Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Oleh Rieke Saras pada 29 Nov 2018, 13:45 WIB
Selama ini kapulaga dikenal sebagai rempah untuk bumbu dapur. Intip manfaatnya untuk kesehatan di sini.
Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui (Valentyn-Volkov/123rf)

Klikdokter.com, Jakarta Kapulaga termasuk jenis rempah yang serba guna. Ia biasa digunakan sebagai bumbu dapur, karena dapat menghilangkan bau anyir dan amis daging serta mengharumkan masakan. Di Turki dan Timur Tengah, ia juga sering dicampur ke dalam kopi. Tak hanya itu, kapulaga telah banyak digunakan sebagai obat sejak berabad-abad lalu. Biji, minyak, dan ekstraknya diyakini baik untuk beberapa penyakit.

Ini dia 10 manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari kapulaga, seperti dilansir Healthline:

1. Membantu mengontrol tekanan darah tinggi

Dalam sebuah studi, para peneliti memberikan tiga gram bubuk kapulaga per hari kepada 20 orang dewasa yang memiliki tekanan darah tinggi. Setelah 12 minggu, tingkat tekanan darah menurun secara signifikan.

Para peneliti melihat bahwa kadar antioksidan yang tinggi dan efek diuretik dalam kapulaga bertanggung jawab atas hal tersebut. Faktanya, status antioksidan partisipan meningkat hingga 90% pada akhir studi.

2. Memiliki komponen antikanker

Sejumlah studi yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa bubuk kapulaga dapat meningkatkan aktivitas beberapa enzim yang kemudian membantu melawan kanker. Bumbu rempah ini juga meningkatkan kemampuan sel-sel untuk menghadang tumor-tumor. Meski demikian, dibutuhkan penelitian yang lebih kuat pada manusia untuk memvalidasi hasil-hasil yang sudah ada.

3. Melindungi tubuh dari penyakit-penyakit kronis

Kardamom atau kapulaga sangat kaya akan komponen-komponen yang dapat melawan peradangan. Peradangan terjadi ketika tubuh Anda terpapar oleh substansi-substansi asing. Dalam jangka panjang, ini bisa berujung pada timbulnya berbagai penyakit kronis. Satu studi pada tikus menemukan bahwa mengonsumsi bubuk kapulaga menurunkan peradangan pada hati, yang disebabkan oleh pola makan tinggi karbohidrat dan lemak.

4. Menangani bau mulut

Penggunaan kapulaga untuk menangani bau mulut dan memperbaiki kesehatan mulut adalah resep kuno. Di beberapa budaya pun, mengunyah bagian buah kapulaga untuk menyegarkan napas termasuk hal yang umum. Bahkan, salah satu produsen permen karet ternama menggunakan rempah ini di salah satu produknya.

Satu studi menemukan bahwa ekstrak kapulaga efektif dalam melawan lima bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Alasan mengapa kapulaga dapat membuat napas segar mungkin terkait dengan kemampuannya dalam melawan bakteri mulut.

5. Mencegah keracunan makanan

Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa ekstrak kapulaga dan minyak esensialnya sama efektifnya, dan terkadang lebih efektif daripada obat-obatan standar untuk E.coli dan Staphylococcus, dua bakteri penyebab keracunan makanan.

Campylobacter yang berkontribusi terhadap peradangan perut juga diteliti dapat dihalau dengan minyak esensial kapulaga. Namun, studi lebih lanjut tetap diperlukan untuk melihat efeknya lebih jauh pada manusia.

6. Membuat pernapasan lebih nyaman

Kapulaga juga diketahui dapat meningkatkan pernapasan dengan membuat jalan napas lebih rileks. Sebuah studi yang dilakukan pada tikus dan kelinci menemukan bahwa ekstrak kapulaga dapat mengendurkan saluran udara tenggorokan. Jika ekstrak ini punya efek yang sama terhadap orang dengan asma, mungkin dapat mencegah saluran udara mereka yang meradang dari rasa tercekik.

Kapulaga termasuk aman untuk dikonsumsi. Cara yang paling umum untuk mendapatkan manfaat dari rempah ini adalah dengan memasukkannya dalam masakan. Sudah banyak juga yang memanfaatkan suplemen, ekstrak, dan minyak esensial kapulaga untuk kesehatan. Namun, diskusikan dulu dengan dokter untuk keamanan dan dosis yang tepat. Lebih lanjut, suplemen kapulaga tidak direkomendasikan untuk anak-anak, serta wanita hamil dan menyusui.

[RS/ RVS]