Bawang Putih Bisa Atasi Bisul, Mitos atau Fakta?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 15 Dec 2018, 17:00 WIB
Bawang putih terbukti dapat memberikan beragam manfaat kesehatan. Lantas, bisakah digunakan untuk mengatasi bisul?
Bawang Putih Bisa Atasi Bisul, Mitos atau Fakta? (SpicyPXL/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bisul, benjolan berwarna merah, hangat jika diraba, dan berisi nanah. Keluhan ini dapat terjadi pada siapa saja, dan bisa sangat menganggu aktivitas bahkan hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Bisul timbul akibat adanya suatu infeksi pada folikel rambut dan jaringan kulit, yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Keluhan ini umumnya muncul pada daerah yang mengalami pergesekan dan lebih berminyak, seperti bokong, leher, wajah, ketiak, dan paha.

Terdapat beberapa faktor risiko yang berperan pada munculnya bisul, di antaranya:

  • Sistem kekebalan tubuh yang menurun, misalnya sedang lelah, stres, atau tidak menjaga pola makan
  • Kondisi kulit yang berminyak
  • Kebersihan diri yang kurang terjaga dengan baik.

Pada tahap awal, bisul hanya berupa benjolan kecil dan keras berwarna merah. Lama-kelamaan, benjolan tersebut akan bertambah besar dan muncul warna putih kekuningan di bagian tengahnya.

Mengatasi bisul dengan bawang putih

Selain rasa nyeri, bisul juga bisa menimbulkan gejala lain seperti demam dan tidak nafsu makan. Oleh karena itu, penderita pasti ingin segera terbebas dari keluhan tersebut.

Nah, salah satu cara yang dianggap ampuh mengatasi bisul adalah dengan bawang putih. Anggapan ini muncul karena bawang putih memiliki sifat antibakteri, sehingga mampu memberikan manfaat signifikan lantaran bisul itu sendiri bisa terjadi akibat adanya infeksi bakteri Staphylococcus aureus.

Tidak dimungkiri, bawang putih memang mengandung senyawa allicin yang terbukti mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit, dan membunuh bakteri yang menganggu di saluran cerna. Bahkan, terdapat pula penelitian yang mengatakan bahwa bawang putih memiliki kandungan yang berperan sebagai antikanker.

Kendati begitu, efektivitas bawang putih dalam mengatasi bisul masih belum diketahui hingga saat ini. Dengan kata lain, bawang putih belum sepenuhnya terbukti mampu menjadi “obat” bisul. Justru, penggunaan bawang putih yang tidak terjaga kebersihannya bisa memperparah keadaan infeksi pada bisul atau kulit sekitarnya.

Anda tentu tak ingin sampai hal tersebut terjadi, bukan? Jika memang demikian, akan lebih baik jika Anda meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cukup istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Jangan lupa untuk mengombinasikannya dengan menjaga kebersihan diri dengan saksama, misalnya dengan mandi setidaknya dua kali sehari. Hal ini dilakukan karena bisul dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Kalaupun ingin cepat sembuh, sebaiknya bersihkan bisul tersebut dengan sabun antibakteri secara berkala, dan kompres menggunakan air hangat setidaknya tiga kali sehari.

Hindari memecahkan bisul secara paksa, karena dapat menyebarkan bakteri dan memperberat infeksi yang sudah terjadi. Anda dianjurkan untuk menunggu hingga bisul pecah dengan sendirinya.

Lantas, bagaimana bila ingin terbebas dari nyeri akibat bisul? Untuk ini, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan antinyeri yang dijual bebas di pasaran sesuai dengan dosis yang tertera pada label kemasan. Beberapa obat yang mungkin sesuai, misalnya parasetamol atau ibuprofen.

Akan tetapi, apabila bisul muncul bersama demam, berukuran lebih dari 5 cm, terasa sangat nyeri, timbul lebih dari satu, dan tak kunjung sembuh sampai 2 minggu, segera periksakan diri ke dokter. Dikhawatirkan, keadaan bisul yang demikian adalah gejala dari penyakit lain yang lebih berbahaya.

Jadi, sekarang Anda sudah tahu bahwa bawang putih belum terbukti efektif dalam mengatasi bisul. Maka dari itu, hindari percaya begitu saja dengan segala informasi yang beredar, apalagi bila menyangkut kesehatan. Anda tak ingin mengalami hal-hal negatif hanya karena percaya pada informasi yang bahkan tidak jelas sumbernya, bukan?

[NB/ RVS]

Hana AuliaHana Aulia

lalu itu mitos ap fakta