search

Kopi Bisa Atasi Asam Urat, Mitos atau Fakta?

Konsumsi kopi dianggap berpengaruh pada asam urat. Benarkah kopi bisa mengatasi asam urat? Atau justru jadi penyebab asam urat? Ini faktanya.
Kopi Bisa Atasi Asam Urat, Mitos atau Fakta?

Klikdokter.com, Jakarta Asam urat, atau artritis gout, terjadi akibat terbentuknya kristal asam urat di persendian. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri sendi, yang bisa disertai kemerahan dan bengkak. Salah satu asupan yang dipercaya bermanfaat bagi orang dengan asam urat adalah kopi. 

Namun, benarkah mengonsumsi kopi untuk asam urat efektif mengatasi dan mencegah kekambuhan? Mari simak ulasannya di sini.

1 dari 3

Pengaruh Kopi terhadap Asam Urat

Pengaruh Kopi terhadap Asam Urat
loading

Tidak terdapat banyak studi yang menjelaskan hubungan dan pengaruh kopi terhadap asam urat.

Sejumlah studi menyatakan bahwa kopi tanpa kafein dapat berperan dalam mengurangi risiko gout. Pada Juni 2007, studi yang dilakukan dalam skala besar berusaha menguji hubungan antara kopi tanpa kafein dengan kadar asam urat.

Hasilnya ditemukan bahwa kopi tanpa kafein berhubungan dengan penurunan kadar asam urat. Dinyatakan bahwa kelompok pria yang minum 1 - 3 cangkir kopi tanpa kafein sehari berisiko asam urat 33 persen lebih rendah dibandingkan kelompok lainnya.

Artikel lainnya: Ketahui, Ini Manfaat Kopi untuk Kesehatan Hati Anda

Belum jelas hubungan kopi dan asam urat, serta efeknya dalam menurunkan risiko asam urat. Namun, para peneliti berspekulasi bahwa sumber antioksidan dan asam fenol klorogenat yang terdapat di dalam kopi mungkin memengaruhi risiko asam urat.

Sementara, kopi tanpa kafein membantu mencegah kambuhnya asam urat, kopi berkafein dapat menyebabkan masalah pada penderita asam urat. Efeknya bisa bertambah berat saat Anda bukanlah peminum kopi rutin.

Studi pada tahun 2010 menunjukkan, penderita asam urat yang meningkatkan konsumsi minuman berkafein secara tiba-tiba lebih cenderung mengalami serangan gout.

2 dari 3

Tetap Perhatikan Konsumsi Kopi Anda

Tetap Perhatikan Konsumsi Kopi Anda
loading

Meski disinyalir ada manfaat kopi untuk asam urat, konsumsi minuman ini—baik yang berkafein ataupun tidak—sebaiknya tetap dibatasi.

Artikel lainnya: 4 Cara Bikin Kebiasaan Minum Kopi Jadi Lebih Sehat

European Food Safety Authority menyatakan batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa tanpa riwayat penyakit tertentu adalah sekitar 400 mg sehari. Jumlah ini setara dengan 4 cangkir kopi.

Tentunya saat Anda memiliki riwayat penyakit lainnya, seperti asam urat, anjuran ini dapat berubah. Anda sebaiknya mengonsultasikan kondisi Anda dengan dokter dan membatasi konsumsi kopi 1-2 cangkir sehari sebelum mendapat keterangan lebih lanjut.

Serangan asam urat dapat timbul akibat berbagai hal, seperti adanya gangguan darah dan gangguan metabolisme, penyakit ginjal, kebiasaan makan, dan sebagainya.

Jika ingin asam urat tak sering kambuh, penderitanya harus menerapkan gaya hidup yang sehat, seperti menghindari makanan dan minuman manis atau tinggi purin, menghindari konsumsi alkohol, dan minum lebih banyak air serta makan lebih banyak serat.

Selain perubahan gaya hidup, serangan asam urat juga dapat diminimalkan dengan penggunaan obat-obatan. Pengobatan medis ini bisa digunakan saat serangan akut atau mencegah serangan serta mengurangi risiko komplikasi asam urat.

Baca Juga

Satu lagi, alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi kopi tanpa kafein untuk membantu menurunkan risiko asam urat.

Jika Anda masih penasaran apakah kopi penyebab asam urat atau justru bermanfaat, tanyakan langsung kepada dokter melalui fitur Live Chat

[HNS/JKT]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Risa Indarahmani

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Wendri Wildiartoni Pattiawira

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Manfaat Istimewa Daun Binahong untuk Kesehatan

Info Sehat
12 Mar

Kafein pada Kopi Bisa Cegah Kanker Kulit?

Info Sehat
09 Mar

Daftar Minuman Penghilang Rasa Ngantuk yang Efektif Selain Kopi

Info Sehat
26 Feb

Kacang vs Jeroan, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Asam Urat?

Info Sehat
23 Feb

Kopi Decaf, Benarkah Lebih Aman untuk Kesehatan?

Info Sehat
23 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat