7 Penyebab Bibir Pecah-pecah

Oleh Ayu Maharani pada 06 Des 2018, 17:00 WIB
Kesal karena bibir pecah-pecah mengganggu penampilan? Kenali penyebabnya dan cara mengatasinya berikut.
7 Penyebab Bibir Pecah-pecah (Mr.Cheangchai-Noojuntuk/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Setiap wanita mendambakan kondisi bibir yang lembap dan merona. Ya, selain karena terlihat lebih sehat, saat dipulas dengan lipstik pun hasilnya akan lebih maksimal dan menawan. Namun sayang, tak semua wanita memiliki kondisi bibir seperti itu. Sebagian malah memiliki bibir yang kering dan pecah-pecah, tak peduli dalam cuaca apa. Hal itu sebenarnya sangat mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara efektif untuk mengatasi bibir pecah-pecah?

Salah satu cara untuk mengatasi bibir kering adalah dengan mengoleskan lip balm. Namun, tidak semua masalah bibir pecah-pecah dapat diatasi dengan lip balm.

Berikut ini beberapa penyebab bibir pecah-pecah dan cara mengatasinya, yang dilansir dari Reader’s Digest.

  • Kulit sering terbakar sinar matahari

Kulit bibir sebenarnya sangat tipis dan sensitif. Karena dua hal tersebut, kulit bibir lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Bahkan, menurut Jill Waibel MD, pemilik Miami Dermatology and Laser Institute, Anda dapat terkena kanker kulit dari area bibir.

Itulah sebabnya Anda wajib memakai lip balm ber-SPF saat Anda berada di luar ruangan. Sebab, kerusakan akibat sinar matahari dapat menyebabkan kondisi pra-kanker yang dikenal sebagai actinic cheilitis. Jika itu telanjur terjadi, ada kemungkinan dokter Anda mengambil pilihan pengobatan, seperti cryotherapy, terapi photodynamic medis, atau memberikan krim kemoterapi topikal.

  • Memilii alergi yang tidak disadari

Jika bibir Anda selalu kering tanpa Anda ketahui penyebabnya, coba perhatikan produk di meja rias atau kamar mandi Anda. Pasalnya, menurut Dr. Waibel, alergi bisa menjadi penyebab bibir pecah-pecah. "Dermatitis Kontak Alergi adalah diagnosis yang sangat umum saat bibir Anda kering dan pecah-pecah. Bisa jadi, penyebab alergi Anda berasal dari pasta gigi, obat kumur, atau lipstik Anda sendiri,” kata dia.

Untuk mengecek apakah Anda alergi atau tidak terhadap produk-produk yang disebutkan, jangan gunakan produk tersebut selama dua minggu untuk melihat, apakah bibir Anda mulai sembuh. Jika tidak, Dr. Waibel menyarankan Anda untuk memeriksa kondisi ke dokter kulit untuk melakukan pengujian yang lebih spesifik. Selain itu, dokter mungkin juga akan meresepkan steroid topikal untuk mengatasi kekeringan, kemerahan, dan peradangan pada kulit bibir.

1 of 2

Selanjutnya

  • Kondisi bibir Anda memang kering kronis

Dalam beberapa kasus, bibir yang selalu kering memang disebabkan oleh Anda sendiri. Ya, karena Anda memang memiliki bibir kering yang kronis.

"Ini bisa sangat umum pada pasien dengan riwayat kondisi kulit kering, misalnya, psoriasis atau eksim," kata Dr. Waibel. Perawatan yang mungkin ditawarkan oleh dokter adalah penggunaan salep dan lip balm.

  • Dehidrasi

Menurut Tsippora Shainhouse MD, seorang dokter kulit dan instruktur bersertifikat di University of Southern California, bibir kering adalah salah satu tanda awal dehidrasi. Itu karena kulit bibir sangat tipis dan tidak memiliki kelenjar minyak atau keringat.

"Potensi kehilangan air melalui bibir sebenarnya 3-10 kali lebih besar daripada melalui kulit di wajah atau kulit lainnya di tubuh," katanya. Jadi ketika bibir Anda kering dan pecah-pecah, cukupilah kebutuhan cairan Anda dengan banyak minum air putih.

  • Sering bernapas dari mulut

Sering bernapas dari mulut bisa disebabkan oleh alergi kronis dan hidung tersumbat. Selain itu, adanya masalah di hidung dan tenggorokan juga bisa menyebabkan Anda sering bernapas dan mendengkur dari mulut. Keesokan paginya, bibir Anda pun menjadi kering. Untuk mengatasinya, oleskan minyak vitamin E atau salep pelembap sebelum tidur untuk membantu menjaga bibir tetap lembap.

  • Sering menjilat bibir

Menjilati bibir memang bisa mengurangi kekeringan di bibir selama beberapa saat. Tapi, begitu air liur menguap, bibir Anda akan semakin kering. Ketika bibir kering, kulit di bibir bisa kencang dan retak. Jadi ketimbang Anda membasahi bibir dengan jilatan air liur, sebaiknya minum air putih atau oleskan pelembap agar kondisi bibir kering dan pecah-pecah tidak semakin parah.

  • Kelembapan udara terlalu kering

Udara kering dan angin dingin merupakan salah satu penyebab tersering di balik bibir pecah-pecah. Meskipun Anda tidak dapat mengendalikan cuaca, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk melindungi kulit bibir, yaitu menggunakan pelembap dan sebuah chapstick berlilin untuk mengunci kelembapan sebelum Anda pergi keluar saat musim dingin.

Jangan abai terhadap bibir pecah-pecah dan kering. Bila dibiarkan terlalu lama, bibir akan terasa perih, bahkan berdarah. Untuk mengatasinya, selain menggunakan pelembap bibir ber-SPF, Anda harus sering minum air putih, tidak menjilati bibir, mengoleskan minyak vitamin E sebelum tidur, dan menjauhi produk penyebab alergi. Dengan begitu, secara perlahan kondisi bibir Anda akan kembali seperti semula dan Anda pun bisa lebih percaya diri.

[HNS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓