVS]