Redakan GERD dengan Mencukupi Serat

Oleh Ayu Maharani pada 25 Nov 2018, 15:00 WIB
Tak cuma bisa memperlancar BAB, mencukupi kebutuhan serat juga membantu meredakan gejala GERD.
Redakan GERD dengan Mencukupi Serat (Elena-Veselova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat Anda mengalami sembelit, biasanya air putih serta sayur atau buahlah yang pertama kali dicari untuk melancarkan buang air besar (BAB). Ini karena serat dalam aneka sayur dan buah terbukti ampuh dalam menjaga sistem pencernaan bekerja sebagaimana mestinya. Di sisi lain, serat juga dapat membantu meredakan kondisi gastroesophageal reflux disease (GERD).

Kebaikan serat untuk GERD

Terdapat dua jenis serat, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Serat larut diperoleh dari kacang-kacangan, tanaman hijau, dan buah-buahan. Sementara itu, serat tidak larut bisa didapatkan dari gandum, beras merah, beras hitam, kulit buah, dan kulit sayuran. Kedua jenis serat ini sama-sama baik untuk memperlancar pencernaan.

Dilansir Livestrong, serat larut bisa membuat penderita GERD kenyang lebih lama. Mengonsumsi serat larut dalam porsi kecil tetapi sering dapat mengontrol nafsu makan dan menahan penderita GERD untuk jajan makanan yang tidak sehat, khususnya gorengan.

Sementara itu, serat tidak larut berfungsi mempercepat lajur makanan dari lambung ke usus. Dengan begitu, mengonsumsi sayuran dan biji-bijian dapat mengurangi risiko terjadinya refluks.

Kandungan serat dalam makanan juga dianggap sebagai prebiotik. Prebiotik merupakan bahan bakar untuk mendorong pertumbuhan bakteri baik agar kesehatan organ pencernaan seimbang. Itulah mengapa diet kaya serat sangat baik untuk mencegah kekambuhan GERD.

Meski begitu, terlalu berlebihan mengonsumsi serat justru bisa menjadi bumerang. Kebanyakan makan serat justru dapat meningkatkan lonjakan asam lambung sehingga memicu kambuhnya GERD. Untuk itu, jika Anda ingin menyantap serat, baik serat larut maupun serat tidak larut, konsumsilah secara wajar dan dalam porsi yang kecil tetapi sering.

Menurut dr. Fiona Amelia MPH dari KlikDokter, serat juga berfungsi untuk mengontrol berat badan, menstabilkan gula darah, dan menurunkan kadar kolesterol. Melihat manfaatnya dalam mengendalikan berat badan, maka mengonsumsi serat secara cukup dan rutin tidak akan membuat Anda gemuk. Tidak seperti saat Anda mengonsumsi banyak karbohidrat atau lemak jahat.

Cara lain untuk meredakan GERD

Selain mencukupi kebutuhan serat, beberapa cara lain untuk meredakan gejala GERD dan mencegahnya kambuh, antara lain:

  • Makan dalam porsi kecil tetapi sering ketimbang makan tiga kali sehari dalam porsi yang banyak.
  • Hindari minum banyak air saat makan. Ini penting untuk mencegah perut kembung dan asam lambung bergejolak.
  • Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan Anda sampai lumat betul, apalagi jika makanan itu memiliki tekstur yang cukup keras atau kenyal.
  • Hindari makanan pemicu naiknya asam lambung, seperti kafein, pedas, asam, alkohol, dan minuman berkarbonasi.
  • Sehabis makan, jangan langsung berbaring. Tunggu setidaknya dua sampai tiga jam setelah selesai makan.
  • Konsumsi teh kamomil hangat yang dicampur dengan madu untuk menetralkan asam lambung.

Berdasarkan penjelasan di atas, mencukupi kebutuhan serat memang bisa mencegah dan mengurangi gejala GERD. Akan tetapi, tetaplah konsumsi serat dalam batas wajar supaya serat tidak menjadi bumerang yang justru merugikan kesehatan pencernaan Anda. Selain itu, hindari makanan dan minuman yang dapat memicu naiknya asam lambung, hindari merokok, serta kelola stres dengan bijak.

[RS/ RVS]