Awas, Anda Bisa Kecanduan 4 Hal Ini

Oleh Ayu Maharani pada 27 Nov 2018, 17:15 WIB
Aktivitas yang awalnya hanya dilakukan seperlunya, bisa membuat kecanduan jika dilakukan lebih sering dari yang semestinya. Waspadalah.
Awas, Anda Bisa Kecanduan 4 Hal Ini (Mcky-Stocker/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bicara soal candu sebenarnya tak melulu soal obat-obatan terlarang alias narkoba. Sebab pada dasarnya, kecanduan merupakan kejangkitan suatu kegemaran hingga lupa terhadap hal-hal yang lain. Misalnya, video game atau belanja online pun bisa menjadi candu, bagi mereka yang tergila-gila pada kedua hal tersebut. Dan, kebiasaan apapun yang terlalu berlebihan pasti memiliki dampak yang merugikan.

Dilansir dari Reader’s Digest, ada beberapa hal yang berkaitan dengan kesehatan yang bisa bikin Anda kecanduan. Mungkin awalnya, kebiasaan tersebut memang bermanfaat untuk tubuh Anda. Dampak positif tersebut membuat Anda terus-menerus mengulanginya sampai melewati batas wajar dan berujung pada hasil yang merugikan. Beberapa aktivitas atau kebiasaan tersebut adalah:

1. Operasi plastik

Mungkin tujuan awal Anda melakukan operasi plastik adalah untuk memperbaiki dan merawat bagian wajah yang rusak akibat kecelakaan atau mengganggu penampilan. Hasilnya yang sangat memuaskan membuat Anda berhasrat untuk mengulanginya lagi. Anda menjadi ingin lebih mempercantik diri dan mereparasi bagian-bagian tubuh atau wajah yang sebetulnya tidak membutuhkan tindakan medis apa pun.

Menurut seorang ahli bedah plastik di Beverly Hills Plastic Surgery Group, John Layke MD, selain tindakan bedah plastik, suntik botox, pengisian filler bibir, dan sedot lemak pun menjadi tindakan yang bikin seseorang kecanduan. Ironisnya, para pasien sering kali tidak menyadari bahwa mereka mengalami kecanduan tersebut.

2. Memutihkan gigi

Bagi Anda yang bekerja di bidang yang menuntut penampilan menarik, memiliki gigi kuning tentu akan membuat Anda malu. Itulah sebabnya tindakan memutihkan gigi (veneer) menjadi solusi terbaiknya.

Namun, masih saja ada orang yang merasa khawatir giginya kembali menguning dengan cepat akibat beberapa faktor. Alhasil, veneer pun dilakukan secara berlebihan. Sementara itu, kecanduan melakukan pemutihan gigi disebut dengan bleachorexia.

Padahal, melakukan tindakan pemutihan gigi secara berlebihan dengan menggunakan laser, strip, gel, bilasan, atau pasta dapat menyebabkan masalah gigi. Misalnya saja, sakit gigi, iritasi gusi, dan melemahkan email gigi. Lebih parahnya lagi, bukannya putih alami, veneer berlebihan justru membuat warna gigi Anda menjadi transparan!

1 of 2

Selanjutnya

3. Menggunakan obat tetes mata

Saat mata merah dan gatal, biasanya Anda akan langsung mencari obat tetes mata dan meneteskannya ke mata. Hasilnya, mata akan terasa lebih sejuk dan kemerahan atau rasa gatal pun berkurang.

Hal ini karena kandungan bahan aktif tetrahidrozoline berhasil menyempitkan pembuluh darah konjungtiva. Sehingga, pembuluh darah tersebut mengecil dan kemerahan mereda. Kendati demikian, banyak orang yang menggunakan tetes mata hanya untuk menyegarkan mata mereka, meski tidak sedang mengalami iritasi mata. Hal ini dilakukan karena dianggap sebagai cara yang paling cepat untuk menghilangkan kelelahan mata.

Padahal, iritasi mata bisa makin parah jika obat tetes mata digunakan secara berlebihan. Ujung-ujungnya, yang akan terjadi adalah iritasi mata yang lebih parah dan pedih.

4. Memakai pelembap secara berlebihan

Tak jarang Anda termakan oleh iklan yang memengaruhi Anda untuk memiliki kulit yang halus dan lembap setiap saat. Alhasil, Anda pun rajin membeli berbagai produk pelembap dan memakainya setiap waktu pada kulit tubuh.

Menurut Joshua Zeichner, MD, seorang direktur dermatologi dari The Mount Sinai Hospital NYC, sebenarnya tidak semua orang membutuhkan pelembap secara rutin.

“Jika kulit Anda mengalami eksim, kering yang ekstrem, bersisik, mengelupas, kemerahan, atau gatal, pelembap memang bisa membantu. Tetapi, jika kulit Anda cenderung normal, sebenarnya tidak perlu terlalu sering menggunakannya.” katanya.

Menggunakan pelembap secara berlebihan justru bisa menimbulkan iritasi kulit. Kalaupun Anda yang berkulit normal ingin tetap menggunakan pelembap, sebaiknya gunakan pelembap bertekstur ringan atau tidak banyak mengandung minyak. Hal ini bertujuan agar kulit Anda bisa “bernapas” dan menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Berbagai kebiasaan di atas mungkin selama ini Anda anggap cukup baik untuk dilakukan. Namun jika Anda melakukannya terlalu sering dan berlebihan, kebiasaan-kebiasaan tersebut bisa membuat Anda kecanduan.  Oleh sebab itu, mintalah saran kepada dokter terlebih dahulu jika Anda ingin menjalani perawatan tubuh, untuk mendapatkan solusi terbaik.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓