Waspada, Pekerja Kantoran Rentan Kena GERD

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 23 Nov 2018, 17:30 WIB
Sebagian besar pekerja kantoran memiliki jam makan yang berantakan. Tahukah Anda bahwa hal ini bisa meningkatkan risiko GERD?
Waspada, Pekerja Kantoran Rentan Kena GERD (PR-Image-Factory/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta GERD atau gastroesophageal reflux disease adalah gangguan pada sistem pencernaan yang bersifat kronis. Siapa saja bisa mengalami penyakit yang sering disebut asam lambung ini, tak terkecuali para pekerja kantoran. Itu bisa terjadi karena berbagai hal, dan penyebab yang paling sering adalah jadwal makan yang berantakan.

Tidak dimungkiri, pekerja kantoran memang kerap memiliki jadwal makan yang berantakan lantaran kesibukan, atau deadline alias tenggat penyerahan tugas. Terkait fenoma ini, dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter mengatakan bahwa pola makan yang tidak beraturan membuat lambung memproduksi asam pada saat yang tidak pas.

"Lambung mengeluarkan asam sebenarnya berdasarkan siklus harian. Jadi, misalnya biasa makan siang jam 12 atau jam 1, nah pas jam 12 itu sudah mulai mengeluarkan asam lambung karena sudah terbiasa,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Ega mengatakan bahwa jadwal makan yang berantakan atau terlewat dari yang seharusnya membuat asam yang sudah terlanjur diproduksi oleh lambung malah mengarah ke atas (kerongkongan) sehingga terjadilah GERD.

Di samping jadwal makan yang berantakan, makanan tertentu yang dikonsumsi pekerja kantoran juga turut berperan pada terjadinya GERD.

“Makanan-makanan yang dimaksud bisa meningkatkan asam lambung dan bisa mencetuskan GERD adalah makanan pedas dan berminyak. Sayuran sejenis kol dan kubis yang banyak mengandung gas juga bisa menyebakan GERD,” jelas dr. Ega.

Selain yang disebutkan, ada pula asupan lain yang turut berperan meningkatkan risiko terjadinya GERD. Beberapa di antaranya adalah kopi, cokelat, saus tomat, bawang putih dan bawang merah.

Di luar faktor makanan, dr. Ega juga mengatakan bahwa GERD pada pekerja kantoran bisa disebabkan oleh faktor stres.

"Stres juga bisa memicu GERD. Biasanya terjadi karena tekanan pekerjaan di kantor, harus menghadapi jalanan yang macet, atau hal-hal lain sejenisnya," tutur dr. Ega.

"Kelelahan, begadang atau kurang tidur juga bisa menjadi pemicu GERD pada pekerja kantoran. Sebab semua kondisi tersebut membuat pelepasan hormon stres menjadi lebih tinggi, sehingga tingkat metabolisme tubuh termasuk saluran cerna juga lebih cepat,” tambahnya.

Mencegah GERD

Pekerja kantoran yang sangat sibuk memang lebih rentan mengalami GERD. Kendati begitu, bukan berarti kondisi yang satu ini tidak bisa dicegah. Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah GERD, yaitu:

  • Hindari rokok sama sekali
  • Kelola stres dengan baik
  • Makan dengan porsi kecil namun sering, daripada makan dalam porsi besar dalam satu waktu sekaligus
  • Hindari langsung berbaring setelah makan
  • Jangan gunakan pakaian yang terlalu ketat, khususnya di bagian perut
  • Hindari makanan pemicu, seperti alkohol, kopi, cokelat, dan sejenisnya.
  • Cukupi waktu istirahat dalam sehari

Jika GERD sudah terlanjur terjadi, jangan tunda untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter. Jangan biarkan penyakit asam lambung itu mengganggu produktivitas atau menurunkan kualitas hidup Anda sebagai pekerja kantoran.

[NB/ RVS]