Kopi Bisa Atasi Asam Urat, Mitos atau Fakta?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 06 Des 2018, 08:15 WIB
Ada yang bilang bahwa minum kopi dapat membantu mengobati penyakit asam urat. Ketahui faktanya berikut ini.
Kopi Bisa Atasi Asam Urat, Mitos atau Fakta? (Makistock/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Asam urat, atau artritis gout, terjadi akibat terbentuknya kristal asam urat di persendian. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri sendi, yang bisa disertai kemerahan dan bengkak. Salah satu asupan yang dipercaya bermanfaat bagi orang dengan asam urat adalah kopi. Benarkah kopi cukup efektif untuk mengobati asam urat?

Sejumlah studi menyatakan bahwa kopi tanpa kafein dapat berperan dalam mengurangi risiko gout. Pada bulan Juni 2007, studi yang dilakukan dalam skala besar berusaha menguji hubungan antara kopi tanpa kafein dengan kadar asam urat. Hasilnya ditemukan bahwa kopi tanpa kafein berhubungan dengan penurunan kadar asam urat.

Belum jelas mengapa kopi dapat menurunkan risiko asam urat. Para peneliti berspekulasi bahwa sumber antioksidan dan asam fenol klorogenat yang terdapat di dalam kopi mungkin memengaruhi risiko asam urat.

Studi lainnya menemukan bahwa kadar insulin berkaitan erat dengan asam urat. Meminum kopi tanpa kafein dikatakan memengaruhi kadar insulin, dengan meningkatkan sensitivtas dan menghambat penyerapan glukosa. Nah, ketika kadar insulin rendah, maka kadar asam urat juga rendah.

Sementara kopi tanpa kafein membantu mencegah kambuhnya asam urat, kopi berkafein dapat menyebabkan masalah pada penderita asam urat, terutama jika mereka bukan peminum kopi rutin. Studi tahun 2010 menunjukkan, penderita asam urat yang meningkatkan konsumsi minuman berkafein secara tiba-tiba lebih cenderung mengalami serangan gout.

Tips mencegah serangan asam urat

Serangan asam urat dapat timbul akibat berbagai hal, seperti adanya gangguan darah dan gangguan metabolisme, penyakit ginjal, kebiasaan makan, dan sebagainya. Untuk itu, jika ingin asam urat tak sering kambuh, penderitanya harus menerapkan gaya hidup yang sehat dan teratur, seperti:

  1. Hindari atau batasi makanan tinggi purin

Makanan tinggi purin meliputi jeroan, daging babi,ikan, kerang, kembang kol, kacang polong, jamur, dan sebagainya.

  1. Singkirkan makanan atau minuman manis

Studi menunjukkan bahwa gula dapat menyebabkan tingginya kadar asam urat. Singkirkan hobi Anda mengonsumsi makanan dan minuman manis mulai sekarang.

  1. Minum lebih banyak air

Minum banyak cairan membantu ginjal untuk mengeliminasi asam urat lebih cepat. Jadi jangan sampai Anda malas minum, karena justru bisa membahayakan kesehatan Anda.

  1. Jauhi alkohol

Minum alkohol dapat memicu peningkatan kadar asam urat. Hal ini dikarenakan ginjal pasti akan mengeliminasi alkohol terlebih dahulu dibandingkan asam urat. Jenis minuman beralkohol seperti bir juga tinggi akan purin.

  1. Menurunkan berat badan

Penambahan berat badan dapat meningkatkan kadar asam urat. Sel lemak membuat asam urat lebih banyak dibandingkan dengan sel otot.

  1. Seimbangkan kadar insulin

Terlalu banyak insulin menyebabkan kelebihan asam urat dalam tubuh. Untuk itu konsultasikan kepada dokter bagaimana cara untuk menjaga keseimbangan kadar insulin dalam tubuh.

  1. Perbanyak konsumsi serat

Makan lebih banyak serat akan membantu tubuh mengeliminasi asam urat. Serat juga dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan insulin.

  1. Perbanyak vitamin C

Vitamin C dapat membantu tubuh mengeliminasi asam urat dan juga mengurangi peradangan.

Selain dengan mengupayakan perubahan gaya hidup, serangan asam urat juga dapat diminimalkan dengan penggunaan obat-obatan. Obat-obatan untuk menangani asam urat dapat digunakan saat serangan akut atau untuk mencegah serangan serta mengurangi risiko komplikasi. Dan untuk konsumsi kopi, alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi kopi tanpa kafein untuk membantu menurunkan risiko asam urat.

[RS/ RVS]