Makan Kacang Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 12 Dec 2018, 13:00 WIB
Kacang kerap dikaitkan dengan timbulnya jerawat, atau bikin jerawat makin bandel. Mitos atau fakta? Cari tahu di sini.
Makan Kacang Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta? (RossHelen/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Meski jerawat merupakan kondisi kulit yang umum terjadi, tapi tetap saja kemunculannya bisa bikin mood rusak dan jadi kurang percaya diri. Ada banyak faktor yang memengaruhi munculnya jerawat. Nah, kadang saat Anda sedang menikmati kacang favorit, teman Anda mengingatkan, “Awas, nanti jerawatan lo!” Memang banyak orang yang percaya kalau kacang bisa bikin jerawatan. Apakah anggapan tersebut didukung fakta medis? Atau hanya mitos belaka?

Banyak faktor yang memengaruhi munculnya jerawat. Mulai dari genetik, hormonal, sebum yang dihasilkan oleh kelenjar minyak kulit, sel kulit mati, bakteri penyebab jerawat, pori-pori kulit yang tersumbat, dan adanya reaksi peradangan.

Jerawat juga sering kali dikaitkan konsumsi makanan tertentu. Nyatanya, hubungan antara diet dan jerawat belum diketahui dengan jelas.  Namun, baru-baru ini ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa diet bisa berpengaruh secara signifikan terhadap munculnya jerawat. Nah, salah satu makanan yang diduga punya peran terhadap timbulnya jerawat adalah kacang.

Mengupas kacang dan kaitannya terhadap jerawat

Kacang merupakan salah satu makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi karena dapat menjadi sumber antioksidan, vitamin, dan mineral baik yang dapat mendukung kesehatan secara menyeluruh. Lantas, bagaimana kacang bisa berpengaruh terhadap munculnya jerawat?

Sebetulnya kacang tidak menyebabkan jerawat secara langsung. Salah satu alasan mengapa kacang kerap dikaitkan dengan jerawat adalah waktu dan usaha yang dibutuhkan sistem pencernaan untuk mengolahnya menjadi bahan yang bermanfaat untuk tubuh.

Kacang mengandung banyak lemak dan protein tinggi, sehingga tubuh butuh lebih banyak waktu dan usaha untuk mencernanya. Lambatnya proses cerna ini mengakibatkan sel imun menjadi aktif, lalu memproduksi antibodi. Kondisi tersebut memiliki dampak ke kulit, yaitu dengan mengiritasi kelenjar minyak, sehingga menghasilkan sebum secara berlebihan. Akibatnya, risiko munculnya jerawat pun meningkat.

Kacang juga mengandung hormon androgen yang bisa bikin jerawat makin parah, karena meningkatkan produksi sebum. Singkatnya, kacang bisa bikin kulit lebih berminyak secara menyeluruh.

Alasan lainnya adalah karena kacang mengandung asam lemak alami, yaitu omega-3 dan omega-6, yang dibutuhkan tubuh dalam perbandingan yang ideal, yaitu 1:3, untuk kesehatan optimal. Namun, kacang yang biasa dikonsumsi kebanyakan perbandingan antara omega-3 dan omega 6 tidak ideal, yaitu 1:17. Ini merupakan masalah karena omega-3 merupakan nutrisi sumber antiperadangan, sedangkan omega-6 adalah nutrisi yang dapat mencetuskan peradangan dalam tubuh jika dikonsumsi terlalu banyak. Oleh karena itu, maka kacang dapat menyebabkan jerawat.

Perbandingan yang ideal antara omega-3 dan omega-6 penting untuk diperhatikan. Tak hanya untuk memberikan tubuh nutrisi yang dibutuhkan, tetapi juga untuk kulit yang bebas dari jerawat.

1 of 2

Boleh saja makan kacang, tapi ...

Saat membeli kacang, baca label kemasan dan pilihlah yang tinggi akan omega-3 dan rendah akan omega-6. Sebagai panduan, kacang yang punya kandungan omega-6 tinggi antara lain walnut dan pine nut. Kacang yang rendah omega-6 adalah makademia, mete, dan hazelnut.

Jika ingin menyingkirkan kacang dari menu harian, Anda bisa menggantinya dengan sumber makanan lain sebagai sumber omega-3 yang baik. Contohnya adalah biji chia dan ikan—keduanya bisa membantu menyeimbangkan kadar omega-3 dan omega-6.

Makanan lain yang juga berhubungan dengan jerawat

Tak hanya kacang, ada pula makanan lain yang dikaitkan dengan jerawat, yaitu:

  • Karbohidrat seperti roti, serealia, pasta, nasi putih, soda, dan pemanis.
  • Produk susu, termasuk es krim.
  • Makanan cepat saji seperti burger, nugget, dan hot dog.
  • Cokelat.
  • Bubuk protein.

Mengenai makanan kacang bisa bikin jerawatan, dari penjelasan di atas ini memang fakta, bukan cuma mitos belaka, meski kaitannya tidak secara langsung. Jika selama ini Anda sering bermasalah dengan jerawat, kemungkinan besar ketidakseimbangan hormon adalah penyebabnya. Namun, jerawat pada masing-masing orang berbeda-beda, tergantung respons tubuh, sensitivitas tubuh, genetik, perawatan diri, pola hidup, serta pola makan. Apabila jerawat terus saja membandel atau makin parah, lebih baik konsultasikan masalah tersebut dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓